Bamsoet Bertekad Tarung Derajat Dipertandingkan di Sea Games XXXII

Bamsoet Ketum PB KODRAT Periode 2021-2025

PariwisataIndonesia.id – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia Bambang Soesatyo yang akrab disapa Bamsoet melalui tayangan di media sosial miliknya sedang di Pulau Dewata, Bali, Minggu (27/6).

Baca juga :  Ketum Tarung Derajat Nikmati Panorama Senja Black Stone Beach Bali Bersama Kawan Kawan

Sebelumnya, politisi dari Partai Golongan Karya (Golkar) ini resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Keluarga Olahraga Tarung Derajat (PB KODRAT) periode 2021-2025 menggantikan Harry Tanoesoedibjo, Kamis (8/4) lalu.

Keputusan itu merupakan hasil Musyawarah Nasional (Munas) yang digelar secara virtual oleh pengurus provinsi Tarung Derajat dari seluruh wilayah Indonesia.

Kemudian, mereka secara aklamasi menetapkan Bamsoet sebagai ketum di Munas  tersebut, “Saya tidak bisa mengelak ketika saudaraku dari keluarga besar Tarung Derajat menunjuk secara aklamasi, meminta saya memimpin organisasi ini,” kata Bamsoet dalam keterangannya, Senin (21/6).

Baginya di dapuk memimpin PB KODRAT adalah sebuah amanah, namun tetap merasa perlu berkonsultasi dengan Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Pusat, karena 10 Februari lalu, ia pun dilantik sebagai Ketum Ikatan Motor Indonesia (IMI) periode 2021-2024. Diperoleh jawaban:

“Setelah berkonsultasi dengan KONI Pusat dan ternyata tidak ada larangan dalam memimpin dua organisasi cabang olahraga, IMI dan Tarung Derajat, maka dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, saya siap mengemban amanah ini. Sebagai pengabdian terhadap bangsa dan negara, khususnya dalam memajukan dunia olahraga Indonesia,” imbuhnya.

Lebih lanjut, katanya, Tarung Derajat lahir dari kreasi anak bangsa Guru Haji Achmad Dradjat (AA Boxer) dan telah ditetaplan oleh KONI sejak tahun 1997.

Bamsoet menilai, Tarung Derajat merupakan seni bela diri asli Indonesia. Sudah tentu sarat dengan nilai filosofi kehidupan sekaligus warisan budaya dan kearifan lokal.

Pria kelahiran Jakarta, 10 September 1962 dan mantan Pemimpin Redaksi Harian Umum Suara Karya pada 2004 menerangkan, visi olahraga ini juga sejalan dengan sosialisasi Empat Pilar MPR.

“Tarung Derajat olahraga mengokohkan dan merekatkan tali ikatan kebangsaan, karena senjata yang dipakai dalam Tarung Derajat berasal dari senjata khas berbagai daerah di wilayah Tanah Air.”

Mantan Ketua Senat Mahasiswa Universitas Jayabaya pada 1982 dan Ketua Umum Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) Universitas Jayabaya pada 1983-1984 mimiliki anggapan.

“Kita tidak boleh menutup mata bahwa Tarung Derajat akan selalu dihadapkan pada tantangan dinamika dan arus peradaban zaman. Karenanya negara dan masyarakat harus selalu terlibat dalam melestarikan Tarung Derajat,” ujarnya.

Selain itu, menurutnya, olahraga ini juga mempelajari dan melatih teknik-taktik strategi pergerakan kaki, tangan, kepala serta anggota tubuh lainya secara praktis dan efektif.

Keseluruhannya dipadukan dalam pola dan bentuk latihan bertahan-menyerang, dengan kemampuan otot, otak dan jiwa. Lalu, Ketua DPR RI ke-20 menirukan kembali ucapan Sang Guru, Aa Boxer.

