Raja Ampat ‘Covid-19’ Zona Kuning [Bacaan 17+]

Maria Selena, Raja Ampat sumber bolasportdotcom, pariwisata indonesia

Artikel berkode ‘R(Restricted)’ Terbatas. Redaksi perlu mengingatkan, anak-anak berusia di bawah 17 tahun membutuhkan pendampingan orangtua, orang dewasa saat membaca. Tulisan mengandung konten dewasa seperti aktivitas orang dewasa, bahasa, fotografi, grafis dan video, maupun sejenisnya. Peruntukan usia pembaca dewasa.

Pemilik lekuk tubuh paling indah, plus seksi dan aduhai. Cantik, muda, wanita kekinian dan bikin gusar para arjuna saat di dekatnya. Aksen suaranya yang khas penuh manja. Ia adalah Maria Selena.

Wanita yang akrab disebut Maria tampil seksi saat berlibur ke Raja Ampat. Ia gemar lakukan olahraga dan menjaga benar bentuk tubuhnya.

Tampak terawat dan lekuk tubuh indah Maria Selena yang loloskan dirinya menjadi Putri Indonesia 2011. Lahir di Kota Pempek, Sumatera Selatan tanggal 24 September 1990.

Ia merupakan putri dari pasangan Agus Rahmucahyo dan telah membuat KO 37 peserta kontes Puteri Indonesia 2011. Maria melenggang mulus menuju kontes Miss Universe 2012.

Lima foto dari postingan instagram Maria dan satu lagi, foto syur pamerkan tubuh indah Maria dari sumber foto: bolasport.com. Dirinya lepas dan exciting menikmati liburannya di Raja Ampat. Ini foto-fotonya!

View this post on Instagram

Vibes 💙☁️

A post shared by @ mariaselena_ on

Beriwisata dan liburan ke Raja Ampat tunda dulu. Walau demikian di sebagian wilayah Raja Ampat, Papua Barat menuju ke zona kuning. Sebelumnya, kabar dari tim gugus tugas Covid-19 Papua dikatakan masih dalam zona merah.

Dimana letak lokasi zona kuning itu? Ada di Kabupaten Kaimana! Disini kembali ditemukan, satu terkonfirmasi positif. Tetapi, pasien positif ini, kondisinya sembuh.

Seperti disampaikan oleh juru bicara Pemerintah Provinsi Papua Barat dalam percepatan penanganan wabah korona, Arnoldus Tiniap di Manokwari, Senin(20/7) menuturkan tim gugus tugas fokus dan intens. Bergerak cepat. Terus bekerja keras mitigasi kasus-kasus baru. Berita terbaru, seluruh pasien positif Covid-19 di Raja Ampat bisa dipastikan, statusnya sembuh!

Jubir Gugus Tugas Covid-19 Papua Barat, Arnoldus Tiniap. Foto KabarPapua.co, Irsye Simbar

“Secara akumulatif di Raja Ampat telah ditemukan 19 kasus positif Covid-19. Tetapi, semua sembuh. Dan semoga tidak ada lagi temuan kasus baru. Diharapkan dalam waktu dekat berubah ke zona hijau,” sebut Tiniap.

Penjelasan yang disampaikan juru bicara pemerintah setempat, Tiniap merinci dari 13 pemetaan lokasi di wilayah Papua Barat. Tersisa, lima daerah zona merah.

Lima daerah dengan penyebaran penularan luar biasa tinggi. Apa saja? Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Manokwari, Teluk Wondama dan Fakfak. Khusus Kota Sorong dan Manokwari terparah.

Redaksi juga perlu menyampaikan Raja Ampat sebentar lagi bersiap diri membuka pariwisatanya. Melalui instagram@danielleohanlonx memposting bersiap pulang ke Irlandia.

“Zona hijau ada di enam daerah yakni empat kabupaten yang belum ditemukan kasus virus covid-19 seperti Maybrat, Sorong Selatan, Tambrauw dan Pegunungan Arfak. Ditambah dua daerah yang terpapar wabah korona, yakni Teluk Bintuni dan Manokwari Selatan. Seluruh pasien berhasil disembuhkan. Berita bagus yang lain, tidak ada temuan kasus baru selama lebih dari satu bulan,” ia menambahkan.

Arnold mengingatkan masyarakat agar disiplin dan mengajak semua pihak turut membantu pemerintah. Lakukan sinergi terapkan protokol kesehatan. Berharap tidak terjadi penambahan kasus baru di enam zona hijau dan dua zona kuning di Papua Barat.

“Berita hari ini, terjadi penambahan pasien positif. 27 diberitakan positif. Lokasi penyebaran pasien positif ada di Papua Barat. Terdapat 21 orang positif. Enam orang diantaranya berasal dari Manokwari. Sisanya, dari Kota Sorong. Sebelumnya, Sabtu lalu, jumlah pasien terparah, sebanyak 36 orang. Mereka yang positif adalah pasukan BKON TNI,” kata Tiniap.

Dua foto paling buncit, unggahan dari postingan di instagram@fransiscalinda.h. Jadi rindu dan buru-buru mau berlibur ke Raja Ampat. Keren!

Menutup laporan juru bicara Pemerintah Provinsi Papua Barat, tim gugus tugas covid-19 disini, dalam percepatan penanganan wabah korona, Arnoldus Tiniap, menyebutkan jumlah kasus keseluruhan yang dinyatakan positif di Papua Barat 368 orang. Sebanyak 212 pasien kondisinya sembuh, lima orang dinyatakan meninggal.