PMI Pusat Buka Sentra Vaksinasi Booster untuk 1.000 Orang, Ketum Jusuf Kalla: Kami Siap Bantu Masyarakat

PARIWISATAINDONESIA.ID – Palang Merah Indonesia (PMI) menggelar vaksin booster di Gudang Darurat Nasional, Jalan Gatot Subroto, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan sejak Selasa (25/1/2022) lalu.

PMI bersama Puskesmas Mampang Prapatan menargetkan sebanyak 1.000 orang tervaksinasi dalam empat hari. Pelibatan PMI dalam vaksinasi lanjutan diharapkan dapat mempercepat pengendalian pandemi covid-19 di Indonesia.

Ketua Umum PMI, Muhammad Jusuf Kalla mengatakan percepatan vaksinasi lanjutan perlu dibantu semua pihak seperti program vaksinasi sebelumnya. PMI, lanjutnya, telah memobilisasi banyak vaksinator di berbagai daerah untuk membantu program tersebut. JK meyakini dengan kolaborasi, pemulihan dari pandemi akan segera tercapai.

“Kalau semua bergerak, insya Allah akan segera tercapai pemulihan. Relawan PMI banyak, kami siap manakala ditunjuk untuk membantu vaksinasi lanjutan,” kata JK melalui keterangan tertulisnya, Kamis (27/1/2022).

Pelayanan vaksinasi dosis lanjutan ini dibuka PMI untuk masyarakat umum. Pengurus Bidang UDD Dokter Linda Lukitari Waseso menambahkan, PMI menargetkan masyarakat di perkantoran sekitar Markas Pusat PMI serta masyarakat di Mamapang Prapatan terlayani dalam kegiatan pada 25 hingga 28 Januari tersebut.

“Untuk dosis lanjutan atau booster ini sudah terintegrasi dengan aplikasi Peduli Lindungi, jadi masyarakat yang akan datang mohon dicek apakah sudah mendapatkan e-ticket. Bila sudah, silahkan datang. Jangan lupa isi form virtual juga ya,” jelasnya.

Sentra vaksinasi sendiri terletak di kawasan perkantoran Jalan Gatot Subroto, tepatnya di samping Markas Pusat PMI, kav. 96, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Masyarakat yang akan datang bisa mengisi formulir virtual di tautan berikut:

https://bit.ly/vaksinPMI25 untuk tanggal 25

https://bit.ly/vaksinPMI26 untuk tanggal 26

https://bit.ly/vaksinPMI27 untuk tanggal 27

https://bit.ly/vaksinPMI28 untuk tanggal 28

Sentra vaksinasi dosis lanjutan PMI ini didukung juga oleh Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) serta Komite Palang Merah Internasional (ICRC).

Ketua Bidang Kesehatan dan Sosial PMI Fachmi Idris mengungkapkan, kegiatan ini merupakan rangkaian kolaborasi PMI, IFRC, ICRC bersama Lembaga Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID).

“Sebelumnya kita sudah menyelenggarakan vakasinasi di 34 provinsi dengan dukungan IFRC dan ICRC, serta Pemerintah melalui Kemenkes. Dengan semangat kolaborasi ini kita berharap Indonesia segera pulih,” jelasnya.

PMI sendiri menargetkan 2 juta dosis vaksinasi dengan dukungan Kemenkes. Berdasarkan data, jangkauan vaksinasi alokasi khusus PMI telah terdistribusi sekitar 1 juta dosis di 29 provinsi dan 420 kabupaten/kota.

Selain vaksinasi alokasi khusus 2 juta dosis, PMI juga telah terlibat dalam kolaborasi lokal menggunakan vaksin alokasi dinas kesehatan yang telah menjangkau lebih dari 1 juta orang di seluruh Indonesia.

Prof. Fachmi menambahkan, upaya untuk mempercepat pemulihan harus terus dilakukan. Pasalnya, kemunculan varian-varian baru bisa menjadi ancaman bila tidak dicegah segera. Kerja sama dengan IFRC, ICRC, dan Kemenkes, PMI adalah sebagai upaya untuk menjangkau vaksinasi dosis lanjutan ini bisa merata dan cepat.

“Kami percaya, upaya pencegahan lebih penting daripada pengobatan. Vaksinasi booster ini terbukti efektif meningkatkan antibodi terhadap virus COVID-19 dan dapat mencegah sakit parah dan kematian akibat COVID-19, kita tidak mau ledakan kasus terulang, kita tahu dampaknya sangat berpengaruh pada kehidupan sosial dan ekonomi,” pungkasnya. (Ben)

× Hubungi kami