Perahu Jong Berlayar, Tertolong Pariwisata Indonesia

Cinta dan bangga dengan kebudayaan sendiri. Kembangkan pariwisata lokal untuk mendorong ekonomi daerah bertumbuh. Ada wisata air berusia ratusan tahun. Sudah tahu?
Berita pariwisata kepri, agenda pariwisata kepri, PERAHU JONG, perahu jong, budaya perahu jong, Permainan jong, permainan Tradisional Berusia Ratusan Tahun perahu jong. Kepri, pariwisata kepri, tarian khas kepri, baju adat kepri, kebudayaan kepri, adat istiadat kepri,Tari Zapin, Tarian Zapin, Tarian Tradisional Zapin dari riau, Tarian Tradisional Riau, Pariwisata Riau,TarianTradisional Adat Riau, Tarian nusantara,Tarian tradisional, Tarian tradisional Indonesia, Pariwisata Indonesia, pariwisata nasional, adaptasi kebiasaan baru, covid19, masker kain, baju batik,Tari Piring, Tarian nusantara, Tarian tradisional, Tarian Adat Indonesia,Baju adat Indonesia,Baju adatnusantara,Bajau adat tradisional Indonesia,Pakaian adat,Busana adat,Rumah adat nusantara, Rumah adat Indonesia, Rekomendasi pusat jajanan nusantara, Rekomendasi wisata terbaik, Lokasi terbagus buat kuliner, Destinasi lokal, Olahraga Indonesia, Musik tradisional, Musik nusantara, Alat musik tradisional, Pariwisata lampung, Pariwisata dki Jakarta, Pariwisata Betawi, Pariwisata, Palembang, Pariwisata jawa barat, Pariwisata bandung, Pariwisata jawa tengah,Pariwisata sumatera utara,Pariwisata sumatera barat, Pariwisata sumatera selatan,Pariwisatajawa timur,Pariwisata Kalimantan timur,Pariwisata Kalimantan selatan,Pariwisata Kalimantan barat, Pariwisata Sulawesi, Pariwisata nusa tenggara barat,Pariwisata nusa tenggara timur, Beautiful Indonesia,Pariwisata di Indonesia, Kuliner Indonesia, Kuliner nusantara, Pariwisata lokal, Indonesia indah, Indonesia cantik, Warta pariwisata, Berita pariwisata, Artikel pariwisata, Destinasi Indonesia, Budaya Indonesia, Budaya dan sejarah Indonesia, Bika Panggang Padang, makanan tradisional padang, camilan khas sumatera barat, menu makanan basah khas padang, alat musik tiup padang, alat musik tradisional minangkabau, tradisional sumatera barat, padang, minangkabau, saluang, sulliang, seruling padang, seruling minang, pariwisata padang, pariwisata alat musik, media pvk, umi kalsum, bika panggang minang,tarian padang, tarian minangkabau, tarian tradisional padang, wisata virtual, ariel noah, Tokopedia, beli produk barang sendiri, majukan pariwisata, desa wisata, kota wisata, wisata halu, grup band noah, arielnoah, Jokowi, berita kemenparekraf, pariwisata vr, destinasi virtual, Air Terjun Tumpak Sewu, wisata lumajang,wisata jawa timur, wisata jawa tengah, destinasi terbaik di Indonesia,budaya, adat, tarian, musik, kultur, keramahan Indonesia, gedung masindo, mainan anak, cerita anak,wisata ekstrim, olahraga, busana, rekomendasi, Jogjakarta, papua, labuan bajo, Jokowi, kemenparekraf, wishnutama

Pariwisata Indonesia.id – Beberapa tahun belakangan ini, generasi muda umumnya menggandrungi ragam permainan virtual berbasis gadget. Padahal, Indonesia memiliki banyak permainan tradisional outdoor yang tidak hanya bisa menjadi hiburan, tapi sekaligus memiliki nilai-nilai pendidikan. Salah satu permainan tradisonal yang akan redaksi bahas kali ini adalah Perahu Jong dari Kepulaun Riau.

