Wonderful Indonesia Wellness 2025, Perayaan atas Kearifan Lokal & Tradisi Wellness Autentik

Wonderful Indonesia Wellness 2025, Perayaan atas Kearifan Lokal & Tradisi Wellness Autentik

Wonderful Indonesia Wellness 2025 resmi dimulai di Solo, Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sabtu (1/10/2025).  Acara yang dibuka oleh Menteri Pariwisata Widiyanti Putri ini, bukan sekedar upaya mempromosikan wisata kebugaran berkualitas, namun juga menjadi sebuah perayaan atas kekayaan kearifan local dan tradisi wellness autentik yang telah diwariskan secara turun temurun.

“Malam ini adalah momen yang sangat istimewa. Satu malam di mana kita tidak hanya menyaksikan peluncuran sebuah program, tetapi juga merayakan kearifan lokal dan tradisi wellness Indonesia yang telah hidup dan tumbuh bersama masyarakat kita,” ungkap MenPar Widiyanti di Taman Balekambang, Solo, Jawa Tengah.

Wonderful Indonesia Wellness 2025 merupakan even perdana, yang akan berlangsung selama satu bulan penuh pada 1–30 November 2025. Kegiatan ini hadir sebagai payung besar yang menjadi integrator dan promotor utama, menyatukan dua festival regional yakni Royal Surakarta Wellness Festival yang diselenggarakan oleh Keraton Surakarta, dan Jogja Cultural Wellness Festival yang diselenggarakan oleh Badan Promosi Pariwisata Daerah Yogyakarta.

Royal Surakarta Wellness Festival menawarkan berbagai kegiatan utama, antara lain Javanese Wisdom Immersion, Gending for Therapy, Royal Dance Symphony, A Holy Journey, dan Javanese Secret Recipe.

Sementara itu, Jogja Cultural Wellness Festival menghadirkan sesi-sesi seperti Healthy Food and Herbals, Eco-Friendly Living, Spiritual Wellness and Energy Healing, Natural Beauty, Family and Inner Child, serta Harmony in Wellness.

Wonderful Indonesia Wellness 2025, Perayaan atas Kearifan Lokal & Tradisi Wellness Autentik

Kedua festival ini bersama-sama menampilkan esensi tradisi Jawa yang berpadu dengan semangat wellness budaya autentik Indonesia.

“Apresiasi setinggi-tingginya kepada Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dan Badan Promosi Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta atas kolaborasi luar biasa ini. Tanpa sinergi yang indah, momen bersejarah ini tentu tidak akan terwujud,” kata Menpar Widiyanti lagi.

Menpar Widiyanti pun berharap, dengan hadirnya ‘Wonderful Indonesia Wellness’ akan semakin banyak wisatawan dari seluruh penjuru nusantara, maupun mancanegara yang datang untuk merasakan pengalaman wellness Indonesia.

Sementara itu Project Leader Royal Surakarta Cultural Wellness Festival, Gusti Raden Ayu Putri Purnaningrum, menegaskan kegiatan ini bukan sekadar festival, melainkan gerakan kesadaran baru untuk mengajak masyarakat memahami bahwa wellness bukan hanya tentang kesehatan jasmani, tetapi juga keseimbangan batin, keindahan budaya, dan keharmonisan dengan alam.

“Melalui festival ini, kita ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan wellness tourism yang tidak hanya menyegarkan tubuh, tetapi juga menyehatkan pikiran dan menumbuhkan jiwa,” ucapnya.

Wonderful Indonesia Wellness 2025, Perayaan atas Kearifan Lokal & Tradisi Wellness Autentik

 

Wali Kota Solo, Respati Ardi, turut mengapresiasi kepercayaan Kementerian Pariwisata yang menunjuk Kota Solo sebagai salah satu destinasi pengembangan wisata kebugaran melalui ‘Wonderful Indonesia Wellness’.

Lebih lanjut Respati Ardi menegaskan komitmennya, untuk memperkuat Solo sebagai destinasi wisata wellness global. Salah satu langkah nyatanya adalah pelaksanaan program Solo Medical Tourism dan Among Tamu Solo, yang menawarkan perjalanan sehat sekaligus autentik di Kota Solo.

“Mari bersama-sama kita wujudkan Indonesia sebagai destinasi wisata dunia, dimulai dari kota yang menenangkan jiwa, Kota Surakarta, Kota Solo,” ujar Respati menghimbau.

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Event) Kementerian Pariwisata, Vinsensius Jemadu, menyampaikan bahwa Kementerian Pariwisata menargetkan sebanyak 5.000 pengunjung, mengingat wellness merupakan bagian dari wisata minat khusus.

“Selain itu, kami juga mengharapkan adanya total dampak ekonomi terhadap UMKM sekitar, dengan nilai transaksi antara Rp8,5 miliar hingga Rp9 miliar,” pungkas Vinsensius.(*)