PariwisataIndonesia.fotomenkomarvesluhut
Kedekatan hubungan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dengan Presiden Joko Widodo tertangkap jepretan kamera milik Ikhwan Yanuar / Sumber foto: VIVA.co.id

Permintaan Luhut ke Media hingga Sindir Mantan Pejabat, Menko Marves: Jangan Liburan ke LN Dulu

PariwisataIndonesia.ID – Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan, bahwa kasus Covid-19 di Tanah Air hingga hari ini dinilainya masih tetap rendah.

“Sejak puncak kasus varian Delta pada 15 Juli lalu dan hingga saat ini belum terlihat adanya indikasi peningkatan kasus akibat gelombang Omicron,” ungkap Menko Marves Luhut Pandjaitan saat konferensi persnya menyoroti perkembangan PPKM seperti dikutip dari kanal Youtube Sekretariat Presiden, Senin (27/12).

Baca juga :  Menkes Budi Sebut Strategi Pemerintah Hadapi Varian Omicron Bilang Begini .. “

Menko Luhut beranggapan sejak puncak kasus kedua akibat lonjakan varian Delta sampai sekarang ini, katanya, virus corona varian Omicronbelum belum terlihat ada indikasi peningkatan kasus.

Pariwisata Indonesia
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dan Menkes Budi Gunadi Sadikin saat menggelar siaran persnya secara virtual, Senin (27/12) / Foto: Tangkapan Layar di YouTube Sekretariat Kabinet RI

Dalam penjelasan berikutnya dan erat hubungannya terkait update Penanganan Pandemi Covid-19 yang dilakukan Pemerintah. Menko Luhut meminta media agar tidak menyampaikan informasi yang kontradiktif di tengah kondisi yang terjadi.

“Jadi saya mohon teman media jangan membuat, dalam keadaan seperti ini, berita-berita yang kontradiktif. Catat saja, ambil saja berita yang resmi disampaikan pemerintah,” ajaknya.

Baca juga :  Pariwisata Indonesia di Masa Pandemi

Selain itu, mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan menyindir seorang mantan pejabat negara yang sebelumnya mempertanyakan soal perlakuan berbeda kebijakan karantina terhadap pejabat dan rakyat biasa.

“Saya kira itu tidak arif kalau ada mantan pejabat bicara seperti itu. Kita tahu apa yang harus kita lakukan saat ini dengan pengalaman kita selama ini,” curhatnya.

“Kita akan memberikan yang terbaik buat Republik ini,” sambungnya.

Menko Luhut memastikan bahwa terkendalinya kasus Covid-19 di Indonesia lantaran upaya pemerintah yang terus memperketat pengawasan di pintu masuk kedatangan guna mencegah masuknya varian Omicron.

Di antaranya, seperti memperketat karantina bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) yang diperkirakan akan melonjak pada awal tahun depan. Lalu, menyiapkan Bandara Juanda sebagai alternatif pintu masuk dan pemenuhan logistik seluruh PPLN yang melakukan karantina di wisma.

Di kesempatan tersebut, ia mangatakan, Pemerintah akan meningkatkan monitoring terhadap perkembangan kasus Covid-19 di kabupaten kota.

Untuk itu, pihaknya memastikan bahwa mengetatkan kegiatan masyarakat baru akan dilakukan saat jumlah kasus melebihi threshold tertentu dan mesti pula mempertimbangkan jumlah kasus harian dan ketersediaan ruang perawatan di rumah sakit.

“Di saat bersamaan, pemerintah akan terus memperkuat testing dan tracing di Indonesia karena dalam beberapa hari terakhir terlihat adanya penurunan. Testing dan tracing akan membantu kita mengidentifikasi potensi penyebaran kasus dengan cepat dan mengisolasi penyebaran tersebut supaya tidak meluas,” jelas Luhut.

Lebih lanjut, katanya, hampir seluruh kasus Omicron di Indonesia terjadi pada pelaku PPLN, dan masyarakat diimbau untuk tidak berlibur ke luar negeri dulu demi menghindari bahaya penyebaran varian Omicron Covid-19.

“Ini saya minta perhatian untuk kita sekali lagi jangan berlibur dulu ke luar negeri. Kecuali pekerjaan-pekerjaan yang memaksa harus pergi,” imbaunya.

Bersambung ke halaman berikutnya
“Jika hanya ingin berlibur … “