Balapan Sapi Pacu Jawi Jadi Magnet Minangkabau

Pacu Jawi. Sumber Foto: Shutterstock.

Pariwisata Indonesia—Hai Gaaees!

Tanah Minangkabau di Sumatara Barat punya beragam tradisi kebudayaan yang unik dan menarik bagi para wisatawan. Mungkin kamu juga tertarik, di antaranya ada balapan bernama Pacu Jawi.

Seorang pengendara sapi memacu dengan kecepatan tinggi.

Pacu Jawi sering diselenggarakan di Kabupaten Tanah Datar, Pacu Jawi bisa juga disebut balapan antar karapan sapi. Perlombaan ini digelar oleh para petani di kawasan Tanah Datar sebagai rasa syukur atas hasil panen yang melimpah ruah.

Lomba Pacu Jawi sangat ditunggu-tunggu para penggemarnya. Baik warga lokal maupun turis rela berjejelan di pinggir ladang sawah untuk menyaksikan para petani berlomba, menggeber sapi kesayangan mereka di atas tanah berlumpur.

sumber foto : shutterstock

Gak main-main, tiap kali Pacu Jawi digelar, ada sekitar 800 sapi yang berpartisipasi. Perlombaannya pun digelar dari pagi sampe sore hari, dengan format sistem gugur untuk mencari pemenangnya.

Banyak orang yang bertanya, apa bedanya Pacu Jawi dengan karapan sapi yang biasa digelar di Pulau Madura? Well, perbedaannya terletak pada venue yang digunakan.

Jika karapan sapi menggunakan tanah yang datar, Pacu Jawi jauh lebih ekstrim, menggunakan sawah yang berlumpur. Sehingga, tampilan Pacu Jawi jauh lebih garang saat diabadikan dalam foto.

Makin menarik, demi menjaga keasliannya, para peserta gak diperkenankan menggunakan alat-alat dari luar untuk memacu sapinya. Mereka hanya dibekali dengan alat bajak pacu yang biasa digunakan untuk bertani./e

Tertarik menonton serunya Pacu Jawi?