“Kita harus yakin bahwa produk ekonomi kreatif kita tidak pernah kalah. Kesempatan ini salah satunya untuk memberikan atau menunjukkan kebanggaan kita,” imbuhnya.
Brand ambassador dari Greenlight, Ariel Noah ikut angkat bicara dengan mengatakan hal senada, katanya, kegiatan ini menjadi kesempatan besar untuk dimanfaatkan oleh pelaku ekonomi kreatif lokal sehingga memiliki jejaring, dan cermat menangkap peluang, khususnya menyasar pasar luar negeri.
Lanjutnya, Paris merupakan ikon fesyen dunia, “selama ini kita mendukung ekonomi dalam negeri dengan menggunakan produk dalam negeri, dan sekarang kita coba ekspansi ke luar. Bahagia sekali dengan prosesnya,” pungkasnya.
Ariel menjelaskan, “senang banget pastinya bahwa kita bukan cuma disupport, tapi juga dipromosiin langsung. Apalagi sebagai brand ambassador disupport untuk bisa dikenal oleh dunia tentu sangat membanggakan,” sambungnya.

Chief Committee Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional Paris Fashion Show, juga merinci sejumlah brand Indonesia yang akan tampil di Paris Fashion Show itu, seperti SCARLETT x IKYK, Greenlight x Danjyo Hiyoji, 3 second x Ican Harem.
Kemudian, La sabelle x Em En Hair Design, Brand no brand, Yanti Adeni x Ayam Geprek Bensu, Shademulsk, Shade Signature, Deskranasda Banjar Baru, Chayra by Tika Ramlan.
Temi menambahkan, 10 brand itu bakal menunjukkan Indonesia dari ragam perspektif seperti kesenian, budaya, sosial, arsitektur, dan makanan di ajang tersebut. (Indah)







































Leave a Reply