Menag Yaqut Beri Ucapan Tahun Baru Imlek 2573

pariwisata indonesia menag yaqut beri ucapan perayaan imlek tahun 2022

PariwisataIndonesia.ID – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengucapkan selamat tahun baru Imlek 2573 Khongzili, Gong He Xin Xi, Wan Shi Ru Yi kepada seluruh umat Khonghucu di Tanah Air dan seluruh warga masyarakat yang merayakannya.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Pelantikan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (31/1/2022). Sementara itu, sang Ketua Umum PBNU, K.H. Yahya Cholil Staquf, tak lain merupakan kakak kandungnya sendiri yang menjabat untuk periode 2022-2027.

“Semoga di sepanjang tahun macan air ini segala persoalan dapat teratasi, dan kita semua senantiasa hidup dalam harmoni, damai, dan sejahtera,” kata Menag Yaqut, seperti dikutip dari keterangan tertulisnya, pada Senin (31/1).

Ia mengapresiasi perayaan tahun baru Imlek 2573 Khongzili dengan tema “Seorang Junzi (Insan Beriman dan Berbudi) Hidup dalam Tengah Sempurna, Xiaoren (Manusia Rendah Budi) Hidup Menentang Tengah Sempurna.”

Menag turut menjelaskan, bahwa tema tersebut berasal dari ayat suci kitab Khonghucu yang menganjurkan agar semua masyarakat taat menjalankan ajaran agama, dengan menjadi umat manusia atau warga negara yang baik.

Orang nomor satu di lingkungan Kemenag lahir di Rembang, Jawa Tengah, Sabtu, 4 Januari 1975, dan akrab disapa Gus Yaqut adalah putra dari salah satu pendiri Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), KH. M. Cholil Bisri.

Melalui tema itu, kata Gus Yaqut, masyarakat agar senantiasa mengambil jalan keselarasan dan keharmonisan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Menyoroti hal tersebut, ia mengajak masyarakat Tionghoa untuk tetap terus menjalani pola hidup keseharian yang seimbang, adil, toleran, dan moderat sesuai konsep ajaran Yin Yang.

“Caranya, dengan senantiasa memuliakan hubungan antara manusia, memuliakan hubungan dengan alam, dan memuliakan hubungan dengan Sang Maha Pencipta,” imbuhnya.

Tahun ini merupakan kali ke-23 perayaan “Tahun Baru Imlek” secara nasional, persisnya sejak Presiden KH Abdurrahman Wahid (atau Gus Dur) menetapkan Keputusan Presiden Nomor 6 tahun 2000, dan mencabut Inpres Nomor 14 tahun 1967.

Terkait pembaruan hukum tersebut, menurut Menag, hal itu patut disyukuri sebagai wujud kehadiran negara dan pemerintah.

Di akhir keterangannya, Gus Yaqut mengajak semua pihak memanfaatkan momentum perayaan Imlek tahun ini sebagai sarana untuk introspeksi diri, mengoreksi perjalanan tahun lalu dan merencanakan tahun berjalan. Sebab, kata dia, hakikat Tahun Baru Imlek adalah melakukan pembinaan diri dan perubahan ke arah yang lebih baik dengan semangat baru.

“Ini sesuai yang disabdakan Kungce, bila suatu hari dapat membaharui diri, perbaharuilah terus tiap hari dan jagalah baharu selama-lamanya. Selamat tahun baru Imlek 2573 Khongzili, Gong He Xin Xi, Wan Shi Ru Yi,” ucap Menag Yaqut. (Indah)

× Hubungi kami