Tetap Produktif Di Era PPKM Darurat! Sandi Ajak Generasi Muda Pembangunan Indonesia Jadi Agen Perubahan

pariwisata indonesia,umi kalsum founder dan ceo media pvk group,"GERCEP GEBER DAN GASPOL",ACHMAD BAIDOWI,AUNUR ROFIQ,BERITA KEMENPAREKRAF,BERITA MENTERI SANDIAGA UNO,CLEANLINESS (KEBERSIHAN) HEALTH (KESEHATAN) SAFETY (KEAMANAN) ENVIRONMENT (RAMAH LINGKUNGAN) DISINGKAT CHSE,DR. H. SANDIAGA SALAHUDDIN UNO BBA.MBA,GENERASI MUDA PEMBANGUNAN INDONESIA (GMPI),INDONESIA OFFICIAL TOURISM WEBSITE,INDONESIA'S OFFICIAL TOURISM WEBSITE,INDONESIAN TOURISM WEBSITE,MEDIA ONLINE PARIWISATA INDONESIA TERFAVORIT 2020,MEDIA PARIWISATA INDONESIA OFFICIAL,MEDIA PVK GROUP,MEDIA PVK GROUP DENGAN 10 SITUS PARIWISATA DAN E MAGAZINE,MEDIA RESMI PARIWISATA INDONESIA,MENTERI INVESTASI/KEPALA BADAN KOORDINASI PENANAMAN MODAL (BKPM) REPUBLIK INDONESIA BAHLIL LAHADALIA,MENTERI PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF (MENPAREKRAF) DAN KEPALA BADAN PAWISATA DAN EKONOMI KREATIF (BAREKRAF) SANDIAGA SALAHUDDIN UNO,PARIWISATA INDONESIA,PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN (PPP),PUTRI PRISA AFIFAH KIREY,SURYA BATARA KARTIKA,TETAP PRODUKTIF DI ERA PPKM DARURAT,WEBSITE RESMI PARIWISATA INDONESIA
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Kepala Badan Pawisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno (Dok. Humas Kemenparekraf)

PariwisataIndonesia.id – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) dan Kepala Badan Pawisata dan Ekonomi Kreatif (Barekraf), Sandiaga Salahuddin Uno hadir menjadi salah satu pembicara dalam webinar yang digelar oleh Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI), pada Jumat (9/1).

“Kita butuh dukungan dari Generasi Muda Pembangunan Indonesia, dan kita juga ingin menghadirkan pariwisata yang memberikan kepuasan (Pengalaman.Red) kepada wisatawan,” kata Sandi kutip Redaksi Pariwisata Indonesia, Jumat (9/1).

Menparekraf Sandi memaparkan pemikirannya dalam tema yang sudah ditentukan oleh gerakan anak-anak muda dalam membangun Indonesia di bawah naungan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), yaitu “Tetap Produktif di Era PPKM Darurat”.

Dirinya menyoroti peran pemuda Indonesia sejatinya turut mengambil peran dalam pemulihan ekonomi kreatif dan pariwisata yang tentu, katanya, ikut terdampak akibat pandemi Covid-19.

Untuk itu, melalui sejumlah program yang ada di kementeriannya, Sandi mengatakan paradigma pembangunan pariwisata kedepannya fokus ke pariwisata berkualitas dan berkelanjutan, diikuti SDM yang terampil.

“Jadi bukan hanya dari segi kuantitas, tapi juga kepuasan dan ada diversifikasi produk dan jasa, juga adopsi teknologi digital,” tambah Sandi.

Lebih lanjut, ia juga membeberkan fakta yang terjadi di tengah masyarakat terkait Gelombang II Covid-19 merebak di sejumlah wilayah di Tanah Air, termasuk ditemukan varian delta.

Kemudian, sambungnya, hal tersebut berdampak pada penutupan seluruh destinasi wisata dan sentra ekonomi kreatif.

“Cukup memprihatinkan apalagi dengan adanya gelombang varian delta, sehingga belum terlihat perbaikan di sektor pariwisata,” ujar Sandi

Redaksi menangkap momen dan melihat jelas sekali, Sandi seperti bersimpati. Ia prihatin atas apa yang dialami oleh pelaku pariwisata dan industri pariwisata di Indonesia.

Kunjungan wisatawan menukik tajam; devisa turun; dan tenaga kerja pariwisata diperkirakan olehnya lebih dari dua juta lebih, kini, terancam kehilangan pekerjaan.

Padahal, tambahnya, kondisi perekonomian di awal tahun 2021 mulai beranjak pulih. Sandi bergerak cepat. Sejumlah terobosan melalui istilah yang dipopulerkannya “Gercep, Geber dan Gaspol”.

“Akhirnya kunci sukses di masa pandemi ini saya selalu bilang, 3G yaitu Gercep-gerak cepat, Geber-gerak bersama dan Gaspol-garap semua potensi untuk bisa bertahan. Covid-19 ini memaksa kita untuk meningkatkan keterampilan, upskilling dan reskilling untuk penciptaan lapangan kerja,” pungkasnya.

Lalu, lanjutnya, segerakan untuk mencanangkan pemulihan pariwisata dengan menekankan pada tiga pilar utama, yaitu adaptasi, kolaborasi dan inovasi.

