Bercermin dari Pariwisata dan Mitigasi Bencana Alam di Bali, Bupati Sitaro Berguru

Gubenur Bali Wayan Koster berbagi ilmu pengembangan pariwisata ke Bupati Sitaro tanpa didampingi Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Putu Astawa. Dalam keterangan resminya menyebutkan, hindari menggantungkan pendapatan daerah yang berasal dari pajak hotel dan restoran semata. Ditambahkannya, karena hal itu sudah kewajiban. Silakan baca beritanya!
Gubenur Bali Wayan Koster berbagi ilmu pengembangan pariwisata ke Bupati Sitaro / Foto.Dok Humas Pemprov Bali

Bali, PariwisataIndonesia.ID – Gubenur Bali, Wayan Koster menerima Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Provinsi Sulawesi Utara, Evangelian Sasingen di Jayasabha, Denpasar, Bali, Kamis (21/10).

Dalam keterangan tertulisnya menyampaikan, kehadiran Bupati Sitaro, Evangelian Sasingen terkait keinginannya untuk belajar tentang mitigasi bencana alam dan pengembangan pariwisata di Bali.

“Kami sudah ke Desa Wisata Penglipuran, karena desa ini terkenal akan kebersihannya. Kemudian karena Kepulauan Sitaro sangat rentan terjadi bencana alam, akibat di tempat kami topografi daerahnya pegunungan dan bebatuan,” kata Bupati Sitaro.

Di hadapan Gubernur Koster, ia memuji Pemerintah Provinsi Bali sangat bagus sekali sudah ada mitigasi kebencanaan.

“Maka kesempatan kami ke Bali juga untuk menyempatkan waktu bertemu BPBD Bali untuk mendapatkan ilmu kebencanaan,” ujarnya.

Mantan Anggota DPR-RI 3 periode dari Fraksi PDI Perjuangan merespons ucapan tersebut.

“Ibu Bupati jangan lihat Bali itu bagus. Bali itu juga ada buruknya, di mana ada hotel dan restoran yang memanfatkan telur, sayur, buah dari luar sehingga petani di Bali tidak mendapatkan manfaatnya,” balas Gubenur Bali.

Pernyataan Wayan Koster tak terputus di situ, lanjutnya, begitu ia menjadi Gubernur Bali, katanya, langsung menerbitkan Peraturan Gubernur Bali Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali.

“Tahun 2022 akan saya gencarkan semua hotel dan restoran menggunakan produk lokal. Sehingga kehadiran pariwisata itu betul-betul memberikan manfaat kepada masyarakat kita di Bali,” tandasnya.

Tak luput Gubernur Bali juga menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Bupati Sitaro beserta jajarannya untuk berkunjung ke Pulau Dewata.

Di sela kesempatannya itu, orang nomor satu Bali menegaskan, pariwisata adalah sektor yang diutamakan dan paling diunggulkan. 

Dia beranggapan, pariwisata di Bali mampu memberdayakan sumber daya lokal. Sehingga, sejak awal kepemimpinannya di Bali langsung memerintahkan hotel dan restoran, diingatkan memakai produk lokal. Diwanti-wantinya, jangan menggunakan produk dari luar.

Dengan demikian, wisatawannya disuguhkan hasil alam yang diperoleh dari Bali, seperti ikan hingga buah-buah lokal. Walhasil, katanya, hubungan kausalitas keduanya tercipta secara baik.

Yuk dibaca ke halaman selanjutnya.. “