Jokowi di Milad ke-109 Muhammadiyah Bilang Begini…

“Sejarah telah mencatat bahwa Persyarikatan Muhammadiyah tiada henti menebarkan nilai-nilai utama untuk memperkokoh umat muslim yang berkemajuan, sebagai kunci untuk meraih martabat insan kamil," puji Presiden Jokowi. Berikut beritanya.
pariwisataindonesia.01.jokowi
Presiden Jokowi menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka "Milad ke-109 Muhammadiyah" dari Istana Negara, Jakarta yang digelar secara virtual pada Kamis (18/11) / Foto: Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden

PariwisataIndonesia.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa pemerintah mengapresiasi kontribusi dan konsistensi “Muhammadiyah” dalam penanganan pandemi Covid-19 di Tanah Air.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat mengawali sambutannya di acara “Milad ke-109 Muhammadiyah” dari Istana Negara, Jakarta yang digelar secara virtual pada Kamis (18/11).

“Muhammadiyah menunjukkan contoh kesalehan sosial, mengoptimalkan pemanfaatan lebih dari 117 rumah sakit dan 63 perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiah untuk membantu masyarakat yang terpapar virus Covid-19,” kata Kepala Negara, seperti dikutip dalam keterangan resmi Presiden, Kamis (18/11).

“Mendampingi, menguatkan, dan mencerahkan umat, melakukan ikhtiar medis, dan mendisiplinkan penerapan protokol kesehatan,” sambung Jokowi.

Dalam keterangan resmi Presiden, menyampaikan bahwa sejak awal pandemi, Muhammadiyah bergerak cepat, mengerahkan seluruh potensi amal usahanya secara terorganisasi dan melakukan kerja-kerja kemanusiaan dengan tulus serta ikhlas.

Di kesempatan itu, Jokowi juga menyampaikan, saat sekarang laju penyebaran Covid-19 di Indonesia sudah berhasil ditekan. Hal tersebut, sudah tentu berkat kerja sama dan kerja keras dari seluruh komponen bangsa.

Bahkan, Presiden menyebutkan, masyarakat dan usaha-usaha produktif perlahan bisa beraktivitas kembali. Meski demikian, Kepala Negara mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada agar kasus positif tidak naik kembali.

Saat menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka “Milad ke-109 Muhammadiyah”, Jokowi tak luput menyematkan prestasi pencapaian bangsa ini.

Mantan Wali Kota Surakarta membilangkan bahwa, upaya tersebut mendapat banyak pujian dari masyarakat internasional.

Selepas menuturkan hal itu, sambung Presiden, Indonesia dipercaya memegang Presidensi G20 Tahun 2022, dan menobatkan sebagai negara berkembang pertama yang mendapatkan kepercayaan dan kehormatan besar terkait hal tersebut.

“Pengakuan yang membuktikan bahwa kita mampu dan bisa,” ungkap Presiden.

Atas alasan itu, Presiden mengajak “Muhammadiyah” untuk turut serta mengoptimalkan kepercayaan Presidensi G20 dengan memberikan kontribusi bagi kemakmuran dunia yang lebih merata, lebih adil, dan lebih inklusif, serta bagi dunia yang lebih tangguh terhadap krisis dan perubahan iklim.

“Kita juga harus terus-menerus berkontribusi bagi dunia yang lebih damai, yang lebih toleran,” papar Presiden.

Redaksi Media Pariwisata Indonesia mencatat, “Muhammadiyah” hari ini, genap berusia 109 tahun sejak didirikan Kiai Ahmad Dahlan pada 18 November 1912, dan “Milad ke-109 Muhammadiyah” mengusung tema “Optimis Hadapi Pandemi dan Komitmen Menebar Nilai Utama”.

Selain itu, sebagai negara muslim terbesar di dunia dengan nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika, Indonesia dinilai bisa menjadi rujukan bagi dunia untuk menciptakan dunia yang lebih damai dan lebih toleran.

Lebih lanjut, Jokowi menambahkan, Islam yang berkemajuan dan Islam wasathiyah yang diperjuangkan Persyarikatan Muhammadiyah bukan hanya penting bagi Indonesia, tetapi juga relevan bagi dunia.

Bersambung ke halaman berikutnya
“Sejarah telah mencatat…