Jokowi ke NTT, Tinjau Penanganan Bantuan untuk Kikis Penderitaan

10 SITUS MEDIA PVK GROUP,10 SITUS ONLINE PARIWISATA INDONESIA,10 SITUS WEBSITE PARIWISATA INDONESIA,BERITA MENTERI KEUANGAN,BERITA PARIWISATA,BERITA PARIWISATA INDONESIA,INDONESIA OFFICIAL TOURISM WEBSITE,INDONESIA'S OFFICIAL TOURISM WEBSITE,INDONESIAN TOURISM WEBSITE,MEDIA KEBUDAYAAN NUSANTARA,MEDIA LAWAN VIRUS CORONA,MEDIA ONLINE PARIWISATA INDONESIA,MEDIA ONLINE PARIWISATA INDONESIA TERFAVORIT 2020,MEDIA ONLINE PARIWISATA INDONESIA TERFAVORIT TAHUN 2020,MEDIA ONLINE RESMI PARIWISATA INDONESIA,MEDIA PARIWISATA INDONESIA OFFICIAL,MEDIA PARIWISATA INDONESIA TERFAVORIT,MEDIA PVK GROUP,MEDIA RESMI PARIWISATA INDONESIA,MENGENAL SITUS SEJARAH NUSANTARA,MENTERI KEUANGAN (MENKEU) SRI MULYANI INDRAWATI,PARIWISATA BALI BANGKIT,PARIWISATA DI BALI,PARIWISATA INDONESIA,PARIWISATA INDONESIA BANGKIT,PERCEPATAN PEMULIHAN PARIWISATA BALI,SITUS BUDAYA NUSANTARA,SITUS EXPLORE INDONESIA,SITUS MEDIA ONLINE PARIWISATA INDONESIA,SITUS ONLINE PARIWISATA INDONESIA TERFAVORIT 2020,SITUS PARIWISATA INDONESIA DAN UMKM,SITUS PARIWISATA INDONESIA TERFAVORIT,SITUS PARIWISATA INDONESIA TERFAVORIT 2020,SITUS PARIWISATA TERPERCAYA,SITUS RESMI PARIWISATA INDONESIA,SRI MULYANI INDRAWATI,SRI MULYANI: APBN DUKUNG MELALUI TRANSFER DAERAH,UMI KALSUM FOUNDER DAN CEO PVK GRUP,WEBSITE PARIIWISATA INDONESIA,WEBSITE PARIWISATA,WEBSITE PARIWISATA INDONESIA,WEBSITE PARIWISATA INDONESIA DAN UMKM,WEBSITE PARIWISATA INDONESIA OFFICIAL,WEBSITE PARIWISATA INDONESIA TERFAVORIT,WEBSITE PARIWISATA INDONESIA TERFAVORIT 2020,WEBSITE PARIWISATA TERFAVORIT,WEBSITE PARIWISATA TERPERCAYA,WEBSITE PARIWSISATA INDONESIA,WEBSITE RESMI PARIWISATA INDONESIA, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan, Menko Marves Luhut B. Pandjaitan, Presiden Jokowi Bertolak ke NTT, Presiden Joko Widodo, Berita Presiden Jokowi, Berita Kemensetneg, Jokowi, Umi Kalsum Founder dan CEO PVK Grup
Presiden Joko Widodo Bertolak ke NTT (Dok.Humas Kemensetneg)

PariwisataIndonesia.id – Percepat penanganan dampak bencana alam akibat banjir dan tanah longsor di Provinsi Nusa Tenggara Timut (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB), Presiden Joko Widodo (Jokowi) turun langsung dengan terbang ke NTT pada Jumat (9/4) pagi. Dikabarkan, Presiden Jokowi akan meninjau sejumlah lokasi yang terdampak bencana.

Baca juga :  Revolusi Industri 4.0, Jokowi: Indonesia Menuju 10 Besar Kekuatan Ekonomi Global

Kepala Negara dan rombongan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1, sekitar pukul 06.00 WIB dan dijadwalkan mendarat di Bandara Frans Seda, Kabupaten Sikka.

