Cover Dian Iswarini, Pariwisata Indonesia

Xl Axiata Berhasil, Dian Siswarini: Omzet Bisnis Naik Ikut Dongkrak Laba

Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini menuturkan di Jakarta, pada Senin (10/2), adanya peningkatan pendapatan dan laju bisnis menguat. Strategi bisnis XL Axiata, mencapai keuntungan maksimal.  

Profil Dian Siswarini, Pariwisata Indonesia
Direktur dan CEO XL Axiata Dian Siswarini, Foto: Istimewa

PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) meraih pendapatan Rp25,15 triliun. Menampilkan perbandingan data analisis dari pembanding data di tahun sebelumnya. Pencapaian yang tercatat dalam laporan kinerja sepanjang tahun 2019 meningkat 9%. Datanya menunjukan pendapatan layanan naik sebesar 15% YoY. Laba bersih XL Axiata sebesar Rp713 miliar, naik dari tahun sebelumnya yang merugi.

Di sela-sela itu, CEO dan Direktur XL Axiata Dian, juga meyakinkan bahwa omzet penjualan tembus dan memuaskan. Kesuksesan XL Axiata, menurutnya, dapat dilihat dari angkanya yang berhasil kembali mencetak laba.  

Baca Juga:  XL Axiata Digirace Season 4, Digirace Competition 2020

Dalam keterangan resminya, hal itu karena ditopang dari layanan data naik sebesar 28% YoY.

Di sisi lain, kata Dian, tak lepas berkah sukses ini karena dukungan tim XL Axiata, yang telah bekerja keras. Ditambah lagi, strategi bisnis berada pada momentum yang tepat.

“Bersama melakukan kolaborasi dan kerja-kerja kolektif, bersatu dengan mengedepankan komitmen perusahaan di bisnis ini.  Konsisten dalam memberikan pelayanan, kontribusinya positif. Dan ini menjadi berkah semua pihak,” sebutnya.

Iklan XL Axiata, Pariwisata Indonesia
Produk Jasa PT X Axiata Tbk / Foto: XL Axiata

XL Axiata berada dalam jalur strategi yang tepat dan efektif. Ekspansi bisnis dan kesungguhan XL Axiata memberikan terbaik buat semua pihak. Prinsip-prinsip pengelolaan strategi bisnis diimplementasikan dengan baik dan benar.

Satu point dari banyak kebijakan perusahaan tapi berfokus dengan memberikan service lebih pada layanan data, sungguh luar biasa, dampaknya omzet XL Axiata dan laba bisnis meningkat.

Terlihat pada performa pendapatan layanan data naik signifikan. Pendapatan layanan perusahaan semakin besar, mencapai 89% di tahun 2019. 

Dian menambahkan, peningkatan pendapatan layanan ini tak menepis karena ditopang pendapatan dari layanan data yang meningkat sebesar 28% YoY.

EBITDA (Earning Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) XL Axiata Meningkat

Secara total, kontribusi pendapatan layanan data terhadap pendapatan layanan perusahaan ikut makin besar, mencapai 89% di tahun 2019. 

Baca Juga: Hari Ini, XL Axiata Digirace Season 4, Dimulai!

“Kami terus fokus dan konsisten dalam menerapkan strategi yang mengutamakan layanan data, yang kini berhasil dengan sangat baik sehingga mencetak pertumbuhan pendapatan di atas rata-rata serta EBITDA yang kokoh. Pertumbuhan pendapatan didorong oleh pertumbuhan pendapatan layanan dengan data sebagai motor utama. Kami berhasil mendorong program-program upselling, dengan meningkatkan penerapan analisa perilaku kebutuhan pelanggan dengan menggunakan platform Omni Channel,” kata Dian Siswarini selaku Direktur & CEO XL Axiata

Iklan XL Axiata, Pariwisata Indonesia
Produk Jasa PT X Axiata Tbk / Foto: XL Axiata

Untuk pencapaian EBITDA, perusahaan kembali menorehkan prestasi. Saat ini, mencatatkan pencapaian performa tertinggi. Prestasi sebelumnya, sebesar Rp 9,97 triliun, Kini meningkat menjadi 17% YoY.  Panduan harus dibuat disiplin, ukuran kinerja keuangan perusahaan dalam mengukur pendapatan laba bersih.

Kebijakan ini mendorong agar semua tim kerja kolektif tadi menjaga pertumbuhan pendapatan. Harus dijalankan secara baik. dan bijak. Efisiensi bisnis perusahaan dalam perencanaan dan pengelolaan keuangan bagian dari strategi bisnis dalam meraup laba. Fokus perusahaan juga pada keunggulan operasional (operational excellence).

Tolak ukur prestasi analisis data EBITDA digunakan sebagai benchmarking XL Axiata dengan perusahaan lain terhadap portofolio rata-rata perseroan, dan merupakan pengukuran terbaik bagi tren profit di masa mendatang.

