Peringati Hari Kartini 2022, Wamen Angela Tanoesoedibjo: Perempuan dan Digitalisasi Faktor Penting dalam Pembangunan Bangsa

Pariwisata Indonesia, Berita Pariwisata Indonesia, Semarak Hari Kartini 2022, Peringati Hari Kartini 2022, Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatra Selatan, Wamen Angela Tanoesoedibjo
Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo (Foto: Media PI/Dok. Instagram @angelatanoesoedibjo)

PariwisataIndonesia.ID – Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo, menekankan peran perempuan yang ditunjang dengan digitalisasi merupakan faktor penting dalam pembangunan bangsa.

Hal itu disampaikan Wamen Angela dalam Webinar Nasional dengan tema “Perempuan Menginspirasi dan Berdaya di Era Digital”, Kamis (21/4/2022) yang diselenggarakan oleh Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumatra Selatan.

Di kesempatan itu, ia memberikan pandangannya, bahwa sepanjang tahun 2021, ekonomi digital Indonesia mengalami pertumbuhan yang sangat besar.

Sambungnya, berdasarkan laporan ekonomi Southeast Asia 2021, menyebutkan sepanjang tahun 2020 dan paruh pertama 2021 terdapat peningkatan sebanyak 21 juta konsumen digital baru.

Angela juga menyuguhkan data yang diperoleh dari Kementerian Perdagangan, disebutnya, berdasarkan hasil kajian itu, telah memprediksi ekonomi digital Indonesia akan tumbuh menjadi Rp4.531 triliun di tahun 2030 dengan sektor e-commerce sebagai pendorong utama.

Mencermati hal tersebut, ia juga menilai, pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia dan potensi ke depannya beranggapan, tentu akan menjadi kunci ketahanan banyak usaha di Indonesia. Untuk itu, perempuan Indonesia diimbau mesti turut aktif, dan harus berperan dalam meningkatkan literasi guna memanfaatkan kemajuan teknologi.

“Teknologi akan terus berkembang. Hari ini kita sudah melihat, permodalan jenis baru seperti Fintek, ada pula Hyper Targeting Marketing, atau promosi yang lebih customize, atau analisa big data yang bisa memberikan insight dan prediksi market yang lebih produktif lebih efisien bagi usaha kita,” ujarnya, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (22/4/2022).

“Lalu ada pula penggunaan AoT untuk mengumpulkan data, cloud, lockchain technology, NFT, serta Metaverse dan lain sebagainya,” imbuh Angela.

Menyoroti perkembangan teknologi tersebut, Angela juga mengatakan, pihaknya lewat setiap programnya akan terus berkomitmen dalam mendorong dan meningkatkan literasi masyarakat, khususnya perempuan dalam memanfaatkan perkembangan teknologi.

Di akhir keterangannya, tak luput untuk kembali mengingatkan, teknologi akan terus berkembang sehingga literasi digital bagi perempuan ini menjadi sangat krusial. Bukan hanya di kota besar, tapi sampai ke pelosok negeri agar pemerataan ekonomi bisa terjadi. Mengingat, proyeksi yang diprediksinya terdapat sekitar 64,5% UMKM di Indonesia dikelola oleh perempuan.

“Saya yakin, dengan meningkatkan literasi digital bagi perempuan, keluarga Indonesia akan semakin sejahtera,” tandasnya.