Pariwisata Indonesia, Berita Pariwisata, Trippers, Media PVK Grup, PT Prima Visi Kreasindo, Berita Menteri Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Pariwisata Indonesia Sandiaga Salahuddin Uno, Sandi Kunker ke Sumatera Barat, ADWI 2022 Jadi Ajang Blusukan Buat Sandiaga Uno Majukan Pariwisata Indonesia, Desa Wisata Mendunia
Menteri Sandiaga Salahuddin Uno kunker untuk dengarkan langsung aspirasi serta kendala-kendala yang dihadapi para pengurus Pokdarwis di wilayah Provinsi Sumbar, Sabtu (26/3/2022) / (Foto: Ist)

Tingkatkan Potensi Desa Wisata, Sandi Blusukan ke Sumbar: Sosialisasikan Program ADWI 2022

PariwisataIndonesa.ID – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, melakukan kunjungan kerja untuk mendengar langsung aspirasi serta kendala-kendala yang dihadapi para pengurus Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di wilayah Provinsi Sumatra Barat (Sumbar).

Baca juga :  Menteri Pariwisata Sandiaga Lepas Gowes Pawai Ramadhan

Dalam keterangan resminya, acara tersebut dihadiri pengurus Pokdarwis di sembilan kabupaten/kota di Sumbar, terkait upayanya yang menggalakkan pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, melalui program yang diusungnya, “Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI)”.

“Semua yang disampaikan teman-teman Pokdarwis hari ini sudah kami catat,” kata Menteri Sandiaga di Auditorium Istana Gubernur Sumbar, Padang, dalam keterangan tertulis, Sabtu (26/3/2022).

“Kami akan gerak cepat, kita ingin langsung selesaikan masalah yang dihadapi ini dengan berkolaborasi bersama semua pihak, termasuk kementerian/lembaga lain,” sambungnya.

Menurutnya, salah satu kendala yang banyak disampaikan para pengurus Pokdarwis, utamanya terletak pada sumber daya manusia (SDM), yang unggul, jumlahnya terbatas.

Sementara, keinginan mereka menjadi aktor perubahan dengan memaksimalkan berbagai potensi di desa wisata secara berkualitas dan berkelanjutan antusiasmenya sungguh luar biasa.

Sandi juga menilai, SDM menjadi salah satu kendala yang banyak dialami Pokdarwis di sejumlah daerah.

Karenanya, melalui ADWI Tahun 2022, pihaknya menghadirkan satu kategori baru yakni kelembagaan desa. Hal ini diharapkan dapat memicu peningkatan para pengelola lembaga desa termasuk Pokdarwis. Malah, katanya, akan menghadirkan berbagai program pelatihan dan peningkatan kapasitas yang dapat diikuti masyarakat.

Untuk tu, mari berpartisipasi di ajang ADWI di tahun kedua ini.

“Saya ingin memberikan selamat kepada Sumatra Barat yang berhasil tembus sebagai provinsi dengan jumlah desa wisata terbanyak di Indonesia, ada 300 Nagari yang didaftarkan. Tahun lalu, di 50 besar ADWI terdapat desa-desa wisata berasal dari Sumatra Barat, seperti Desa Wisata Apar di Pariaman, Desa Wisata Saribu Gonjong dan lainnya,” imbuhnya.

Pada pertemuan tersebut, salah seorang pengurus Pokdarwis di Sumbar, Yuliza melaporkan, ada empat hal yang menjadi kendala utama dirinya sebagai penggiat Pokdarwis.

Mengawali kesempatannya, yang pertama kali disebutnya soal SDM, kata dia, sulit mendapatkan SDM yang menjadi “local champion”.

Berikutnya, juga meminta dukungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia agar terus menghadirkan program-program yang bisa mengembangkan SDM di tempatnya.

Wabilkhusus, tentang kiat dalam memajukan desa wisatanya. Terakhir, minta sarana dan prasarananya untuk ditingkatkan kembali.

Lain halnya dengan Ketua Pokdarwis Desa Wisata Apar Pariaman, Fadel Muhammad. Dalam penjelasannya, berkat ADWI yang pertama, masyarakat di wilayahnya telah merasakan manfaat.

“50 besar ADWI dampaknya sangat signifikan. Masyarakat mulai ikut membantu kami, keterlibatan masyarakat meningkat. Dampaknya, pelaku UMKM khususnya kuliner semakin menggeliat,” sebutnya.

Fadel menambahkan, Desa Wisata Apar masuk dalam 50 besar ADWI. Alhasil, dari penghargaan tersebut, kata dia, dukungan dari kementerian/lembaga lain berdatangan, sudah tentu pengembangan infrastruktur di tempatnya makin hari kian membaik, dan bantuan-bantuan semacam itu benar-benar membantu sekali.

“Sebelumnya kami tidak punya toilet, tapi Kemendes langsung masuk (membuatkan toilet, red) tentunya setelah kami masuk sebagai 50 besar ADWI. Namun, tetap kami masih mengharapkan pembinaan SDM jadi hal yang paling utama,” tandasnya.

Turut hadir mendampingi Menteri Sandiaga Uno, antara lain Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Vinsensius Jemadu, dan Direktur Pengembangan SDM Pariwisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Florida Pardosi.