Keindahan alamnya yang masih asri, udara pegunungan yang sejuk, serta airnya yang jernih menjadikan Garut sebagai destinasi favorit bagi para pencari ketenangan dan petualangan, seperti pesona wisata airnya. Yah, Garut selalu menyimpan pesona wisata air yang luar biasa melalui deretan curug (air terjun) dan leuwi (lubuk/kolam alami sungai).
Kabupaten Garut memang tidak pernah kehabisan spot wisata airnya yang bikin takjub. Banyak curug dan leuwi-nya yang masih alami dan belum terlalu ramai. Ada yang masih berupa hidden gems, jauh dari keramaian kota, sehingga memberikan suasana yang tenang dan damai. Bahkan beberapa lokasi menawarkan pemandangan tebing batu yang eksotis.

Berikut ini Leuwi dan Curug di Garut yang asyik untuk diekpslore keseruannya!
Leuwi Jurig
Leuwi Jurig adalah destinasi wisata alam yang menawarkan pemandangan alam yang menakjubkan dengan formasi batuan unik dan aliran sungai yang jernih. Tempat wisata di Garut ini dijuluki Grand Canyon Mini, karena memiliki pemandangan alam yang luar biasa dengan formasi batuan yang menyerupai tebing-tebing di Grand Canyon, Amerika Serikat.
Terletak di Desa Sukarame, Kecamatan Cisewu, Garut, aliran air di Leuwi Jurig berwarna biru toska nan jernih, menambah keindahan tempat ini. Tempat ini menjadi favorit para fotografer alam yang mencari spot unik dan memukau.

Banyak keseruan yang dapat dieksplore di Leuwi Jurig. Pengunjung dapat berenang di sungai, menjelajahi tebing-tebing, atau sekadar menikmati pemandangan sambil berfoto.
Untuk mencapai lokasi ini, pengunjung dapat menempuh perjalanan dari pusat kota Garut dengan menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi umum. Meskipun perjalanan yang dilalui cukup menantang, kondisi jalan yang berliku dan terkadang berbatu, namun pemandangan sepanjang jalan membuat perjalanan jadi begitu asyik.
Leuwi Tonjong
Leuwi Tonjong terletak di Desa Jayamukti, Kecamatan Cihurip, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Kawasan ini merupakan lubuk sungai yang diapit oleh dua tebing batu tinggi yang menjulang, menciptakan pemandangan alam yang eksotis dan menakjubkan.

Salah satu tempat wisata di Garut ini berupa celah tebing batu yang dialiri sungai dengan airnya nan jernih. Suasana di sekitar Leuwi Tonjong sangat damai, tenang dengan udara yang menyejukkan. Suara gemericik air yang mengalir membuat tempat ini pas untuk relaksasi, menjernihkan kembali pikiran. Banyak wisatawan yang datang untuk menikmati ketenangan alam sambil duduk di pinggir sungai atau bermain air di lubuk yang tidak terlalu dalam.
Keunikan Leuwi Tonjong terletak pada airnya yang jernih, dikelilingi oleh bebatuan besar yang eksotis, menciptakan kesan seperti berada di dalam sebuah ngarai kecil. Tempat ini masih terjaga keasriannya dan menjadi salah satu hidden gem, surga tersembunyi di Garut yang asyik untuk dikunjungi.
Kegiatan lainnya yang mengasyikkan disini yaitu berenang, bermain air, hingga berfoto dengan latar belakang tebing eksotis. Airnya sungainya yang jernih sehingga dasar sungai dapat terlihat jelas, menciptakan pengalaman berenang yang unik.

Selain berenang, pengunjung dapat juga menyusuri sungai dengan menyewa perahu kecil untuk menjelajahi area sekitar Leuwi Tonjong. Aktivitas ini sangat asyik, menikmati pemandangan pinggir sungai dengan suasana yang lebih santai.
Kombinasi antara air jernih, tebing tinggi, dan cahaya matahari yang masuk di antara celah tebing menciptakan komposisi foto yang sangat Instagramable. Surganya dunia dalam menghasilkan photo panorama alam yang menakjubkan, bagi para fotografer.
Curug Sanghyang Taraje
Curug Sanghyang Taraje sangat istimewa! Curug yang memiliki debit air yang sangat deras, berbalut pemandangan alam nan hijau yang menenangkan serta udara sejuk khas pegunungan, membuat siapapun yang datang kesini akan terpanggil untuk datang lagi.

