5 Destinasi Wisata di Palembang

sumber foto : tokopedia.com

Jangan lewatkan saat berada di Provinsi Sumatera Selatan yang beribu kota Palembang ini, berlibur ke tempat wisata terfavorit yang viral. Berikut 5 destinasi wisata yang bisa jadi list untuk liburan kamu, ada apa saja?, yuk baca ulasannya!

1. Jembatan AMPERA

Sumber Foto : Kumparan.com

Jembatan Ampera (Amanat Penderitaan Rakyat) adalah ikon Kota Palembang. Jembatan yang dibangun pada tahun 1962 ini diresmikan Presiden Soekarno. Lokasinya di atas Sungai Musi menghubungkan Seberang Ilir dan Seberang Ulu.

Sumber dana Jembatan Ampera ini berasal dari pampasan perang Jepang dan tenaga ahlinya juga dari Jepang. Panjang jembatan ini 1.177 meter dengan lebar 22 meter dan ketinggian 11.5 meter. Jembatan ini sangat bagus di saat malam dengan sorot lampu berwarna-warni. Cocok banget buat kamu yang suka foto-foto.

2. Benteng Kuto Besak

Sumber Foto : Bobo.grid.id

Benteng Kuto besak letaknya tidak jauh dari Jembatan Ampera. Dahulu Kuto Besak ini adalah bangunan keraton Kesultanan Palembang. Gagasan mendirikan banteng digagas oleh Sultan Mahmud Badarudin I pada abad ke XVIII untuk membentengi kesultanan Palembang Darusalam dari serangan penjajah kolonial Belanda. Benteng ini menghadap langsung ke Sungai Musi. Benteng memiliki tiga pintu gerbang yaitu gerbang utama sisi tenggara, gerbang sisi timur laut dan barat daya.

3. Masjid Sultan Mahmud Badarudin I

Sumber Foto : Kaganga.com

Masjid Sultan Mahmud Badarudin I dahulunya bernama Masjid Agung. Masjid yang didirikan pada abad ke-18 ini oleh Sultan Mahmud Badarudin I adalah masjid regional di kawasan Asean. Luas tanah masjid ini adalah 15.400 meter persegi, yang terletak di Kawasan 19 Ilir dan tidak berjauhan dengan jembatan Ampera. Tiga gaya arsitektur yang memengaruhi masjid yaitu Indonesia, China dan Eropa. Masjid ini dijadikan sebagai cagar budaya, loh!

4. Museum Sultan Mahmud Badarudin II

Sumber Foto : sda.pu.go.id

Museum ini terletak di pelataran Benteng Kuto Besak. Museum Sultan Mahmud Badarudin II, awalnya adalah rumah atau Istana Kesultanan Palembang Darusalam. Pada tahun 1819, Belanda berhasil menduduki Kota Palembang, Sultan Mahmud Badarudin II yang kala itu memimpin kesultanan Palembang diasingkan ke Ternate Maluku. Tahun 1823, barulah Belanda membangun konstruksi museum yang bahan-bahan bangunannya didatangkan langsung dari Belanda. Pada masa penjajahan Jepang, bangunan museum dijadikan basis militer Jepang.

5. Pulau Kemaro

Sumber Foto : Republika.co.id

Pulau Kemaro ini terletak sekitar 6 kilometeran dari Jembatan Ampera. Luas pulaunya, sekitar 79 hektare. Daya tarik wisata ini adalah kental dengan budaya Cina. Disini kamu akan melihat banyak peninggalan sejarah berupa pagoda-pagoda. Yang tertinggi adalah pagoda berlantai 9.

Pulau Kemaro sudah ada sejak zaman Kerajaan Sriwijaya. Disini juga ada makam putri raja bernama Siti Fatimah yang menikah dengan anak raja kerajaan Tiongkok bernama Tan Bun An. Bikin kamu betah berlama-lama di wisata ini adanya atraksi tahunan. Terutama pada saat Cap Go Meh yang bertepatan pada hari ke-15 perayaan Imlek. Masyarakat Tionghoa berduyun–duyun penuhi Pulau Kemaro ini.