Sebagai provinsi kepulauan, Kepri memang mengandalkan anugerah bahari yang indah dan kaya untuk kehidupan masyarakat sehari-hari. Selain untuk mata pencaharian nelayan, lautan Kepulauan Riau juga terkenal dengan keindahan yang menjadi magnet pariwisata. Selain itu, lautan juga menjadi ajang hiburan bagi masyarakat.

Berita pariwisata kepri, agenda pariwisata kepri, PERAHU JONG, perahu jong, budaya perahu jong, Permainan jong, permainan Tradisional Berusia Ratusan Tahun perahu jong. Kepri, pariwisata kepri, tarian khas kepri, baju adat kepri, kebudayaan kepri, adat istiadat kepri,Tari Zapin, Tarian Zapin, Tarian Tradisional Zapin dari riau, Tarian Tradisional Riau, Pariwisata Riau,TarianTradisional Adat Riau, Tarian nusantara,Tarian tradisional, Tarian tradisional Indonesia, Pariwisata Indonesia, pariwisata nasional, adaptasi kebiasaan baru, covid19, masker kain, baju batik,Tari Piring, Tarian nusantara, Tarian tradisional, Tarian Adat Indonesia,Baju adat Indonesia,Baju adatnusantara,Bajau adat tradisional Indonesia,Pakaian adat,Busana adat,Rumah adat nusantara, Rumah adat Indonesia, Rekomendasi pusat jajanan nusantara, Rekomendasi wisata terbaik, Lokasi terbagus buat kuliner, Destinasi lokal, Olahraga Indonesia, Musik tradisional, Musik nusantara, Alat musik tradisional, Pariwisata lampung, Pariwisata dki Jakarta, Pariwisata Betawi, Pariwisata, Palembang, Pariwisata jawa barat, Pariwisata bandung, Pariwisata jawa tengah,Pariwisata sumatera utara,Pariwisata sumatera barat, Pariwisata sumatera selatan,Pariwisatajawa timur,Pariwisata Kalimantan timur,Pariwisata Kalimantan selatan,Pariwisata Kalimantan barat, Pariwisata Sulawesi, Pariwisata nusa tenggara barat,Pariwisata nusa tenggara timur, Beautiful Indonesia,Pariwisata di Indonesia, Kuliner Indonesia, Kuliner nusantara, Pariwisata lokal, Indonesia indah, Indonesia cantik, Warta pariwisata, Berita pariwisata, Artikel pariwisata, Destinasi Indonesia, Budaya Indonesia, Budaya dan sejarah Indonesia, Bika Panggang Padang, makanan tradisional padang, camilan khas sumatera barat, menu makanan basah khas padang, alat musik tiup padang, alat musik tradisional minangkabau, tradisional sumatera barat, padang, minangkabau, saluang, sulliang, seruling padang, seruling minang, pariwisata padang, pariwisata alat musik, media pvk, umi kalsum, bika panggang minang,tarian padang, tarian minangkabau, tarian tradisional padang, wisata virtual, ariel noah, Tokopedia, beli produk barang sendiri, majukan pariwisata, desa wisata, kota wisata, wisata halu, grup band noah, arielnoah, Jokowi, berita kemenparekraf, pariwisata vr, destinasi virtual, Air Terjun Tumpak Sewu, wisata lumajang,wisata jawa timur, wisata jawa tengah, destinasi terbaik di Indonesia,budaya, adat, tarian, musik, kultur, keramahan Indonesia, gedung masindo, mainan anak, cerita anak,wisata ekstrim, olahraga, busana, rekomendasi, Jogjakarta, papua, labuan bajo, Jokowi, kemenparekraf, wishnutama
Foto: Perahu Jong

Perahu Jong adalah sebuah permainan tradisional yang dilakukan di lautan Kepulauan Riau khususnya oleh masyarakat pesisir. Konon, mainan yang berbentuk seperti miniatur perahu layar ini telah ada sejak ratusan tahun lalu, tepatnya pada masa Kerajaan Johor Pahang Riau Lingga. Wah, sudah lama sekali, ya.

