3 Tempat Healing di Sabang, Surganya Wisatawan

Sabang merupakan sebuah kota yang letaknya di bagian Utara Kota Banda Aceh, dan Kota Sabang sendiri terletak di Pulau Weh. Weh dalam Bahasa Aceh berarti minggat. Mungkin karena letak pulau ini yang posisinya terpisah dengan pulau Sumatera, maka dari itu dinamakan Pulau Weh.

Tahun 1896 Sabang dibuka sebagai pelabuhan bebas (vrij haven) untuk perdagangan umum dan sebagai pelabuhan transit barang-barang terutama dari hasil pertanian Deli, sehingga Sabang mulai dikenal oleh lalu lintas perdagangan dan pelayaran dunia. Tahun 1899 Ernst Heldring mengenali potensi Sabang untuk menjadi pelabuhan internasional dan mengusulkan pengembangan pelabuhan Sabang pada NHM dan beberapa perusahaan Belanda lainnya melalui bukunya yang berjudul Oost Azie en Indie (Asia Timur dan Hindia).

Era baru untuk Sabang, ketika pada tahun 2000 terjadi Pencanangan Sabang sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas oleh Presiden KH. Abdurrahman Wahid di Sabang dengan diterbitkannya Instruksi Presiden Nomor 2 tahun 2000 pada tanggal 22 Januari 2000. Hal ini berlanjut dengan diterbitkannya Peraturan Pemerintah pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2000 tanggal 1 September 2000, yang selanjutnya disahkan menjadi Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2000 tentang Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang.

Aktivitas Pelabuhan Bebas dan Perdagangan Bebas Sabang pada tahun 2002 mulai berdenyut dengan masuknya barang-barang dari luar negeri ke kawasan Sabang. Tetapi pada tahun 2004 aktivitas ini terhenti karena Aceh ditetapkan sebagai Daerah Darurat Militer.

Membayangkan dan menghabiskan waktu di tempat indah nan tenang, ditemani dengan deburan ombak dan hembusan angin tentu begitu menyenangkan. Sebenarnya hal ini tak hanya bisa dibayangkan saja, mengingat Anda dapat menemukan tempat tersebut di Sabang. Berikut 3 tempat healing yang cocok untuk wisatawan baik dalam atau luar negeri:

  1. Pulau Weh

Mungkin nama pulau Weh tidak setenar Pulau Bali atau Pulau Komodo namun jika sudah menginjakkan kakinya di tempat ini, dijamin Anda akan menemukan kedamaian, ketenangan, ditambah lagi keindahan alamnya bak lukisan di bingkai.

Pulau Weh ini letaknya berada di Kota Sabang, Banda Aceh Indonesia, dan di pulau ini Anda akan menjumpai tempat berharga yaitu tugu 0 km Indonesia.

Konon katanya, Pulau Weh ini dulunya bersatu dengan Pulau Sumatera pada daratan yang sama, namun karena letusan gunung berapi pulau Weh menjadi terpisah sendiri dan terbentuklah pulau Weh yang menyejukkan mata.

Jika berkunjung ke Pulau Weh Anda akan menikmati beberapa keindahan seperti wisata bahari, berupa kekayaan aneka ragam biota laut layaknya desintasi yang ada dibagian Timur, Papua.

Biota bawah laut Pulau Weh merupakan tempat diving terindah. Foto: Dok. PI

Beberapa kegiatan yang bisa Anda lakukan di pulau Weh yaitu snorkeling maupun diving. Air yang jernih akan memudahkan melihat keindahan alam bawah laut di Pulau Weh yang tepatnya berada di Pantai Iboih.

Anda juga akan merasakan sensasi yang luar biasa berenang bersama ikan-ikan yang mengelilingi karang dibawah laut.

Pantai Iboih sendiri banyak jasa yang menyewakan peralatan untuk snorkeling maupun diving dan bahkan ada penyedia jasa kamera underwater jika seandainya Anda ingin mengabadikan foto saat berada di bawah laut.

  1. Pulau Rubiah

Taman Laut Pulau Rubiah Merupakan sebuah pulau cantik yang masih asri dengan luas wilayah sekitar 2.600an Hektar yang terkenal dengan pemandangan alam kerajaan bawah lautnya. Keadaan alam bawah laut yang masih asri dan alami dengan berbagai macam biota laut yang hidup sehingga membuat pengunjung yang datang betah berlama-lama di pulau ini.

