PariwisataIndonesia.ID – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendukung upaya akselerasi konektivitas di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) dengan membangun infrastruktur transportasi melalui skema pendanaan kreatif baik melalui kerja sama dengan BUMN maupun swasta.
Baca juga : Jokowi Soroti Pembangunan Jalan Tol di Indonesia Selama 40 Tahun Terakhir, Meningkat Signifikan
Hal tersebut disampaikan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dalam Seminar yang diselenggarakan oleh Masyarakat Profesional (Maspro) Sumbagsel, dengan tema “Komitmen Dulur Kito untuk Konektivitas Sumbagsel”, berlangsung di Ciputra Artpreneur, Jakarta, Sabtu (16/4/2022).
“Saya dan Pak Erick (Menteri BUMN) kompak untuk membangunnya tidak pakai APBN. Begitupun dengan Bu Menkeu, bahwa kita menggalakkan swasta untuk aktif membangun infrastruktur yang potensial ini. Kalau ada swasta yang sudah masuk, baru saya sampaikan ke Menteri PUPR untuk membangun akses jalannya,” kata Menhub.

Di kesempatan itu, ia mengatakan, sejumlah pembangunan infrastruktur transportasi yang tengah dilakukan di Sumbagsel di antaranya Pelabuhan Tanjung Carat di Sumsel, Pelabuhan Panjang di Lampung, dan Pelabuhan Ujung Jabung di Jambi.
Menhub Budi menambahkan, untuk meningkatkan konektivitas dari dan menuju Provinsi Bengkulu akan dioptimalkan melalui pembangunan tol laut yang biayanya akan lebih rendah dibandingkan membangun infrastruktur kereta api.
“Secara konsep kereta api akan menghubungkan antara Jambi ke Bengkulu. Namun kita harus realistis karena untuk membangunnya harus melalui Bukit Barisan. Oleh karenanya solusinya adalah dengan membuat tol laut,” ujarnya.
Terkait hal tersebut, pihaknya, akan mengintensifkan Pelabuhan Mesuji untuk meningkatkan konektivitas logistik ke arah Bangka Belitung.
“Sementara jembatan belum jadi, konektivitas di Bangka Belitung dan Sumsel juga akan diintensifkan menggunakan kapal penyeberangan roro,” pungkasnya.
Terakhir, kata Menhub, dengan kehadiran transportasi yang saling terintegrasi. Menurutnya, sudah tentu dapat menumbuhkan titik-titik ekonomi baru di kawasan aglomerasi Sumbagsel.
Selain Menhub, hadir pula di acara itu, antara lain Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Gubernur Sumsel Herman Deru, Gubernur Jambi Al Haris, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan, dan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.
Tak ketinggalan, dua tokoh Bumi Wong Kito Galo yang namanya sudah tak asing lagi di telinga masyarakat Sumsel, yaitu Helmy Yahya sebagai Moderator selama seminar berlangsung; dan Tantowi Yahya selaku Perwakilan Maspro Sumbagsel, dirinya hadir untuk menyampaikan summary seminar Jilid I sebagai pengantar seminar Jilid II. (Rp)
Pewarta : Raja Pitu
Editor : I Gusti Bagus WS





































Leave a Reply