Berdasarkan sejarah, perahu ini adalah salah satu perlengkapan yang digunakan dalam ritual orang-orang dari etnis Tionghoa di Kepulauan Riau. Mereka sering melarungkan perahu yang memuat beragam sesaji ke lautan. Sesaji itu akan hanyut terbawa arus laut hingga hilang dari pandangan. Salah satu sesaji yang dilarungkan itu adalah kue Jong Kong.

Melihat hal menarik dari ritual itu, masyarakat Melayu Kepulauan Riau lalu mengadaptasi perlengkapan berupa perahu layar. Mereka menjadikannya sebagai permainan yang dinamakan Perahu Jong. Pada masa lalu, permainan ini dilakukan oleh para nelayan untuk menghilangkan penat dan lelah di sore hari. Juga dilakukan anak-anak yang sedang menunggu orang tua mereka pulang dari melaut.

Perahu Jong yang memiliki panjang 1 hingga 2 meter ini dibuat dari kayu pulai atau kayu metangoh karena memiliki karakteristik ringan dan mudah dibentuk. Biasanya, Perahu Jong tidak menggunakan paku dalam proses pembuatannya, karena paku akan mudah berkarat dan memberatkan perahu.

Perahu Jong memiliki beberapa bagian penting. Yang pertama adalah body Jong yang berfungsi sebagai dudukan layar dan gandar kater. Kedua adalah saok Jong yang berfungsi untuk membelah gelombang air yang dilewati oleh perahu. Ketiga adalah rumah kater untuk titik tumpu gandar kater, agar perahu Jong tidak karam.

Bagian keempat adalah tutup Jong agar perahu tidak kemasukan air. Kelima yaitu boom jeep sebagai pengikat jeep dari posisi ujung hingga 2/3 bagian atas layar. Keenam adalah layar Jong yang berguna untuk menahan angin dan membuat perahu bergerak maju. Ketujuh yaitu jeep, sebagai teman dari layar yang berguna untuk menampung angin pada bagian depan perahu. Dan terakhir, gandar dan anak kater yang diletakkan di bagian tengah dan berfungsi sebagai penyeimbang perahu.

Konsep memainkan Perahu Jong sama seperti saat mengoperasikan perahu layar, yaitu mengandalkan tiupan dan kekuatan angin. Arahnya pun tergantung kemana angin berhembus. Oleh karena itu, permainan ini sering dilakukan pada musim-musim tertentu, seperti saat angin utara bertiup kencang. Setiap perahu Jong minimal dimainkan oleh dua orang, satu sebagai orang yang melepas perahu dari titik start, dan yang satu lagi menampung perahu di garis finish.

Perahu Jong telah dimainkan turun-temurun di masyarakat Kepulaun Riau. Selain sebagai hiburan, permainan ini juga menjadi ajang olahraga. Perahu Jong juga sering dijadikan ajang perlombaan. Para peserta akan melarungkan perahu mereka melalui lintasan yang berbentuk garis lurus, hingga perahu masuk ke garis finish yang berupa gawang. Perahu tercepat yang masuk ke gawang adalah sang pemenang.

Permainan perahu Jong mengajarkan nilai-nilai sportivitas, kerjasama, dan sosialisasi. Selain itu, permainan perahu ini juga mengusung semangat kebaharian yang tinggi. Pemerintah Kepulauan Riau pun memasukkan Perahu Jong dalam festival budaya yang menjadi media promosi pariwisata sekaligus melestarikan kebudayaan masyarakat Kepulauan Riau. (Nita/Kusmanto)