Poppy Taubari, Pariwisata Indonesia, rekomendasi pop melayu tahun 2022, lagu-lagu melayu yang makna filosofisnya mengangkat kearifan budaya dan sejarah sumatera selatan
Poppy Taubari (Foto: Media PI/Ist)

Poppy Taubari Keluarkan Single Ketiga Berjudul Wasilah, Ajak Warga Sumatera Selatan Cintai Negerinya dan Ini Lirik Lagunya

Single ketiga Poppy sebagai jawaban atas permintaan Gubernur Sumsel, H. Herman Deru, dan pelantun bergenre Pop Melayu kelahiran Desa Selangit, Kab. Musi Rawas, Kota Lubuklinggau berzodiak Virgo juga menceritakan kisah lainnya kepada Media PI. Penasaran? Berikut wawancaranya.

Single ketiga Poppy sebagai jawaban atas permintaan Gubernur Sumsel, H. Herman Deru, dan pelantun bergenre Pop Melayu kelahiran Desa Selangit, Kab. Musi Rawas, Kota Lubuklinggau berzodiak Virgo juga menceritakan kisah lainnya kepada Media PI. Penasaran? Berikut wawancaranya.

PARIWISATAINDONESIA.ID – “Tanah melayu takkan pernah hilang di Bumi”. Demikian penggalan lirik lagu yang dibawakan Poppy Widiarti Taubari yang diceritakannya kepada redaksi Media Pariwisata Indonesia (PI), pada Sabtu (19/3) malam.

Baca juga :  Poppy Taubari: Semua Pihak Di Tengah Pandemi COVID-19 untuk Tetap Bersabar

Pelantun lagu bergenre musik pop melayu berjudul “Wasilah”, yang akrab disapa Poppy Taubari, mengatakan telah berkiprah di dunia tarik suara mulai dari sekolah dasar (SD), dan pernah menjadi 12 besar Dangdut Academy (DA) 4 Indosiar mewakili Sumatera Selatan (Sumsel).

Sementara itu, terkait single terbarunya yang sudah dirilis melalui YouTube Poppy Taubari Official, pantauan Media PI, lagu Poppy sudah ditonton sebanyak 693 kali.

Penasaran dengan lagu Poppy, berikut videonya. Yuk simak!

“Single kedua saya berjudul ‘Di Rantau’ dikeluarkan di Palembang pada Februari 2020 yang kemudian diaransemen ulang pada Juli 2021 di Bandung,” jelas Poppy.

Untuk single ketiganya, katanya, sebagai jawaban atas permintaan Gubernur Sumsel, H. Herman Deru yang dalam suatu kesempatan pernah meminta agar Poppy membuatkan sebuah karya lagu yang menceritakan tentang provinsi yang dipimpinnya.

Baca juga :  Lirik Lagu Di Rantau, Poppy Taubari Hadirkan Album Kedua Hibur Pecinta Musik Melayu

Di single ke-3 “Wasilah”, Poppy bercerita tentang sejarah kebesaran bangsa melayu sejak zaman Sriwijaya hingga Kesultanan Palembang Darussalam.

“Adapun tujuan lagu ini diciptakan agar kita lebih mencintai dan menghargai sejarah dan budaya bangsa sendiri yang ada di negri yang kita cintai ini khususnya di Sumatera Selatan,” kata penyanyi kelahiran Desa Selangit, Kab. Musi Rawas, Kota Lubuklinggau, Sumsel berzodiak Virgo.

Poppy yang lahir pada 27 Agustus 1993 mengaku, pembuatan lagu “Wasilah” terinspirasi dari ketidaktahuan sejarah, khususnya bagi anak-anak muda yang seolah amnesia dengan sejarah bangsanya sendiri.

“Sekaligus turut menambah khazanah di belantika musik Indonesia, wabilkhusus yang mencintai lagu-lagu melayu terutama lagu daerah yang berasal dari Sumatera Selatan,” ucapnya.

Selain itu, melalui lagu ini pula, perempuan berusia 28 tahun bermaksud untuk mengenalkan kuliner Palembang seperti Pindang Patin, lalu mengenalkan ikon Sumsel seperti Jembatan Ampera dan Pulau Kemaro yang termuat dalam lagu Melayunya itu.

Poppy Taubari, Pariwisata Indonesia
Poppy Taubari (Foto: Media PI/Ist)

Lirik pada lagu ini memang terbilang unik, karena memadukan bahasa Indonesia dengan Palembang.

Tak main-main, pesan yang di bawakan dari lagu tersebut, makna filosofisnya pun begitu luar biasa, yaitu semangat persatuan dan kesatuan yang diwariskan dari Zaman Sriwijaya hingga Kesultanan Palembang Darusalam agar tetap harus terjaga.

Melalui lagu ini, Poppy berharap menjadi motivasi bagi anak-anak bangsa untuk berkarya dengan tetap mengedepankan sejarah dan budaya dari daerahnya sendiri.

“Ya, itulah harapan kami. Karena bangsa yang menjunjung tinggi sejarah dan budaya bangsanya sendiri, adalah bangsa yang besar dan berdaulat,” imbuhnya.

Bersambung ke halaman berikutnya
Lirik Lagu Wasilah