Pariwisata Indonesia, Berita Pariwisata Indonesia, umi kalsum selaku founder dan ceo pvk group, BERITA MENTERI SANDIAGA UNO,DR H SANDIAGA SALAHUDDIN UNO BBA MBA, MEDIA ONLINE PARIWISATA INDONESIA TERFAVORIT 2020,MEDIA PARIWISATA INDONESIA OFFICIAL,MEDIA PVK GROUP,MEDIA PVK GROUP DENGAN 10 SITUS PARIWISATA DAN E MAGAZINE,MEDIA RESMI PARIWISATA INDONESIA, PPKM DARURAT,WEBSITE RESMI PARIWISATA INDONESIA
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada Kabinet Indonesia Maju (2019–2024) Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, B.B.A., M.B.A. / Ilustrasi foto sumber Inews

Sandi Usulkan Prokes Bukan Cuma 6-M, Suami Mpok Nur Bilang Perlu Tambah Satu Lagi “Manut”

“Saya memutuskan untuk memberlakukan PPKM Darurat sejak tanggal 3 Juli hingga 20 Juli 2021 khusus di Jawa dan Bali,” instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dikutip kembali oleh Redaksi Pariwisata Indonesia, pada Rabu (7/7).

Dilansir siaran resminya, instruksi Presiden Jokowi beberapa waktu lalu, mengatur kebijakan secara nasional untuk menekan laju penyebaran pandemi Covid-19 lebih meluas, dan tidak ujug-ujug datangnya.

Selain Kepala Negara menilai, masih tingginya angka kasus COVID-19 di Indonesia akibat dari lonjakan Corona yang begitu cepat dan imbas varian baru.

Di sisi lain, sambung Presiden, setelah mendapatkan masukan dari para menteri, ahli kesehatan, dan kepala daerah, barulah diputuskan PPKM Darurat di berbagai kabupaten/kota di Pulau Jawa dan Bali, 3-20 Juli 2021.

Menanggapi hal tersebut, kepemimpinan Sandiaga Uno dalam menahkodai kementeriannya mirip dua peribahasa yang disematkan redaksi Media Pariwisata Indonesia berikut ini.

“Bagai Langau Diekor Gajah” (Artinya: Orang yang patuh perintah atasannya, red), dan “Di Mana Tanah Dipijak, Di Situ Langit Dijunjung” (Artinya: Hendaknya kita dapat menyesuaikan diri di mana kita berada, red).

Kembali pada unggahan di media sosialnya tersebut, Sandiaga Uno mewawancarai bawahannya.

Dalam kesempatan itu, ia seperti tengah menyemangati mereka dengan meyakinkan, bahwa dirinya merupakan penyintas COVID-19, dan pernah merasakan hal serupa. Untuk itu, ia memberikan dukungan semangat serta mendoakan stafnya yang lagi berjuang untuk sembuh dari Covid-19.

Baca juga :  Putu Astawa Pasca PPKM, Minta Open Border atau Essential Flight Diizinkan Buka; Ini Kata Taufan Yudhistira

“Jangan dibawa stress ya guys! Jaga pikiran untuk tetap positif dan optimis. Pesan ini juga berlaku untuk semua yang sedang berjuang melawan covid,” ucap Sandi memberi semangat.

Ia mengakui, saat ini, kondisinya memang sedang tidak baik. “Kalau kita sayang dengan diri kita dan orang di sekitar kita yang kita cintai, tolong patuhi penerapan protokol kesehatan dan PPKM Darurat ini,” imbaunya.

Tak cuma itu saja, di akhir keterangan tertulisnya, ia juga menegaskan berikut ini:

“Ingat selalu dengan 6M: memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas dan menjaga kesehatan dengan rajin berolahraga serta makan yang sehat dan bernutrisi,” imbuhnya.

Bahkan, menurutnya, Prokes tersebut perlu ditambah “1-M” lagi.

“1-M: Manut,” pungkasnya.

Pria berzodiak Cancer yang dianugerahi senyuman maut yang ketika terpapar ajian pamungkasnya, dijamin siapapun akan kepincut, lumer, mabuk kepayang, dan langsung klepek-klepek.

Di sisi lain, ia terkenal pula kerap menyampaikan hal ini di setiap kesempatannya, yaitu Gercep, Geber, dan Gaspol sebagai jurus jitunya dalam upaya membangkitkan pariwisata di Indonesia.

Mengapa sih, harus ada “1-M” lagi, Sandi beranggapan, masyarakat kita masih banyak yang bandel atau abai terhadap Prokes.

“Semangat, Guys!” (eh)