Gamelan Jawa Ikut Ambil Bagian Tampil Memukau Di Festival Kebudayaan Hyperfestival

umi kalsum founder dan ceo media pvk grup,ATASE PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KBRI PARIS WARSITO,BERITA KEMENDIKBUD RISTEK,GAMELAN JAWA DIPENTASKAN DI FESTIVAL KEBUDAYAAN HYPERFESTIVAL,MEDIA ONLINE RESMI PARIWISATA,MEDIA PVK GROUP DENGAN 10 SITUS PARIWISATA DAN E MAGAZINE,MEDIA PVK GRUP,MEDIA RESMI PARIWISATA INDONESIA,PARIWISATA INDONESIA,WEBSITE RESMI PARIWISATA INDONESIA
Gamelan Jawa Tampil di Kebudayaan Hyperfestival Disukai Masyarakat Prancis / Dok.Humas Kemendikbud Ristek

PariwisataIndonesia.ID – Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Paris, Warsito memberikan sambutan sekaligus mengapresiasi para musisi dan penari yang selalu berkomitmen mempromosikan seni budaya Indonesia di Kota Paris, Prancis.

Dalam keterangannya, menyebutkan Konser Gamelan dan Tari Jawa digelar mulai tanggal 28 hingga 29 Agustus 2021. Sementara itu, pementasannya berlokasi di Rumah Sakit Bretonneau, dan dibuka untuk publik dengan mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes).

“Saya juga mengapresiasi antusiasme masyarakat untuk menyaksikan konser ini,” kata Warsito, kutip Redaksi PariwisataIndonesia, Senin (30/8).

Festival Kebudayaan Hyperfestival, umi kalsum founder dan ceo media pvk grup,ATASE PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KBRI PARIS WARSITO,BERITA KEMENDIKBUD RISTEK,GAMELAN JAWA DIPENTASKAN DI FESTIVAL KEBUDAYAAN HYPERFESTIVAL,MEDIA ONLINE RESMI PARIWISATA,MEDIA PVK GROUP DENGAN 10 SITUS PARIWISATA DAN E MAGAZINE,MEDIA PVK GRUP,MEDIA RESMI PARIWISATA INDONESIA,PARIWISATA INDONESIA,WEBSITE RESMI PARIWISATA INDONESIA
Gamelan Jawa Tampil di Kebudayaan Hyperfestival Disukai Masyarakat Prancis / Dok.Humas Kemendikbud Ristek

Melansir dari laman resmi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbud Ristek) menjelaskan, bahwa Kota Paris, Prancis tengah menggelar Hyperfestival yang merupakan festival musim panas terbesar untuk menyatukan berbagai lembaga budaya di Kota Paris.

Lebih lanjut, pihak Kemendikbud Ristek menerangkan, Festival Budaya Hyperfestival sudah berlangsung sejak 21 Juli hingga 31 Agustus 2021.

Keterangan berikutnya adalah, pementasan festival budaya tersebut digelar di area publik di Paris, seperti alun-alun, taman, kebun, halaman sekolah, perpustakaan, bahkan halaman rumah sakit dan etablissement d’hebergement pour personnes agees dependantes (EHPAD) atau rumah jompo.

Hal lain yang disampaikan oleh Kemendikbud Ristek, yaitu pementasannya menyuguhkan lebih dari 200 acara budaya, seperti festival, konser, teater, tari, sirkus, seni jalanan, dan pameran pun turut digelar diperhelatan tersebut.

Di penghujung kegiatan, Warsito merasakan bangga. Mengingat, warga Paris yang menyaksikan festival tersebut, tidak langsung meninggalkan auditorium. Malah berminat untuk belajar praktik Tabuh Gamelan dan Menari dalam waktu yang terbilang singkat.

Tak disangkanya, penonton tetap bertahan mengikuti serangkaian perjalanan sampai ke Tanah Jawa melalui pementasan Gamelan Jawa dan Tari Kontemporer.

Untuk itu, dia menilai, kehadiran Indonesia pada ajang tersebut berbuah manis. Berhasil sukses mengenalkan kebudayaan kita ke tingkat global. Antusiasme penonton yang begitu besar pertanda baik.

Lalu, Kemendikbud Ristek ikut memberikan penjelasan terkait tema pementasan itu, yaitu “Berkunjung ke Jawa” (Voyage à Java) yang dibawakan Asosiasi Rebonds dan didukung penuh oleh KBRI di Paris.

Sejalan dengan tema yang diutarakan oleh pihak Kemendikbud Ristek, Warsito pun seperti tak ingin ketinggalan. Dia pun merinci acara yang dimaksud, sambungnya, konser ini dipertunjukkan dalam bentuk parade dengan rute yang dimulai dari Bichat-Rumah Sakit Cl Bernard ke Rumah Sakit Bretonneau pada hari Sabtu dan Minggu dengan rute sebaliknya.

Selama parade, lanjutnya, musisi dan penari berhenti pada titik-titik tertentu yaitu di depan Hasard Ludique, la Villa des Arts, dan Square Carpeaux.

Untuk konser utamanya sendiri, kata Warsito menambahkan, diselenggarakan di auditorium budaya Rumah Sakit Bretonneau.

Di akhir keterangan tertulisnya, dia menggaris bawahi dengan menekankan bahwa sejak tahun 1999, sejumlah rumah sakit di Prancis memang memiliki pusat kebudayaan dan tercipta berkat perjanjian bersama antara Menteri Kebudayaan dan Menteri Kesehatan.

Festival Kebudayaan Hyperfestival, umi kalsum founder dan ceo media pvk grup,ATASE PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KBRI PARIS WARSITO,BERITA KEMENDIKBUD RISTEK,GAMELAN JAWA DIPENTASKAN DI FESTIVAL KEBUDAYAAN HYPERFESTIVAL,MEDIA ONLINE RESMI PARIWISATA,MEDIA PVK GROUP DENGAN 10 SITUS PARIWISATA DAN E MAGAZINE,MEDIA PVK GRUP,MEDIA RESMI PARIWISATA INDONESIA,PARIWISATA INDONESIA,WEBSITE RESMI PARIWISATA INDONESIA
Gamelan Jawa Tampil di Kebudayaan Hyperfestival Disukai Masyarakat Prancis / Dok.Humas Kemendikbud Ristek

“Banyak rumah sakit tidak hanya sebagai tempat pemulihan bagi yang sakit, namun lebih dari itu, juga tempat interaksi kehidupan bersosial,” ungkapnya.

Tak lupa, sebelum beranjak meninggakan lokasi acara, Warsito menyampaikan rasa terima kasih kepada Kota Paris, Direction Régionale Des Affaires Culturelles (kantor regional kebudayaan di Prancis), dan Manajemen Rumah Sakit Bretonnau. (B3b3n)