Indonesia Raih ‘Experiential & Cultural Tourism Award’ di OTM Mumbai 2026

Indonesia Raih ‘Experiential & Cultural Tourism Award’ di OTM Mumbai 2026

Experiential & Cultural Tourism Award merupakan bentuk pengakuan atas kekuatan Indonesia sebagai destinasi pariwisata berbasis pengalaman budaya yang autentik dan partisipatif. Penghargaan yang diterima Indonesia dalam ajang Outbound Travel Mart (OTM) Mumbai 2026 ini, menjadi validasi atas strategi pemasaran Indonesia yang menempatkan pengalaman budaya sebagai inti penawaran kepada pasar India.

Indonesia meraih penghargaan ‘Experiential & Cultural Tourism Award’ dalam ajang Outbound Travel Mart (OTM) Mumbai 2026.  Kegiatan ini berlangsung pada 5 – 7 Februari 2026 di Mumbai, India. Penghargaan ini tidak hanya menjadi simbol pengakuan internasional, tetapi juga mencerminkan potensi transaksi pariwisata yang signifikan dari pasar India.

“Indonesia dinilai mampu menghadirkan pengalaman wisata yang memungkinkan wisatawan tidak hanya berkunjung, tetapi juga mengalami langsung tradisi, praktik lokal, kuliner, kerajinan, interaksi komunitas, storytelling, wellness, hingga wisata spiritual di berbagai destinasi,” ungkap Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Ni Made Ayu Marthini.

Indonesia Raih ‘Experiential & Cultural Tourism Award’ di OTM Mumbai 2026

Penghargaan yang diberikan langsung oleh Organizing Committee OTM ini, menurut Made, sebagai bentuk pengakuan atas kekuatan Indonesia sebagai destinasi pariwisata berbasis pengalaman budaya yang autentik dan partisipatif.

Pengakuan ini sejalan dengan tren global yang menunjukkan pergeseran preferensi wisatawan menuju perjalanan yang lebih bermakna, personal, dan imersif, melampaui model mass tourism konvensional. Indonesia dinilai berhasil memposisikan diri sebagai experiential and cultural living destination yang menawarkan kedalaman pengalaman dan keterlibatan langsung dengan kehidupan lokal.

Untuk itu Made menegaskan, penghargaan ini menjadi validasi atas strategi pemasaran Indonesia yang menempatkan pengalaman budaya sebagai inti penawaran kepada pasar India. Indonesia tidak sekadar menjadi destinasi yang dikunjungi, tetapi ruang di mana wisatawan dapat merasakan secara langsung dinamika budaya, tradisi, dan kehidupan masyarakat.

Indonesia Raih ‘Experiential & Cultural Tourism Award’ di OTM Mumbai 2026
Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, Ni Made Ayu Marthini.

“Kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan mitra industri untuk menghadirkan pengalaman wisata yang lebih berkualitas dan berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara I Kementerian Pariwisata, Dedi Ahmad Kurnia turut menjelaskan, pada OTM Mumbai 2026 ini, Kemenpar memfasilitasi partisipasi 30 co-exhibitor atau seller Indonesia. Mereka terdiri atas 20 destination management company (DMC), lima travel agent atau biro perjalanan wisata, dua hotel, dua restoran, serta satu atraksi wisata.

Partisipasi tersebut menghasilkan potensi transaksi sebesar 6.989.879 dolar AS atau setara Rp117.429.967.200 dengan asumsi kurs Rp16.800 per dolar AS. Selain itu, potensi jumlah wisatawan yang tercatat mencapai 22.781 orang.

Indonesia Raih ‘Experiential & Cultural Tourism Award’ di OTM Mumbai 2026

Di sela agenda OTM Mumbai 2026, Kemenpar juga menggelar pertemuan strategis dengan sejumlah mitra industri perjalanan India, antara lain MakeMyTrip, TBO (Travel Boutique Online), Thomas Cook, SOTC Travel Limited, Travel Agents Association of India (TAAI), serta Organizing Committee dari SATTE, OTM, dan ITB India. Pertemuan juga dilakukan dengan sejumlah DMC dari kota-kota tier 2 dan tier 3 di India yang memiliki potensi pertumbuhan wisatawan outbound ke Indonesia.

Untuk itu, kembali Dedi menjelaskan, capaian potensi transaksi dan penguatan jejaring industri selama OTM Mumbai 2026 menunjukkan tingginya minat pasar India terhadap produk wisata Indonesia.

“Kami optimistis potensi transaksi yang tercatat dapat dikonversi menjadi realisasi kunjungan wisatawan India ke Indonesia dalam waktu dekat,” ujarnya.

Pasar India merupakan salah satu pasar prioritas Indonesia dengan pertumbuhan yang konsisten. Pada 2025, Indonesia mencatat 734.490 kunjungan wisatawan India, meningkat sekitar 3,4 persen dibandingkan 710.207 kunjungan pada 2024. Tren positif ini memperkuat keyakinan bahwa India memiliki prospek jangka panjang sebagai sumber wisatawan mancanegara yang strategis.

Indonesia Raih ‘Experiential & Cultural Tourism Award’ di OTM Mumbai 2026
Suasana OTM Mumbai 2026

Melalui partisipasi di OTM Mumbai 2026, Kementerian Pariwisata menegaskan komitmennya untuk terus memperluas penetrasi pasar India melalui berbagai inisiatif promosi berkelanjutan, termasuk pameran dagang, sales mission, familiarization trip, serta kemitraan strategis dengan pelaku industri pariwisata India.

Upaya tersebut diarahkan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis pariwisata yang berkelanjutan. Dengan pengakuan internasional, potensi transaksi yang signifikan, serta tren peningkatan kunjungan wisatawan India, Indonesia semakin memperkuat posisinya sebagai destinasi yang menawarkan kombinasi unik antara budaya, alam, petualangan, wellness, dan gaya hidup dalam satu perjalanan yang utuh.(*)