Yuk, Cobain Gangan Belitung

Kamu belum Ke Belitung kalau lidahmu belum bergelut dengan kuliner khas belitung yang satu ini
Foto: kedaimadani.com

Hingga hari ini, Belitung begitu ternama di dunia pariwisata Indonesia, ditambah dengan label “Negeri Laskar Pelangi” yang melekat akibat booming-nya film Laskar Pelangi dan Novel Laskar Pelangi. Belitung memiliki objek wisata yang tidak bisa diragukan lagi keindahannya, bahkan Belitung masuk ke dalam Kawasan Ekonomi Khusus dan 10 Bali baru.

Tak hanya destinasinya saja, Belitung juga terkenal dengan kulinernya yang menggiurkan. Mulai kudapan ringan hingga makanan berat yang bakal membuat lidah kamu tidak ingin berhenti makan. Salah satu makanan khas Belitung yang terkenal adalah gangan.

Gangan merupakan sup ikan kuah kuning yang dimasak dengan bumbu sederhana. Warna kuning pada kuah sup berasal dari kunyit alami dan citarasa rempahnya berasal dari perpaduan bawang merah, cabai, lengkuas, sereh, kemiri, dan asam. Kemudian, untuk menambah cita rasa asam yang segar dengan menambahkan potongan nanas.

Foto: kulinerbelitung.com

Gangan sebenarnya hanyalah hidangan rumahan biasa, tidak ada aturan adat yang menyatakan bahwa gangan adalah hidangan untuk para bangsawan. Pada masa lalu, gangan tidak hanya menggunakan ikan. Gangan dibagi menjadi dua jenis, gangan laut (gangan dengan ikan laut) dan gangan darat (gangan dengan ikan darat dan atau daging ayam, sapi, kijang bahkan pada zaman dahulu menggunakan daging babi hutan).

Saat mengunjungi Pulau Belitung, kamu bisa merasakan kenikmatan gangan hampir di semua rumah makan di Belitung, dengan harga yang terjangkau, mulai dari Rp. 15.000,- hingga Rp. 25.000,- . Warung-warung yang direkomendasikan bagi kamu yang ingin mencicipi gangan Belitung seperti: Kedai Madani, RM Begalor, RM Andini, RM Vega, Warung Kopi 1001, dll.

Foto: loveindonesia.com