Tarung Derajat mengandung, “lima unsur daya gerak khas, yaitu kekuatan – kecepatan – ketepatan – keberanian dan keuletan. Nilai-nilai yang terkandung dalam Tarung Derajat bisa menghindari dan menjauhkan kita dari sikap hidup permusuhan dan kesombongan, pencegahan sekaligus pemulihan penyakit fisik dan mental, serta mampu mensyukuri kehidupan dan berbuat amal kebaikan yang bermanfaat bagi kemanusiaan,” jelasnya.

Kepribadian dan profil Bambang Soesatyo energik, dan suka tantangan. Hal itu, bisa dilihat di setiap unggahan media sosial miliknya. 

Sepekan  yang lalu, subscriber YouTube Bamsoet Channel tembus 100.000. Wakil Ketua Umum Partai Golkar bak sinterklas dalam memikat penonton YouTube setianya.

Jangan berhenti men-subscribe; like; comment; dan men-share konten di Youtube Bamsoet Channel, karena Bamsoet memberikan giveaway sepeda motor.

Bahkan programnya, untuk lebih mengenalkan Tarung Derajat kepada berbagai kalangan masyarakat, PB KODRAT akan menyelenggarakan Liga Tarung Derajat dan disiarkan langsung dari salah satu televisi swasta Indonesia.

Serta menyelenggarakan pertandingin eksebisi di berbagai mall dan pusat perbelanjaan, dengan menghadirkan para selebritis, Youtuber, content creator, hingga influencer ternama seperti Atta Halilintar, Raffi Ahmad, Deddy Corbuzier dan ia berjanji masih segudang lagi yang akan terlibat.

“Atta Halilintar yang mengakuisisi PSG Pati (AHHA PS Pati FC) serta Raffi Ahmad yang mengakuisisi RANS Cilegon FC, akan menjadikan Tarung Derajat sebagai salah satu sarana latihan para atlet sepakbola mereka. Selain melestarikan Tarung Derajat, juga untuk menjadikan pemain sepakbola lebih tangkas saat bertanding di lapangan,” terangnya.

Dalam rangkaian itu, Kepala Badan Bela Negara FKPPI hadir di Bali untuk membuka Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Gelombang I Tahun 2021 KODRAT Bali.

Tak cuma itu saja, sang ketum memberikan bantuan berbentuk 200 pakaian Tarung Derajat diberikan kepada KODRAT Bali. UKT diikuti 406 peserta, dari mulai usia 6 tahun hingga 30 tahun ke atas.

“Peserta UKT terdiri dari Kurata I sebanyak 233 orang, Kurata II sebanyak 111 orang, Kurata III sebanyak 58 orang, dan Kurata IV sebanyak 4 orang. Sebelum pelaksanaan UKT, para peserta terlebih dahulu melakukan pemanasan dengan lari menyusuri Black Stone Beach,” ujar Bamsoet kutip Redaksi Pariwisata Indonesia dari instagram bambang.soesatyo, Black Stone Beach, Bali, Minggu (27/6/2).

Istimewanya lagi, ada satu tayangan video berikutnya sangat menginspirasi dan ditangkap cepat oleh Redaksi Pariwisata Indonesia.

Ini videonya Sob, nonton dan kepoin, yuk!

Bamsoet bak super hero Indonesia tekadnya secara lugas dan tegas dikumandangkan dengan gagah perkasa, “Agar Tarung Derajat Semakin Mendunia,” tekad Bamsoet.

“Sebagaimana Thailand dengan Muay Thai, Korea dengan Taekwondo, Jepang dengan Aikido, Filipina dengan Kombatan, maupun Brazil dengan Jiu Jitsu. Tanpa dukungan negara dan masyarakat, Tarung Derajat akan punah, kalah pamor dengan seni bela diri impor. Padahal secara kualitas, Tarung Derajat sangat dahsyat,” pungkasnya.

Jargon Tarung Derajat “Aku Ramah Bukan Berarti Takut. Aku Tunduk Bukan Berarti Takluk”.