Ini Aturan Naik Transjakarta Di Tengah PPKM Level 4 dan Penyesuaian Menjalar hingga Seluruh Layanan

umi kalsum founder dan ceo media pvk group,berita TRANSJAKARTA,DIREKTUR OPERASIONAL TRANSJAKARTA PRASETIA BUDI,MEDIA PVK GROUP DENGAN 10 SITUS PARIWISATA DAN E MAGAZINE,MEDIA RESMI PARIWISATA INDONESIA,PARIWISATA INDONESIA,PT TRANSPORTASI JAKARTA,TRANSJAKARTA DI TENGAH PPKM LEVEL 4 KEMBALI TERAPKAN PEMBATASAN POLA OPERASIONAL SECARA DRASTIS DAN PENYESUAIAN MENJALAR HINGGA SELURUH LAYANAN TRANSJAKARTA
Transjakarta di tengah PPKM Level 4 kembali menerapkan pembatasan pola operasional secara drastis, dan penyesuaian menjalar hingga seluruh layanan Transjakarta / Ilustrasi foto: Tangkapan layar YouTube PT Transportasi Jakarta

PariwisataIndonesia.id – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) kembali menerapkan pembatasan pola operasional secara drastis, dan penyesuaian menjalar hingga seluruh layanan Transjakarta.

Dalam keterangan tertulisnya, Direktur Operasional Transjakarta Prasetia Budi menyampaikan, mulai Rabu, 4 hingga 9 Agustus 2021 mendatang untuk armada bus yang dioperasionalkan jumlahnya disesuaikan.

“Untuk mengoptimalkan pencapaian PPKM sebagai upaya menurunkan tingkat penularan Covid-19, maka Transjakarta selaku BUMD yang bergerak pada sektor transportasi perlu memainkan peran lebih untuk makin mengurangi mobilitas masyarakat,” kata Prasetia di Jakarta, Selasa (3/8) kemarin.

Termasuk seperti layanan Bus Rapid Transit (BRT), Non BRT, layanan Mikrotrans hingga ke layanan rusun. Semuanya itu, disesuaikan.

Hal tersebut sebagai tindaklanjut dan upaya mendukung kebijakan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 yang telah diumumkan secara resmi oleh Presiden Jokowi, Senin (2/8) lalu.

“Untuk layanan Mikrotrans disesuaikan 50 persen. Sementara, semua armada akan melayani pelanggan dengan jarak keberangkatan atau headway setiap 5 menit sekali serta setiap 30 menit sekali untuk layanan rusun,” terangnya.

Dengan adanya penyesuaian ini, lanjut Prasetia, diharapkan pelanggan bisa menyelaraskan dan mengatur jadwal keberangkatan dengan baik.

Selanjutnya, ia mendorong pelanggan untuk memanfaatkan aplikasi TIJE. Pasalnya, selain banyak memberikan kemudahan. Di sisi lain, aplikasi tersebut dapat memastikan jadwal kedatangan bus Transjakarta secara real time.

Dia pun menegaskan, kalau semua unit bus Transjakarta yang beroperasi dipastikan sudah memenuhi standar protokol kesehatan (prokes) ketat.

Dalam penjelasannya, ia merinci seperti pembersihan bus selalu menggunakan cairan disinfektan secara berkala, terpasang tanda jarak aman di setiap kursi penumpang dan ketersediaan hand sanitizer.

Prasetia menambahkan pernyataannya, bahwa sterilisasi adalah prosedur tetap yang diwajibkan oleh pihak manajemen Transjakarta. Hal itu, untuk memberikan pelayanan lebih demi kenyamanan pelanggan Transjakarta.

Begitupula soal kapasitas penumpang, sambungnya, maksimal hanya boleh diisi 50 persen dan dikhususkan kepada bus gandeng atau sebanyak 60 orang.

Sementara bus sedang. menurut Prasetia hanya bisa diisi oleh 30 orang. Adapun bus kecil maksimal 15 orang.

“Untuk menekan penyebaran virus Covid-19 khususnya di area Transjakarta, kami mengimbau pelanggan untuk bersama-sama memenuhi semua aturan yang berlaku,” imbaunya. (Beben)