PariwisataIndonesia.ID – Dalam ulasan sebelumnya, redaksi telah menulis dengan judul, “Pacu Jawi dari Sumatera Barat” dan artikel ini sudah tayang pada 18 Juli 2020.
Baca Juga: Lagu Daerah Sumatera Barat ‘Tak Tong Tong’
Gordon Ramsay datang ke Sumbar, hadir untuk citrakan positif Indonesia
Minangkabau sudah populer dari dulu-dulunya. Namun, tidak menampik berkat konten “rendang” Mr. Gordon, wouw semakin ngehits. Efeknya menjadi sangat luar biasa.
Indonesia adalah bangsa yang besar dan tanah air kita diliputi semangat penuh kebhinnekaan dan keberagamannya dirajut dalam bingkai “Bhinneka Tunggal Ika”.
Mengapa? Karena masyarakat Indonesia diwarnai beragam perbedaan sebagai akibat dari kondisi kewilayahan, suku, ras, budaya, agama, bahasa dan adat istiadatnya yang semua itu serba pluralitisk.
Rendang hanya ada di Indonesia dan tak ada ada satupun kota di belahan dunia manapun menyatakan di tempat itu terdapat kuliner ini.
Ditambah lagi, survey yang dikeluarkan oleh CNN dan dimuat di laman CNNGo, rendang didapuk sebagai hidangan berbumbu pedas dari Sumatera Barat (Sumbar), Indonesia, yang direkomendasikan sebagai makanan terlezat dan paling enak nomor wahid di muka bumi.
Sudah tentu, hasil survey tersebut memperkuat dan menegaskan bahwa rendang memang sungguh makanan yang luar biasa.
Oleh karenanya, semangat nasionalisme tak boleh luntur dan jangan kasih kendor. Apalagi kepada teroris dan para pengkhianat bangsa yang tak memiliki hati nurani dan rasa belas kasihan antar sesama, atau berani menggadaikan malah mungkin bersikap tak malu-malu lagi menjual negara ini guna mendapatkan materi atau memperkaya kroni-kroninya. Mereka yang seperti ini, mesti kita lawan bersama!
Sekali lagi, negara tidak boleh kalah oleh ulah preman dan para perusuh yang terus-terusan merongrong Indonesia. Meski begitu, dalam menyikapinya, mohon-mohon, tetap mengedepankan sikap yang arif dan bijaksana.
Sebab, mereka itu masih saudara kita sendiri yang juga anak bangsa ini. Ada baiknya, dirangkul. Didengar pendapatnya, berikan pemahaman kebangsaan dan dibuka ruang dialog. Tak bisa juga? Tidak paham-paham?
Lakukan sanksi tegas dengan tindakan terukur, hal tersebut agar menjadi pesan bagi yang juga berniat serupa.
Pasalnya, kemerdekaan bangsa, dulunya direbut dan dibangun dengan susah payah. Tak sedikit founding father atau para pendahulu kita mengorbankan nyawa, darah, air mata, dan hartanya.
Bersambung ke halaman berikutnya
Maka dari itu, kita harus bangga menjadi Anak Bangsa .. “





































Leave a Reply