Selain itu, program harus tepat sasaran, tepat manfaat dan tepat waktu. Tak cuma itu saja, Kemenparekraf menambahkan lagi sisi kesehatannya untuk menghadirkan kepercayaan bagi wisatawan.

“Kita harus yakinkan, bahwa pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif harus beradaptasi dengan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin,” paparnya.

Oleh karenanya, ia mewajibkan program sertifikasi Cleanliness (Kebersihan) Health (Kesehatan) Safety (Keamanan) Environment (Ramah lingkungan) disingkat CHSE, dan kebijakan lain yang menyertainya agar bisa diterapkan di seluruh kegiatan, baik destinasi wisata maupun sentra ekonomi kreatif.

“Programnya kita namakan Indonesia Care dengan beberapa turunan, yaitu Bangga Buatan Indonesia, Bangga Berwisata di Indonesia atau #DiIndonesiaAja dan Beli Kreatif Lokal untuk mendorong konsumsi,” terangnya.

Sandi juga menuturkan program lainnya dalam mendorong UMKM naik kelas dan mendunia, dan gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia.

Dijelaskannya, akan berpusat kepada peningkatan SDM ekonomi kreatif, peningkatan akses pasar, infrastruktur dan akses permodalan terhadap produk-produk ekonomi kreatif dan pelaku ekonomi kreatif.

“Ada 20 juta pelaku ekonomi kreatif di seluruh Indonesia dan mayoritas adalah UMKM dan tentunya inovasi dan perluasan dari jasa ekonomi kreatif.

Kami juga fokus pada peningkatan akses pembiayaan, ada beberapa subsektor yang kami fokuskan untuk mendapatkan bantuan insentif pemerintah, mulai dari kuliner sampai film animasi dan video,” jelasnya.

Di akhir sesi yang ia sampaikan, Sandi kembali menekankan bahwa bukan sekedar memakai Produk Buatan Indonesia saja.

Hal tersebut, menurutnya, perlu berjalan secara bersamaan dengan menciptakan digital aset sekaligus menduetkan produksi konten kreatif dan market place.

“Mari anak-anak muda Pembangunan Indonesia kita menjadi agen perubahan, jangan menjadi kaum rebahan, tapi kita pastikan pandemi ini menjadi pemicu kita untuk membangun lebih baik lagi, untuk menghadirkan Indonesia Emas Sejahtera Adil dan Makmur yang bisa kita serahkan kepada generasi penerus,” tutup Sandi.

Selain Sandi, pembicara lainnya adalah Co-Founder, Director PT Safta Ferti Surya Batara Kartika adalah pengusaha muda dan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jawa Barat.

Lalu, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia.

Ada juga nama Aunur Rofiq selaku Sekjen DPP PPP yang merupakan alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) dan praktisi bisnis di sektor pertambangan dan Agribisnis.

Tak ketinggalan, Sekretaris Fraksi PPP Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia, Achmad Baidowi akrab disapa “Awiek”, merangkap jabatan sebagai ketua umum GMPI ikut memberikan kata sambutan.

Webiner ini cukup menarik, terlebih lagi dipandu oleh Putri Prisa Afifah Kirey yang bertindak selaku moderator dalam acara yang digelar secara virtual tersebut. Seru banget, dan suara Putri khas, deh! (Ayu/Eh)

pariwisata indonesia,umi kalsum founder dan ceo media pvk group,"GERCEP GEBER DAN GASPOL",ACHMAD BAIDOWI,AUNUR ROFIQ,BERITA KEMENPAREKRAF,BERITA MENTERI SANDIAGA UNO,CLEANLINESS (KEBERSIHAN) HEALTH (KESEHATAN) SAFETY (KEAMANAN) ENVIRONMENT (RAMAH LINGKUNGAN) DISINGKAT CHSE,DR. H. SANDIAGA SALAHUDDIN UNO BBA.MBA,GENERASI MUDA PEMBANGUNAN INDONESIA (GMPI),INDONESIA OFFICIAL TOURISM WEBSITE,INDONESIA'S OFFICIAL TOURISM WEBSITE,INDONESIAN TOURISM WEBSITE,MEDIA ONLINE PARIWISATA INDONESIA TERFAVORIT 2020,MEDIA PARIWISATA INDONESIA OFFICIAL,MEDIA PVK GROUP,MEDIA PVK GROUP DENGAN 10 SITUS PARIWISATA DAN E MAGAZINE,MEDIA RESMI PARIWISATA INDONESIA,MENTERI INVESTASI/KEPALA BADAN KOORDINASI PENANAMAN MODAL (BKPM) REPUBLIK INDONESIA BAHLIL LAHADALIA,MENTERI PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF (MENPAREKRAF) DAN KEPALA BADAN PAWISATA DAN EKONOMI KREATIF (BAREKRAF) SANDIAGA SALAHUDDIN UNO,PARIWISATA INDONESIA,PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN (PPP),PUTRI PRISA AFIFAH KIREY,SURYA BATARA KARTIKA,TETAP PRODUKTIF DI ERA PPKM DARURAT,WEBSITE RESMI PARIWISATA INDONESIA
Ketua Umum PP GMPI Achmad Baidowi (Posisi pada urutan kedua paling kanan) – Ilustrasi foto dari RMOL