Jokowi Dukung 3000-Triliun buat Covid-19, Erdogan Tolak Digaji 7-Bulan

Jokowi kebjakan spektakuler
Jokowi kebjakan spektakuler

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menegaskan gajinya disumbangkan. Selama tujuh bulan ke depan, gajinya untuk membantu

Penduduk Turki dalam krisis pandemi virus korona dan lapisan masyarakat bawah, terdampak Korona.

Sejalan dengan itu, Erdogan mengampanyekan, ‘Solidaritas Nasional’ guna membantu masyarakat. Gerakan Solidaritas ini serentak dan menyeluruh.

“Saya meluncurkan kampanye ini dengan menyumbangkan tujuh bulan gaji,” kata Erdogan, dikutip kantor berita Anadolu Agency.

Erdogan mengatakan gerakan ini dimaksudkan untuk membantu ekonomi penduduk dengan pendapatan rendah yang terdampak kebijakan pembatasan aktivitas.

Kebijakan ini pun mengharuskan anggota kabinet dan parlemen Turki menyumbang. Membuat pendapatan mereka menjadi minim. Gerakan Erdogan, upaya menguatkan Kebangsaan dan Nasionalisme cinta Negaranya. Terkumpul donasi dari anggota kabinet dan parlemen Turki  sebesar US$791 ribu, atau sekitar 12.9 miliar. Disumbangkan untuk membantu mereka tersebut.

Sepekan yang lalu, Erdogan perintahkan larangan bepergian di dalam kota, membatalkan seluruh penerbangan internasional. Dan menutup ruang publik di akhir pekan. Hal tersebut tersebut tindakan mitigasi penyebaran virus corona.

Secara terpisah konglomerat China, Jack Ma sumbangkan jutaan dolar AS untuk pengembangan vaksin dan obat korona. Di Amerika, Bill Gates juga ikut turun gunung. Membantu pasien-pasien untuk kerja sama internasional, perawatan dan pengembangan vaksin di Afrika. ‘Bill, memperkirakan Afrika berlangsung lebih dramatis dibanding asal pandemi ini.

Bagaimana dengan Indonesia?, rilis resmi sumber live-confrence(31/3), Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia, Luhut Binsar Pandjaitan tidak secara jelas alokasi dana ini. Simak channel resmi Menteri Luhut:

Sikap serius yang ditunjukan Presiden Jokowi dalam mengatasi dampak virus korona,  pada rilis(23/03), Jokowi tiga kali menyebut, “Covid-19, Covid-19, Covid-19.”

Baca Juga:  Presiden RI: Covid-19, Covid-19 dan Covid-19

Pada pidato Presiden hari ini(31/03), Pemerintah hampir 3000 triliun, siap gelontorkan dananya. Jokowi melihat apa yang sedang dihadapi saaat ini adalah situasi yang memaksa. Keputusan Jokowi ini memberikan kebenaran untuk segera menambah alokasi Belanja dan Pembiayaan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020, sebesar Rp 405,1 triliun untuk menangani wabah virus corona (covid-19). Sebelumnya, sebesar Rp 2.540,4 triliun.  Sekarang, bola berada di tangan DPR RI. Persetujuan ini mengamini Pemerintah gelentorkan kebijakan tersebut.

Baca Juga :  Gelontorkan Rp405,1 Triliun untuk Virus Korona, Prioritaskan Kesehatan Masyarakat  …. “

Dalam ratas sebelumnya, Presiden Jokowi mengimbau ‘gotong royong’ harus ditumbuhkan di Indonesia. Pernyataan  ini, isyaratkan dukungan bersama-sama dalam melawan Covid-19.

Kini solidaritas harus ditumbuhkan di Indonesia. Mengutip pernyataan Presiden Jokowi, solidaritas masyarakat adalah modal sosial yang penting untuk menggerakan kita bersama-sama melawan Covid-19 yang mematikan itu.

Baca Juga : Jokowi: Bergotong Royong Hadapi Tantangan Ekonomi ‘Saat Ini dan Ke Depan’

Banyak konglomerat dunia mengucurkan kekayaannya untuk membantu. Di China, Jack Ma menyumbangkan jutaan dolar AS untuk pengembangan vaksin dan obat Corona. Di Amerika, Bill Gates juga ikut turun gunung. Membantu pasien-pasien untuk kerja sama internasional, perawatan dan pengembangan vaksin di Afrika. Karena, dia memperkirakan pandemik virus covid-19 di Afrika akan berlangsung lebih dramatis dibanding di China.           

Baca Juga :  Kelompok Pengusaha Peduli NKRI bersama Yayasan Budha Tzu Chi Bantu Covid-19

Saatnya konglomerat hadir bersama-sama. Menanti Jiwa Negarawan dan Patriotisme. Pesan Presiden bukan lagi sebatas pencitraan. Mengulang sejarah panjang, pengalaman pahit tahun 1998, di mana Indonesia pernah mengalami krisis ekonomi. Pengusaha dan masyarakat sukarela menukarkan dollar untuk memperkuat rupiah.

Ayo bantu Pemerintah melawan virus korona. Gerakan aksi melawan pandemik covid-19, bagi yang belum mampu, mari Aksi #DiRumahAja. Dan bagi yang mampu, membangun kesadaran berbagi. Kalau dulu, ada Aksi Menguatkan Rupiah, “Tukar Dolar Demi” … dan Sekarang ini ……. ? ”  

Baca Juga :  Wardah Sumbangkan 40Milyar Donasikan Virus Korona

Baca Juga : Tahir Foundation dan Mayapada Group Berikan Donasi Virus Korona