Pariwisata-Indonesia
lustasi foto - Layanan Produk Asuransi Tugu (Ist)

Asuransi Tugu Raih Laba Bersih Rp229 M di Triwulan III-2021

PariwisataIndonesia.ID – Kinerja keuangan PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) pada triwulan III 2021 memperlihatkan hasil yang positif. Per akhir September 2021, Tugu Insurance berhasil mencatatkan laba konsolidasian tahun berjalan sebesar Rp229 miliar.

Terkait laba konsolidasian tahun berjalan itu, di antaranya berasal dari pendapatan underwriting sebesar Rp1,5 triliun, atau naik sebesar 7,5 % dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp1,4 triliun.

Kemudian, hasil investasi Rp233 miliar atau naik 17,8% dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya yang sebesar Rp198 miliar.

Berikutnya, dari produksi premi di triwulan III 2021 pada induk perusahaan dikontribusikan dari Class of Business (COB) asuransi kebakaran sebesar Rp955 miliar, naik 61% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp593 miliar, juga dari asuransi kendaraan bermotor sebesar Rp233 miliar, naik 62% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp144 miliar.

“Memulihnya ekonomi di Indonesia akan berpengaruh terhadap peningkatan konsumsi masyarakat. Momen ini akan dipergunakan oleh Tugu Insurance memasarkan produknya kepada pelanggan yang membutuhkan perlindungan,” kata Presiden Direktur Tugu Insurance, Indra Baruna, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (3/11/2021).

“Tentunya ini harus disertai dengan nilai tambahan yang diberikan oleh perusahaan, dan Tugu Insurance dalam hal ini mengedepankan implementasi teknologi untuk memberikan kecepatan dan kemudahan dalam pelayanan bagi pelanggannya,” sambungnya.

Ia juga menyampaikan, sinergi Tugu Insurance dengan induk perusahaan PT Pertamina (Persero) dan anak perusahaan masih menjadi salah satu prioritas dalam target memasarkan produknya.

Sementara untuk beberapa jalur distribusi dengan menggunakan platform digital yang saat ini berkembang pesat juga terus dibangun. Dalam hal layanan operasional Tugu Insurance terus mengoptimalkan fungsi cabang dan Point of Sales & Services (POSS) untuk hadir lebih dekat kepada pelanggan.

Indra menambahkan, total produksi premi induk perusahaan di segmentasi bisnis ritel mencapai Rp 304 miliar atau tumbuh sebesar 43% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya yakni Rp213 miliar.

Di sisi lain, aset Tugu Insurance tercatat Rp20,8 triliun atau naik 6,9% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya yakni Rp19,5 triliun.

Untuk total ekuitas perseroan sebesar Rp8,7 triliun atau naik sebesar 2,6% bila dibanding dengan periode yang sama di tahun sebelumnya yang sebesar Rp8,5 triliun.

Sedangkan tingkat induk Risk Based Capital (RBC) 451,73% yang berada jauh di atas ketentuan batas minimum Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yaitu sebesar 120%. (Rss)