Pariwisata Indonesia, Wisman Berlibur di Bali
Ilustrasi: Wisman Berlibur di Bali (Foto: Media PI/Sumber. Shutterstock)

Kabar Gembira! Rombongan 50 Turis Polandia Sudah Tiba di Bali, Panorama: Terima Pemesanan Paket Wisata dari 4.500 Wisman

PariwisataIndonesia.ID – Kebijakan visa saat kedatangan atau Visa on Arrival (VoA) bagi wisatawan mancanegara (Wisman) dari 42 negara mulai memberikan dampak positif bagi pariwisata Bali.

Pascapenghapusan peraturan karantina, PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR) selaku agen perjalanan telah menerima kembali rombongan tur Wisman asal Eropa berkunjung ke Pulau Dewata dan menyebutkan, pihaknya sudah terima Pemesanan Paket Wisata dari 4.500 Wisman.

“Melalui group tour perdana yang tiba dari Polandia ini, kami berharap pariwisata inbound bisa cepat pulih, sehingga kita bisa mengejar kinerja perseroan menuju ke level prapandemi,” kata Direktur Panorama Destination Ricky Setiawanto dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (2/4/2022).

Melalui maklumat resminya yang diterima media Pariwisata Indonesia (PI), PANR mencatat, hingga semester I 2022, Panorama Destination (PDES) yang merupakan anak usahanya, telah menerima bookingan untuk 4.500 orang dari beragam negara di Eropa, Asia, Timur Tengah, dan Afrika untuk berlibur di Indonesia.

Mengawalinya, sebanyak 50 turis asal Polandia sudah mulai terlihat. Mereka tiba di Bali, sejak Kamis malam, 31 Maret 2022.

“Sebanyak dua group tour wisman dengan peserta 50 orang dari Polandia bahkan telah mendarat di Bali untuk berlibur pada akhir Maret 2022,” sambungnya.

Pariwisata Indonesia, Wisman asal Polandia yang tiba di Bali
Ilustrasi: Wisman asal Polandia yang tiba di Bali saat mengikuti rombongan tur dari Panorama Destination. (Foto Media PI/Ist)

Ricky juga mengatakan, selama ini perseroan terus melakukan komunikasi dengan mitra-mitra travel agent di luar negeri untuk menjual paket-paket liburan ke Indonesia karena Bali saat ini sudah kembali buka.

“Pasar Afrika Selatan juga antusias dengan dibukanya Bali. Kami setiap hari menerima bookingan dari agen kami di sana” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris PANR, AB Sadewa juga menambahkan, kebijakan VOA sebaiknya mulai diberlakukan di bandara yang memiliki penerbangan internasional lainnya di Indonesia selain Bali, supaya kunjungan wisman dapat kembali meningkat dan merata.

“Skema kedatangan pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) warga negara asing (WNA) dan wisman bisa mencontoh seperti skema di Bali, karena kunjungan WNA ke Indonesia kan bukan hanya untuk leisure, namun juga untuk bisnis dan MICE,” kata dia.

“Jadi ini bisa membantu pemulihan ekosistem pariwisata lebih luas. Sayang sekali jika jalur penerbangan internasionalnya dijalankan oleh airlines, namun visanya belum bisa VOA,” tambahnya. (Jess)