Air Terjun Kato Lampo Bali Diangap Suci oleh Adat Setempat

PariwisataIndonesia.id – Air Terjun Kanto Lampo memiliki pesona alami dikagumi banyak pengunjung. Keberadaanya dekat pemukiman penduduk menjadikan air terjun ini terkesan beda.

Jika kebanyakan air terjun berada di kawasan perbukitan, hutan maupun pegunungan di dataran tinggi, Air Terjun Kanto Lampo justru berada di wilayah dataran rendah di Banjar Kelod Kangin, Desa Beng, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Bali.

Kondisi geografis Air Terjun Kanto Lampo bersuhu panas seperti suhu di kota Denpasar, ketika siang. Panas akibat sengatan matahari cukup terasa di kulit.

Kesejukan baru bisa didapat saat kaki sudah menjejakan ke dasar sungai. Karena di sekitar sungai beberapa pohon besar tumbuh, di sekeliling juga ada perkebunan warga.

Bentuk air terjunnya yang berundak-undak membuatnya semakin istimewa. Pemberian nama Kanto Lampo didasari oleh kehadiran pohon yang tumbuh di sekitar sungai.

Buah tersebut selalu berubah warna, maksudnya ketika masih awal tumbuh berwarna hijau, kemudian berubah menjadi kuning, ketika sudah matang buahnya akan berubah menjadi merah.

Air Terjun Kanto Lampo terbentuk diakibatkan luapan air di dalam tanah yang tersumbat, air tanah tersebut digunakan untuk saluran irigasi.

Selain itu, lokasi air terjun ini dianggap suci oleh komunitas adat, karena dianggap tempat suci atau beji untuk Mendak Toya Ning (Mencari Air Suci) untuk upacara Dewa Yadnya atau Pitra Yadnya.

Juga terdapat sebuah goa di sebrang sungai yang konon kataya digunakan pasukan Belanda sebagai tempat rahasia dalam menyusun strategi.

Lokasi Air Terjun Kanto Lampo atau Waterfall Kanto Lampo berada di Banjar Kelod Kangin, Desa Beng, Kecamatan Gianyar, Bali.

Rute menuju Kanto Lampo Waterfall jika kamu bergerak dari Denpasar akan menempuh jarak sekitar 30 km, dan berjarak 1 km dari Taman Kota Gianyar.

Untuk kamu yang berasal dari luar kota, kamu dapat menyewa kendaraan berupa mobil maupun motor untuk menuju ke Air Terjun Kanto Lampo ini. (Rzk)