3 Lokasi Mistis di Museum Fatahillah

Museum Fatahillah

Kota Jakarta tidak lepas dari sejarah dan bangunan tua yang menjadi saksi perjuangan. Seperti yang bisa kita temukan di kawasan Kota Tua Jakarta. Salah satu bangunan tersebut adalah Museum Fatahillah.

Jika berkesempatan berwisata ke sini, Sobat Pariwisata harus mengunjungi beberapa spot terkenal dan punya deretan cerita mistis.

Berikut, tiga tempat, konon, kental cerita mistis seputar Museum Fatahillah. Ilustrasi foto, tampak kebahagiaan pasangan di posting melalui instagram@sherrianjum. Keseruan dan bahagia mereka dalam jepretan foto saat wisata ke Kota Tua Museum Fatahillah.

1. Alun-alun Museum

Pada tahun 1740, pemerintah kolonial Belanda pernah melakukan eksekusi pada 500 warga Tiongkok di alun-alun ini.

Konon, hingga sekarang masih sering terdengar suara tangisan dan teriakan-teriakan histeris. Penampakan hantu tanpa kepala pun menjadi salah satu cerita yang membuat bulu kuduk merinding.

Berikutnya merupakan ilustrasi foto dari postingan instagram@g_hanafiah yang tak lain akrab dipanggil dengan nama Gemala. Lahir pada tanggal 7 Maret 1980, wanita cantik yang juga travel blogger, menyukai olahraga pantai seperti surfing dan diving.

Tertangkap basah, terciduk dalam jepretan cekrekcekrek saat memasuki penjara bawah tanah. Ini fotonya!

2. Penjara Bawah Tanah

Pada masa pemerintahan Hindia Belanda, ruangan ini menjadi tempat untuk menyekap para penjahat dan tokoh masyarakat yang melawan kebijakan kolonial.

Dalam ruang setinggi 160 cm itu akan dimasukkan 300 hingga 500 orang tahanan. Para tahanan itu dibiarkan sesak kekurangan oksigen dan kelaparan hingga mati. Banyak pengunjung yang mendengar bunyi aneh, dan mencium bau anyir darah. Sosok bayangan hitam juga sering menampakkan dirinya di area itu.

Selanjutnya ilustrasi foto dari netizen@istantofajardida. Jepretan foto berkonsep hitam putih banyak di unggah dalam galery instagramnya. Salah satu jepretan fotonya, ia posting saat lakukan pemotretan berlatar belakang Lonceng Museum Fatahillah.

3. Lonceng Kematian

Pada masanya, lonceng ini berperan dalam menentukan waktu eksekusi. Dentang pertama lonceng tandakan tahanan digiring menuju ruang pengadilan. Dentang kedua, tahanan telah berada di atas podium pengadilan. Sedangkan pada bunyi dentang ketiga, bertanda eksekusi sedang dilangsungkan.

Jika beruntung, saat berkunjung ke Museum Fatahillah di malam hari, Sobat Pariwisata bisa mendengar lonceng ini berdentang.

Jepretan foto-foto netizen saat wisata ke Museum Fatahillah. Kayakmana sih, aksi dan keseruan para netizen. Ini foto-fotonya, keren-keren looh!

https://www.instagram.com/p/B8080mlnr4q/

View this post on Instagram

Throwback banget

A post shared by Ella (@elizanarta) on

https://www.instagram.com/p/CCAx8l5nMUm/

View this post on Instagram

Kangen ngebolang random 😿

A post shared by Meidisa Joane (@meidisajoane) on

Jika ingin belajar sejarah sekaligus menikmati sensasi mistis di Museum Fatahillah, Sobat Pariwisata bisa datang ke Jalan Taman Fatahillah No.1, Pinangsia, Kec. Taman Sari, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

Museum ini akan buka dari hari Selasa hingga hari Minggu dengan harga tiket 2 ribu hingga 5 ribu rupiah. Sangat murah, bukan? (Nita/Kusmanto)