Untuk diketahui, Kota Kupang dan 21 kabupaten di Provinsi NTT dilanda sejumlah bencana akibat dari siklon tropis seroja sejak 2 April sampai dengan 5 April 2021.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat total korban meninggal mencapai 163 orang dan 45 orang dinyatakan hilang atau masih dalam pencarian per Kamis (8/4) malam.

Baca juga :  Eksibisi Terkemuka Dunia untuk Teknologi Industri, Hannover Messe 2021: Indonesia, Official Partner Country

Sementara menurut Kepala BNPB Doni Monardo jumlah korban meninggal terbanyak ditemukan di Flores Timur, tepatnya di pulau Adonara.

“Yang pertama Flores Timur terutama di pulau Adonara, yang telah ditemukan dalam kondisi meninggal 71 orang, dan lima orang dinyatakan hilang,”ungkap Doni dalam jumpa pers yang dilaksanakan secara daring, pada Kamis (8/4) malam.

Kepala BNPB juga merinci, untuk di Kabupaten Lembata 43 orang meninggal dan 25 hilang, Kabupaten Alor 43 orang meninggal dan 14 hilang.

Kemudian, sebanyak enam orang meninggal di Kabupaten Malaka ditambah tiga orang meninggal dan satu orang lagi hilang di Kabupaten Kupang.

Lanjutnya, “Kota Kupang 6 orang meninggal, Kabupaten Sikka 1 orang meninggal, Kabupaten Sabu Raijua dan Kabupaten Rotendau masing-masing 2 orang meninggal,” terang Doni.

Baca juga :  Presiden Jokowi: Sikap Pemerintah Tegas, Tak Ada Kompromi Terhadap Intoleransi

Dia juga mengungkapkan, satu orang meninggal di Kabupaten Ngada dan Ende. “Keseluruhan total korban meninggal 163 orang, dan 45 orang hilang di NTT,” kata Kepala BNPB Doni Monardo.

Atas musibah tersebut, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat telah menetapkan status tanggap darurat terhitung mulai tgl 6 April sampai 5 Mei 2021.

Sebelumnya, Presiden Jokowi sudah memerintahkan agar evakuasi korban dan penanganan dampak bencana alam banjir dan tanah longsor di NTT dan NTB dilakukan secara cepat. Hal itu, terungkap dalam keterangan pers, pada Senin (5/4) lalu.

“Pertama-tama atas nama pribadi dan rakyat Indonesia saya mengucapkan duka cita mendalam atas korban meninggal dunia dalam musibah tersebut,” ungkap presiden dikutip dari YouTube Sekretariat Kabinet.

Baca Juga :  Hari Raya Idul Fitri 1442-H, Jokowi: Larangan Mudik Cegah Penyebaran Covid-19, Menhub Bergerak Cepat dan Kemenparekraf Ikut Mengamini

Kepala Negara juga menyampaikan rasa keprihatinan dan duka yang mendalam, Presiden Jokowi sangat memahami kesedihan yang dialami masyarakat yang merasakan dampak bencana tersebut.

“Untuk itu saya telah memerintahkan Kepala BNPB, Kepala Basarnas, Menteri Sosial, Menteri Kesehatan, dan Menteri PUPR, serta Panglima TNI dan Kapolri untuk melakukan secara cepat evakuasi dan penanganan korban bencana dan dampak bencana.”

“Saya minta penanganan bencana dapat dilaksanakan dengan cepat dan baik, seperti kebutuhan kesehatan, logistik, kebutuhan dasar pengungsi, serta perbaikan infrastruktur,” ungkap Jokowi sebelumnya.

Turut mendampingi Kepala Negara dalam penerbangan hari ini menuju Provinsi NTT, antara lain: Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono, Komandan Paspampres Mayjen TNI Agus Subiyanto, dan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin. (Kus/Eh).