Setu Babakan Peroleh Juara 1 untuk Kategori CHSE dalam Ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

PARIWISATAINDONESIA.ID – Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan berhasil memperoleh Juara 1 untuk Kategori CHSE (Cleanliness, Health, Safety and Environment Sustainability) dalam Ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021.

Acara tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) di Ciputra Artpreneur, Kuningan, Jakarta Selatan.

Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Iwan Henry Wardhana mengatakan Ajang ADWI 2021 ini diikuti oleh 1.831 Desa Wisata di seluruh Indonesia. Terdapat tujuh kategori Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 yaitu, Daya Tarik Wisata, Homestay, Toilet, Suvenir, Desa Digital dan Konten Kreatif.

“Kami sangat bersyukur, bahwa pada kategori CHSE ini, Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan atau dalam pencapaian disebut Desa Wisata Kampung Betawi ini berada pada peringkat pertama mengungguli 50 Desa Wisata Terbaik,” kata Iwan melalui keterangan tertulisnya, Kamis (9/12/2021).

Selain itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga turut mengapresiasi apresiasi yang diraih Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, kata Iwan.

“Hari ini, kami telah melaporkan kepada Bapak Gubernur, beliau sangat bangga dan mengucapkan terima kasih serta memberikan apresiasi atas hasil yang dicapai, khususnya di jajaran Unit Pengelola Pusat Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Iwan menambahkan, prestasi ini merupakan bukti implementasi dari moto Jakarta Kota Kolaborasi, di mana seluruh pemangku kepentingan berpartisipasi aktif dalam memperoleh capaian bersama.

Pada prosesnya, perolehan juara Perkampungan Budaya Betawi ini mengikuti seleksi secara bertahap dari masuk ke 300 besar, kemudian tahap berikutnya diperoleh 100 besar hingga akhirnya terpilih 50 besar Desa Wisata Terbaik dan langsung dikunjungi oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno.

“Kami terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat, baik dari SKPD, jajaran aparat tingkat kelurahan hingga walikota, terutama komponan masyarakat sekitar yang telah membantu mewujudkan hasil ini bersama-sama,” pungkasnya. (Beben)