Anne Avantie: Produksi APD untuk Pahlawan Medis

anne avantie

Pariwisata Indonesia—Hai Gaaees!

Desainer Kebaya Indonesia ternama yang mendunia, Anne Avantie. Setiap kali ia melihat berita-berita, baik itu di TV, Koran maupun Media Online. Kesedihannya sangat mendalam, tersuguk-suguk. Korbannya terus bertambah. Menyentuh semua lapisan masyrakat tanpa kasta atau ras, bisa berdampak kepada siapa saja. Perjuangan para tenaga medis yang bertarung dalam menyembuhkan pasien dampak dari Virus Korona (Covid-19) hatinya Anne miris, Anne Avantie pun tidak berdiam. Pejuang yang berada di lini terdepan sudah bekerja maksimal. Mereka harus dibantu. Kurangnya alat pelindung diri (APD) sangat membahayakan dan beresiko tertular.

Butik Anne Avantie
Peduli APD, Anne Avantie

Anne mengatakan: “Waduh saya tidak mau berlama-lama. Harus turun, kalau bukan kita terus siapa ?”  Semula fokusnya pada konveksi kebaya, beralih untuk memproduksi APD. Hanya khusus buat mereka yang mengabdikan dirinya untuk pasien dampak dari Virus Korona. “Bukan dari hebatku, bukan juga dari kekuatanku. Saya berbuat sesuatu ketika Tuhan menyentuh saya secara pribadi. Saya menanggapi ketika Tuhan inginkan saya mengambil peran, dalam membuat baju APD bagi pahlawan kemanusiaan yang telah meninggalkan diri sendiri dan berbuat banyak untuk kita,” kata Anne.

Satu yang hebat, Istimewa sekali. APD produksi Anne tidak diperjualbelikan, diberikan Gratis buat rumah sakit (RS) terutama RS rujukan pasien Covid-19. Kepeduliaan Anne ini hanya ingin menjadi bagian dalam sebuah cerita tentang dunia yang saat ini sedang terjadi.

“Saya merasa dengan keterbatasan dan ketidakmampuan, saya hanya memiliki sedikit mesin untuk menjahit APD. Begitu terbatas, tetapi niat baik saya tidak terbatas. Saya hanya ingin memuliakan nama Tuhan dengan apa yang saya lakukan saat ini dari hati saya yang paling dalam, dan dengan ketulusan yang saya punya,” ungkap Anne.

Popularitas & Pecitraan Anne Avantie sebagai “ INSPIRING SPEECH “ untuk wisudawan SBM – ITB

Anne juga mengajak partisipasi semua penjahit bersatu dengan sukarela dapat berkontribusi untuk memproduksi APD. Bila harus dimintakan contoh dan desaian maupun secara teknisnya, mereka bisa datang. Mari hal ini kita melakukan sebagai wujud solidaritas dalam membantu sesama, dampak akibat virus corona.

“Kalau saya bisa, ayo penjahit-penjahit lain harusnya pun juga pasti bisa. Apalagi garmen-garmen Anda pasti lebih bisa. Mari kita berjuang bersama untuk Bumi Pertiwi yang kita cintai,”Anne menutup percakapan.