Pulau Rubiah dapat dikatakan sebagai tempat surganya taman laut bagi para wisatawan yang hobi menyelam. Nama pulau Rubiah sendiri diambil dari nama seorang yang bernama Cut Nyak Rubiah yang makamnya dapat Anda temukan di pulau tersebut.

Wisata Pulau Rubiah saat ini merupakan sebuah pulau yang tidak berpenghuni. Walau begitu jangan khawatir, di pulau ini Anda masih menemukan sebuah warung kecil yang menjual makanan dan minuman yang bisa Anda beli. Pulau ini selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan, baik wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara terlebih jika hari libur.

Pulau Rubiah dilihat dari atas merupakan keindahan alam yang hakiki. Foto: Dok. PI

Mereka yang datang selain untuk sekedar bermain di bersihnya pasir pantai, ada juga yang berkeliling pulau menggunakan perahu yang bisa di sewa, bahkan banyak yang berkunjung menjajal snorkeling menikmati pemandangan indah kerajaan bawah laut pulau ini. Air laut di pulau ini sangat bersih dan jernih. Pengunjung dengan mudah dapat melihat pemandangan kerajaan bawah laut dari atas permukaan air sampai dengan kedalaman 15 meter.

Saat Snorkeling, tak jarang pengunjung mendapati sekumpulan ikan laut yang berenang di sela-sela terumbu karang, benar-benar menyejukkan mata. Jenis ikan yang sering ditemukan di sini beraneka macam antara lain seperti ikan Bendera, ikan Kepe-kepe, ikan warna, ikan Botana Biru, ikan Sersan, ikan Kerapu, ikan Mayor, kerang, ikan Putri Bali dan masih banyak jenis ikan lainnya yang terdapat di pulau cantik ini.

Pulau Rubiah terletak sekitar 350 Meter dari pantai Iboih atau sekitar 23,5 Kilometer dari pulau Weh. Jika Anda berniat untuk datang ke sini, maka Anda dapat terlebih dahulu menuju pantai Iboih untuk kemudian menyebrang ke pulau Rubiah.

  1. Pantai Sumur Tiga

Sadar atau tidak, keindahan Indonesia ini tersebar luas dari Barat hingga Timur, tapi mungkin wilayah Barat  kurang terekspos. Padahal di ujung paling Barat Indonesia ini menyimpan banyak surga dunia yang perlu Anda datangin.

Pantai Sumur Tiga menyuguhkan pantai pasir putih yang begitu menakjubkan dan masih berada di wilayah Pulau Sabang. Selain bentangan pasir putihnya sungguh memesona, ditambah lagi dengan hempasan ombak yang menambah manisnya pantai sehingga sayang dilewatkan tempat yang satu ini, saking bening dan jernih air lautnya jangan heran Anda bisa mengekspos dasar lautnya meski tak harus menyelam. Seru, bukan?

Diberi nama Pantai Sumur Tiga karena memang terdapat tiga sumur di sekitar pantai. Kabarnya, tiga sumur itu dulunya mengeluarkan air tawar meski lokasinya dekat dengan air laut. Tapi sekarang, sumur itu sudah tidak berfungsi lagi dan sudah dianggap sebagai peninggalan sejarah terutama untuk pantai ini.

Keindahan pasir putih serta pantai yang masih belum terjamah menjadi tempat healing favorit wisatawan. Foto: Dok. PI

Berada di Pulau Weh, maka pantai ini menjadi pantai favorit para wisatawan yang berkunjung ke pesisir Barat Indonesia. Tepatnya di Kecamatan Le Meulee Desa Sukajaya, Sabang, Aceh. Kalau Anda sedang berada di Aceh, Anda wajib untuk menyeberang ke Pulau Weh ini. Aksesnya sangat mudah, jaraknya pun hanya 20 menit kalau berangkat dari Pelabuhan Balohan Kota Sabang. Sementara kalau dari pusat kota Sabang, Anda hanya butuh 10 menit untuk sampai ke Pulau Sumur Tiga.

Selain dimanjakan dengan pemandangan pantainya yang indah. Anda dapat  mengintip keindahan bawah lautnya. Anda bisa snorkeling dan juga diving di Pantai Sumur Tiga ini.

Jadi gimana? Sudah nggak sabar bukan untuk menikmati vitamin sea di pesisir Barat Indonesia untuk healing? (Ss)