Mendagri Tito Keluarkan SE Cegah Covid-19 Halalbihalal Lebaran 2022, Semua Kepala Daerah Wajib Paham

Pariwisata Indonesia, Foto Mendagri Tito Karnavian
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. (Foto: Media PI/Sumber: ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

PariwisataIndonesia.ID – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 003/2219/SJ tentang pelaksanaan halalbihalal saat perayaan Idul Fitri Tahun 1443 H, tertanggal 22 April 2022. Hal tersebut, untuk mencegah peningkatan jumlah kasus Covid-19.

“Sehubungan perayaan Idulfitri 1443 Hijriah dan mencegah terjadinya peningkatan jumlah kasus COVID-19, maka dalam hal kegiatan halalbihalal oleh masyarakat, diminta kepada gubernur dan bupati/wali kota untuk memperhatikan hal-hal sebagai berikut,” kata Mendagri, yang menekankan kepada semua jajarannya agar wajib melaksanakan di lingkungan Provinsi se Indonesia yang tertuang secara rinci di SE tersebut, seperti dilansir Antara, di Jakarta, Sabtu (23/4/2022).

Dijelaskan Mendagri Tito, pertama, kegiatan halalbihalal disesuaikan dengan level daerah kabupaten/kota yang ditetapkan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri tentang PPKM level 3, 2, dan 1 COVID-19 Jawa dan Bali.

Sambungnya, imbauan yang dimaksud itu, tertuang secara rinci dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri tentang PPKM level 3, 2, dan 1 COVID-19 wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua yang berlaku.

Kedua, SE mengatur maksimal jumlah tamu yang dapat hadir pada acara halalbihalal adalah 50 persen dari kapasitas tempat untuk daerah yang masuk kategori level 3, 75 persen untuk daerah yang masuk kategori level 2, dan 100 persen untuk daerah yang masuk kategori level 1.

Ketiga, untuk kegiatan halal bihalal dengan jumlah di atas 100 orang, makanan/minuman disediakan dalam kemasan yang bisa dibawa pulang dan tidak diperbolehkan ada makanan/minuman yang disajikan di tempat (prasmanan).

“Harus dihindari acara makan-makan ramai yang membuat peserta membuka masker karena rawan penularan COVID-19,” demikian ditulis dalam SE Mendagri itu.

Keempat, Mendagri mengingatkan agar tetap melaksanakan protokol kesehatan secara lebih ketat yang pengaturannya diatur lebih lanjut oleh pemerintah daerah dengan sekurang-kurangnya memakai masker, mencuci tangan/menggunakan hand sanitizer secara berkala, serta menjaga jarak. (Soet)

× Hubungi kami