Pariwisata Indonesia, Sabtu dan Minggu Diidentikkan dengan Akhir Pekan Mengapa, Sejarah Di Balik Akhir Pekan
Akhir pekan bakal usai, yuk bersiap untuk semangat bekerja setelah libur dua hari (Sumber foto: Shutterstock/Maridav)

Sabtu dan Minggu Diidentikkan dengan Akhir Pekan, Mau Tahu Sejarahnya?

Sejarah Di Balik Akhir Pekan

Dikutip dari The Sydney Morning Herald menyebutkan, hal tersebut berasal dari konsep “keagamaan” orang Yahudi. Sebab, mereka mengenal konsep hari Sabat, atau hari yang dikhususkan hanya buat beribadah kepada Tuhan.

Di zaman itu, orang-orang tadi tidak bekerja, melainkan untuk beribadah. Pada tradisi mereka, Sabat dimulai dari terbenamnya matahari di hari Jumat hingga terbenamnya matahari di Sabtu keesokan harinya.

Sementara itu bagi orang Kristen, mereka mengkhususkan hari Minggu sebagai hari untuk ibadah dan istirahat.

Namun seiring berjalannya waktu, dua hari itu, “Sabtu dan Minggu” diamini sebagai hari yang digunakan untuk beristirahat dari rutinitas pekerjaan. Dimulai pada abad ke-18 dan 19 di Inggris.

Para pekerja meminta waktu untuk beristirahat lebih lama di tengah kondisi kerja yang keras, di era industrialisasi.

Namun, ada juga pendapat lain yang mengaitkan hari Sabtu dan Minggu sebagai akhir pekan berangkat dari kebiasaan orang Babilonia 4.000 tahun lalu sepeti dilansir BBC.

Mereka meyakini 7 planet yang membentuk tata surya membuat nomor tersendiri yang dianggap begitu suci sehingga memengaruhi penentuan hari bagi penduduk di Babilonia.

Konsep ini, juga ditemukan pada masyarakat di Timur Tengah dan Eropa yang terjadi pada abad ke-19 di Inggris, Minggu diyakini sebagai hari yang suci sehingga diharapkan tidak digunakan untuk bekerja.

Meski begitu, Sob!

Mereka yang menghabiskan waktu luang di hari itu, terkait untuk hal-hal yang bersifat spiritual atau “hari tersebut” dianggapnya sangat memiliki kemuliaan. Bukan karena alasan religius atau keagamaan, loh!

Singkatnya, penetapan hari Senin sebagai hari libur atau hari-hari lainnya, lebih semata-semata, karena alasan sebuah tradisi, ya Sob!

Bersambung ke halaman berikutnya
Sejarah Di Balik  Penetapan 5 Hari kerja