Dirut Holding Pariwisata Tinjau Kesiapan Bandara Ngurah Rai Bali, Dony Oskaria dan Faik Fahmi Bilang Begini

Direktur Operasi PT Angkasa Pura I (Persero) Wendo Asrul Rose (paling kanan) menjelaskan mengenai kesiapan Bandara I Gusti Ngurah Rai dalam menyambut kedatangan wisman kepada Direktur Utama PT Aviasi Pariwisata Indonesia Dony Oskaria (kedua dari kiri) saat kunjungannya ke Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali pada Jumat, 8 Oktober 2021. (Ilustrasi foto beritasatu.com)

PariwisataIndonesia.ID – Direktur Utama PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) Dony Oskaria melakukan kunjungan kerja pertamanya ke Bandar Udara (Bandara) Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, pada Jumat (8/10).

Mengawali agenda kerjanya, ia langsung menggelar simulasi kedatangan wisatawan mancanegara (wisman), terkait keputusan Pemerintah yang telah memastikan pada Kamis, 14 Oktober mendatang akan membuka penerbangan internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.

“Saya datang ke sini untuk memastikan bahwa proses nanti penerimaan penerbangan wisatawan tanggal 14 bisa berjalan dengan baik,” kata Dony Oskaria kepada awak media di Bali, pada Jumat (8/10).

Simulasi tersebut dilakukan Dony bersama-sama dengan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Badan Promosi Pariwisata Daerah dan Ketua DPRD Kabupaten Badung, PT Angkasa Pura I dan tim hospitality.

Dalam keterangannya, Dony juga menjelaskan, “pembukaan penerbangan internasional di Bandara Ngurah Rai Bali harus diikuti dengan penerapan protokol kesehatan sesuai yang dipersyaratkan, termasuk tes RT-PCR di bandara bagi penumpang pesawat yang baru tiba dari luar negeri, dan juga kewajiban karantina,” terangnya.

Kemudian, ia menyoroti persiapan yang dilakukan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, lanjut Dony, sudah sangat luar biasa.

Menurutnya, banyak inisiatif yang sudah dilakukan oleh pihak PT Angkasa Pura I, terutama dalam pelayanan secara digital; penerimaan wisman di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dari landing, proses clearance, PCR, ruang tunggu sampai di pengambilan bagasi tidak memerlukan waktu yang cukup lama.

“Kita harapkan dengan proses ini tamu-tamu kita juga sangat happy dan yang paling penting lagi sesuai apa yang disampaikan Pak Menteri BUMN kita melakukannya secara digital semuanya. Jadi terintegrasi secara digital, jadi ini mempermudah proses yang terjadi,” imbuhnya.

Mengomentari hal tersebut, Direktur Utama AP I Faik Fahmi menuturkan hal yang serupa.

“Diharapkan pembukaan Bali bagi turis mancanegara secara bertahap ini dapat berjalan lancar dan dapat menunjukkan kesiapan stakeholders pariwisata Bali dalam menyambut kedatangan turis mancanegara dalam skala lebih besar nantinya, yang akhirnya dapat membantu memulihkan perekonomian Bali,” doa Faik Fahmi untuk Pariwisata di Bali. (eh)