Megaproyek Bakauheni Harbour City Diharapkan Rampung Sesuai Target Jadi Ikon Baru Provinsi Lampung

Pariwisata Indonesia, Pariwisata Indonesia 2022, Kondisi Perkembangan Pariwisata Terbaru, Artikel Pariwisata Terkini, Berita Terbaru tentang Pariwisata di Indonesia, Bakauheni Harbour City, Menteri BUMN Erick Thohir, Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Media PVK Group, PT Prima Visi Kreasindo, Megaproyek Bakauheni Harbour City (BHC) di Provinsi Lampung dipastikan proses pembangunannya berjalan sebagaimana waktu yang sudah ditargetkan, Bakauheni Harbour City kelak akan menjadi pariwisata lokal yang begitu luar biasa
Ilustrasi gambar: Menteri BUMN Erick Thohir (kedua kanan) saat mengamati masterplan pembangunan proyek Bakauheni Harbour City (BHC) di kawasan Menara Siger, Lampung, Sabtu (16/10/2021). / (Foto: Media PI/Sumber: ANTARA FOTO-Dhemas Reviyanto)

PariwisataIndonesia.id, Jakarta – Megaproyek Bakauheni Harbour City (BHC) di Provinsi Lampung dipastikan sejauh ini tidak terkendala sedikit pun alias proses pembangunannya berjalan sebagaimana waktu yang sudah ditargetkan.

Perihal tersebut, disampaikan Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Shelvy Arifin, dengan menyampaikan, pihaknya juga sudah memperoleh dukungan penuh, mulai dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, Kementerian BUMN.

Termasuk dari Kementerian Perhubungan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, hingga Kementerian PUPR, untuk terus memacu keberlanjutan proyek pembangunan BHC yang kehadirannya kelak, ditargetkan menjadi destinasi pariwisata unggulan di wilayah Sumatera.

“Proyek Bakauheni Harbour City masih berjalan sesuai tenggat waktu yang telah ditetapkan,” kata Shelvy dalam keterangan tertulis yang diterima PariwisataIndonesia.id di Jakarta, Senin (20/6/2022).

Jauh sebelumnya, pantauan PariwisataIndonesia.id menyoroti yang diterangkan Shelvy ‘klop’ dengan pernyataan Menteri BUMN Erick Thohir, yang saat itu mengatakan, pasca-pandemi COVID-19, Pemerintah tetap memastikan keberlanjutan investasi proyek pembangunan infrastruktur di tanah air, salah satunya BHC ini.

Di kesempatan tersebut, orang nomor satu di lingkungan Kementerian BUMN menilai pembangunan BHC bila benar-benar benar terwujud, selain sudah tentu akan hadir menjadi pariwisata lokal yang begitu luar biasa. Di sisi lain, dengan tersambungnya Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS). Tak pelak lagi, dengan sendirinya akan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat di kawasan ini.

Untuk mendukung hal ini, kata Menteri Erick, Pemerintah telah berkomitmen menggelontorkan dana mencapai lebih dari Rp 500 miliar, dengan alokasi peruntukannya akan disalurkan kepada sejumlah pembangunan infrastruktur pariwisata di Lampung, hingga pengelolaan air bersihnya.

Melansir dalam keterangan resminya, dan masih sejalan dengan yang dinyatakan Menteri BUMN Erick Thohir kala itu, Shelvy ikut memberikan tanggapan, untuk menjelaskan kepada semua pihak, terutama kepada yang membutuhkan informasi terpaut hal ini.

Menurutnya, semua target pekerjaan proyek Bakauheni Harbour City masih sesuai jadwal yang sudah ditetapkan. Setali tiga uang dengan Menteri BUMN, ia juga menilai senada, yakni pembangunan BHC nantinya akan menjadi harapan banyak pihak untuk menghadirkan destinasi pariwisata andalan masyarakat Indonesia, khususnya ikon baru bagi Provinsi Lampung.

Shelvy menambahkan, saat sekarang pembangunan konstruksi Masjid BSI di BSC sudah mencapai 30 persen. Selanjutnya, pembangunan themepark Krakatau Park juga sedang dalam tahap konstruksi dan ditargetkan rampung pada April 2023.

Dia juga mengungkapkan, ASDP bersama Bank Syariah Indonesia, Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN akan mendukung proyek Bakauheni Harbour City melalui pembangunan Masjid Raya, Creative Hub, UMKM Center, hingga revitalisasi Taman Budaya Siger yang membutuhkan nilai investasi awal sebesar Rp 45 miliar.

Menyinggung soal proyek renovasi Menara Siger Tahap 1, UMKM Area, dan Housing Development Entrepeneur Center. Sambungnya, ditargetkan selesai pada September 2022.

Merespons hal tersebut, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi sangat menaruh harapan besar terhadap percepatan pembangunan kawasan BHC dapat terus dilakukan. Arinal meminta semua pihak agar kompak dan saling mengisi sehingga seluruh tahapan pembangunan terlaksana dengan baik.

Memerhatikan pengerjaan penyediaan infrastruktur dasar, seperti air bersih, listrik, pengelolaa air limbah, dan pembangunan akses jalan menuju lokasi BHC, maupun infrastruktur lainnya, yang dibangun tentu tak semudah membalikkan telapak tangan.

“Saya minta agar pembangunan Bakauheni Harbour City ini terus dikawal dan dijaga sesuai timeline, supaya bisa selesai sesuai target,”pungkasnya. (Md)

Editor: Muhammad Doddy