Curug Sanghyang Taraje sangat unik. Dengan ketinggian lebih dari 80 meter, curug ini memiliki air terjun kembar yang sangat tinggi dan terlihat megah. Curug ini terletak di perbatasan Desa Pakenjeng, Kecamatan Pamulihan dengan Desa Jatiwangi, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut.
Struktur kondisi air terjun yang bertingkat-tingkat dan dramatis, menjadikan curug ini begitu menakjubkan. Air mengalir menuruni beberapa tingkat bebatuan, sehingga menciptakan serangkaian tetesan air yang begitu indah, menyerupai tangga air alami. Ketika musim hujan, aliran air semakin deras.

Konon, menurut kepercayaan masyarakat sekitar, nama Sanghyang Taraje diyakini sebagai ‘tangga para dewa’. Hal ini mencerminkan bentuk air terjun yang berundak-undak, bagaikan tangga menuju langit.
Curug Orok
Berada di desa Cikandang, kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Curug Orok merupakan salah satu air terjun legendaris yang memiliki akses cukup mudah, menawarkan pemandangan yang memukau dengan tiga aliran air terjun.

Ketiga aliran air terjun ini memiliki filosofi tersendiri. Air terjun utama yang tinggi disebut sebagai ‘ibu’, sementara dua air terjun kecil di sisinya disebut sebagai ‘anak’.
Curug Orok memiliki ketinggian air terjun sekitar 45meter dengan dikelilingi hutan pinus yang rimbun dan vegetasi alami lainnya serta memiliki kolam alami yang cantik. Udara sekitar sangat menyejukkan karena air terjun ini terletak pada ketinggian sekitar 250 meter di atas permukaan laut dengan suhu berkisar antara 18°C hingga 21°C.

Konon, dinamakan ‘Curug Orok’ yang dalam bahasa Indonesia diartinya sebagai Air Terjun Bayi, karena air terjun ini kecil dan landai. Berbeda dengan air terjun kebanyakan di sekitaran Garut yang cenderung lebih besar dan lebih deras air mengalirnya. Letaknya yang cukup tersembunyi, Curug Orok menjadi tempat yang asyik untuk healing dan mencari ketenangan.
Curug Jagapati
Disebut-sebut bahwa Curug Jagapati adalah permata tersembunyi di Garut Selatan. Pasalnya, lokasi air terjun dengan panorama alamnya yang masih asri dan sangat cantik ini, membutuhkan perjuangan yang cukup menantang. Pengunjung harus melewati beragam jalur, baik jalan yang berlumpur, menyebrang sungai hingga menikmati keseruan hutan lebat. Namun, sepanjang perjalanan, keindahan alam yang begitu alami menghantar perjalanan ini.
Curug Jagapanti memiliki ketinggian sekitar 40 meter dengan kolam alam yang cukup luas dibawah air terjunnya. Uniknya, air terjun ini memiliki empat tingkat air terjun yang mengalir secara zig-zag, sambung menyambung sampai bawah. Aliran air jatuh diantara bebatuan besar serta tebing-tebing tinggi. Setiap tingkat memiliki karakteristiknya sendiri, ada yang lebar dan landai tapi ada juga yang tinggi dan cukup curam.

Seringkali ketika sinar matahari jatuh di kolam, muncul bias pelangi kecil sehingga menambah cantik pemandangan sekitar air terjun. Ditambah lagi dengan keasrian alam sekitarnya masih terjaga dengan banyaknya pepohonan rimbun menyelimuti area air terjun. Tak heran, Curug Jagapanti selalu dikelilingi udara yang menyejukkan.
Curug Jagapati terletak di Kampung Padarame, Desa Neglasari, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, lokasinya cukup jauh dari pusat kota Garut.(*)




































