Gubenur Bali Wayan Koster berbagi ilmu pengembangan pariwisata ke Bupati Sitaro / Foto.Dok Humas Pemprov Bali

Bercermin dari Pariwisata dan Mitigasi Bencana Alam di Bali, Bupati Sitaro Berguru

Gubenur Bali Wayan Koster berbagi ilmu pengembangan pariwisata ke Bupati Sitaro tanpa didampingi Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Putu Astawa. Dalam keterangan resminya menyebutkan, hindari menggantungkan pendapatan daerah yang berasal dari pajak hotel dan restoran semata. Ditambahkannya, karena hal itu sudah kewajiban. Silakan baca beritanya!

Gubenur Bali Wayan Koster berbagi ilmu pengembangan pariwisata ke Bupati Sitaro tanpa didampingi Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Putu Astawa. Dalam keterangan resminya menyebutkan, hindari menggantungkan pendapatan daerah yang berasal dari pajak hotel dan restoran semata. Ditambahkannya, karena hal itu sudah kewajiban. Silakan baca beritanya!

Terkait hal tersebut, sang Gubernur menyarankan Bupati Sitaro ditekankan untuk mengkonsumsi produk lokal. Menyoroti hal itu, diminta jangan sampai dipasok dari produk luar.

Gubenur Bali, Wayan Koster menerima Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Provinsi Sulawesi Utara, Evangelian Sasingen di Jayasabha, Denpasar, Bali, Kamis (21/10).

Gubenur Bali menambahkan, hindari menggantungkan pendapatan daerah yang berasal dari pajak hotel dan restoran semata. Wayan Koster beranggapan, karena hal itu sudah kewajiban.

Sementara, yang menyentuh langsung ke masyarakat dari potensi pariwisata di Bali ini, menurutnya, tentu pemanfaatan produk lokal seperti minum, makan, hingga souvenir.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Sitaro Evangelian Sasingen didampingi oleh Wakil Bupati Sitaro John Palandung, Sekretaris Daerah Herry Bogar, dan Kadis Pariwisata Sitaro Hendrik Lalamentik.

Sedangkan Gubernur Bali Wayan Koster didampingi oleh Kepala BPSDM Provinsi Bali I Gede Darmawa, Kadis Kesehatan Provinsi Bali Ketut Suarjaya.

Termasuk Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali I Wayan Jarta, serta Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali, I Made Teja.

Namun sayang, dalam pertemuan tersebut tidak nampak sosok Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Putu Astawa. “Beliau di mana, Pak Gubernur?.. “

(Bramasta/Eh)