3 Hotel Besar di Bogor, Tutup !

Hotel Aston Bogor Tutup

Pemerintahan Kota Bogor dalam hal ini diwakili oleh Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, mengupayakan dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19 meliburkan seluruh dan Staff karyawannya.  Ia juga menyampaikan Kota Bogor telah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB), menyusul tiga orang, termasuk Wali Kota Bogor, Bima Arya positif Covid-19. Kebijakan Dedie  didukung sejumlah pengelola hotel di Kota Bogor.

hotel mirah tutup

“Sudah ada beberapa hotel yang tutup, di antaranya Hotel Aston Bogor, Hotel 101, dan Hotel Mirah,” kata Dedie.

hotel 101 tutup

Dedie menyebut, berhentinya beroperasi sementara jasa penginapan merupakan sebuah contoh konkret atas langkah kebijakan pemerintah yang membatasi pergerakan massa di kala kondisi darurat. Sudah barang tentu wujud partisipasi sosial bagi semua pelaku bisnis untuk menaati instruksi pemerintah di saat virus corona Covid-19 semakin menyebar. “Ini sangat mengkhawatirkan semua pihak,” tambahnya

Ia berharap pengusaha yang masih mempekerjakan karyawannya di kantor untuk menghimbau dapat melaksanakan kebijakan bekerja di rumah. Melaksanakan Social Distancing. “Ini demi kebaikan bersama. Kita ambil hikmahnya,” ujar Dedie lagi.

Dengan berkumpul bersama keluarga di rumah, banyak aktivitas positif bisa dilakukan. Harap semua pengusaha tidak main-main. Penyebaran ini sangat masif, bila tidak dilakukan sejak dini akan justru menyebabkan kerugian jauh lebih besar ke depannya, ” Dedie menjelaskan tegas.

Adapun, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Bogor, Yuno Abeta Lahay menyebutkan, “ada sembilan hotel berbintang memilih tutup terkait dampak penyebaran virus corona covid-19.”

Hotel yang tutup sementara ini, Ia menyebutkan Aston BNR, 101 Hotel, Hotel Mirah, Hotel Zest, Sahira Hotel Jalan Ahmad Yani, Sahira Paledang, Onih Hotel, New Ayuda Bogor, dan Bigland Renotel. “Pihak pengelola memutuskan untuk menutup hotel hingga waktu yang belum bisa ditentukan. Dan ada yang akan tutup mulai tanggal 23 Maret, hari ini” kata Yuno. “Seminggu ini merosot di atas 60%. Okupansi hotel saat ini dikisaran 10-15% saja. Banyak yang cancel, baik meeting maupun room,” ungkapnya.

Sabtu Sore(22/03), Aston Bogor Hotel & Resort menyatakan tutup sementara waktu. Redaksi menerima pernyataan resmi yang tersebar bahwa penutupan tersebut sehubungan dengan penurunan bisnis yang disebabkan oleh wabah virus corona. Selain itu, penutupan untuk memprioritaskan kesehatan dan kenyamanan tamu dan karyawan. Aston Bogor Hotel & Resort tutup sementara waktu mulai dari tanggal Minggu, 22 Maret 2020. “Kami juga akan menggunakan kesempatan ini untuk merenovasi fasilitas hotel
demi kenyamanan dan keamanan tamu, karyawan dan komunitas masyarakat,” bunyi dari pernyataan resmi Hotel Aston.

“Kami pun akan memberikan pembaruan apabila informasi tersebut tersedia dan kami berharap untuk dapat menyambut para tamu kembali dalam waktu dekat,” tulis lain dalam surat edaran yang diterima Redaksi.