Sementara itu, EBITDA yang tumbuh lebih pesat dari pendapatan, dan mendorong peningkatan marjin EBITDA, menunjukkan keunggulan efisiensi XL Axiata dari sisi operasional.

Neraca keuangan perusahaan saat ini juga dalam posisi sangat sehat dengan rasio net debt to EBITDA at 1.1 kali.

Dian menambahkan, perusahaan juga terus konsisten dengan strategi dual brand dengan menggunakan merek “XL” dan “AXIS” untuk menyasar segmen pasar yang berbeda, dengan penawaran produk-produk inovatif yang disesuaikan karakteristik masing-masing konsumen. Kedua merek tersebut terus tumbuh dan mendapatkan daya tarik dari segmen pelanggan masing-masing sebagaimana dibuktikan oleh Net Promoter Scores (NPS).

Di tahun 2019, nilai NPS XL dan AXIS juga terus tumbuh sehingga memperkuat posisi strong number two di masing-masing segmen. Keberhasilan dalam melakukan upselling dapat dilihat dari ARPU blended yang meningkat 9% menjadi Rp 35.000 dari sebelumnya Rp 32.000.

Sepanjang tahun 2019, XL Axiata juga terus melakukan perluasan jangkauan dan kapasitas jaringan terutama di wilayah luar Jawa. Hingga akhir 2019, total jumlah BTS XL Axiata meningkat menjadi lebih dari 130 ribu, termasuk lebih dari 40 ribu BTS 4G. Layanan 4G XL Axiata saat ini telah tersedia di 425 kota/kabupaten.

XL Axiata juga sedang dan terus gencar dalam mengoptimalkan permodalan guna fiberisasi jaringan guna mendukung layanan trafik data yang kian hari terus meningkat pesat.

Iklan XL Axiata, Pariwisata Indonesia
Produk Jasa PT X Axiata Tbk / Foto: XL Axiata

Selain itu, penanaman modal pada transmisi, backhaul, modernisasi jaringan, dan peningkatan jaringan lainnya diperuntukkan guna melayani pertumbuhan trafik data sehingga dapat memberikan stabilitas pada koneksi, memperluas kapasitas jaringan, dan meningkatkan kualitas layanan data secara umum juga terus dilakukan.

Pendanaan pada jaringan tersebut dipadukan dengan portofolio produk yang mesti inovatif dan hal itu terbukti saat sekarang posisi XL Axiata sebagai merek pilihan bagi pelanggan data dengan smartphone meningkat secara masif.

XL Axiata kini menjadi yang terdepan, baik pada pendapatan data yang mencapai 89%, juga untuk penetrasi smartphone yang mencapai 86% di akhir tahun 2019. Di periode yang sama ini, pengguna smartphone juga berhasil mencapai 48,8 juta pelanggan naik 11% dibanding di tahun 2018, sedangkan untuk jumlah total pelangan XL Axiata tercatat sebanyak 56,7 juta pelanggan.

Baca Juga:  ‘Selamat Buat Para Pemenang XLAxiataDigirace Season 4!’

Wilayah luar Jawa tetap menjadi fokus utama untuk ekspansi jaringan dan jangkauan. Hingga akhir 2019, XL Axiata mencatat kinerja yang sangat kuat dari wilayah luar Jawa yang sekaligus meningkatkan reputasi perusahaan sebagai operator dengan jangkauan yang semakin luas secara nasional. Pertumbuhan pendapatan di wilayah luar Jawa juga terus meningkat, melampaui pertumbuhan pendapatan dari wilayah Jawa, sehingga mampu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pendapatan perusahaan

“Kami mampu mencetak rekor kinerja 2019 karena implementasi strategi kami lakukan secara fokus dan konsisten. Meskipun terjadi peningkatan persaingan harga selama semester kedua 2019, namun kami tetap tak surut untuk terus fokus dalam menjalankan strategi mencapai keunggulan operasional, ” tegas Nahkoda Xl Axita berzodiak Pisces.

Iklan XL Axiata, Pariwisata Indonesia
Produk Jasa PT X Axiata Tbk / Foto: XL Axiata

Ditambahkannya, “selain itu kami juga memperluas portofolio produk sesuai dengan strategi dual brand, meningkatan penjualan dengan dukungan metode analytics untuk upselling, terus melakukan ekspansi jaringan di luar Jawa, dan tidak ketinggalan melakukan upgrade teknologi,” tambahnya.

Selama tahun 2019, XL Axiata telah melakukan pembayaran atas pinjaman bank sebesar Rp 950 miliar dan bonds serta sukuk sejumlah Rp 686 miliar melalui kas internal dan refinancing.

Satu prestasi lain untuk dicatat, sampai per 31 Desember 2019, perusahaan tidak memiliki pinjaman dalam mata uang US Dollar.

Editor: Soetardjo