Wisata Sejarah ke Monumen Pangeran Diponegoro

sumber foto: travelingyuk.com

Pariwisata Indonesia—Hai Gaaees!

Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan jasa-jasa para pahlawan kemerdekaan. Salah satu pahlawan kemerdekaan Indonesia adalah Pangeran Diponegoro.

Untuk mengenang jasa-jasanya yang besar bagi bangsa ini, namanya diabadikan menjadi julukan berbagai tempat. Bahkan, dibuatlah ‘lorong waktu’ bernama Museum Monumen Pangeran Diponegoro, yang berada di Desa Tegalrejo, Daerah Istimewa Yogyakarta ya Gaaees.

sumber foto: travelingyuk.com

Jika kamu memasuki kompleks museumnya, kamu akan menemukan bentuk bangunan Jawa klasik. Gedung-gedung yang ada juga terlihat masih terawat dengan baik. Museum Monumen Pangeran Diponegoro ini menempati bekas kediaman sang Pangeran.

Museum tersebut diprakarsai oleh Mayjen Surono yang waktu itu sebagai Panglima Kodam, dengan luas area museum sekitar 2,5 hektar. Pembangunan Museum Monumen Pangeran Diponegoro menjadi simbol untuk mengenang jasa Pangeran Diponegoro.

Di museum ini terdapat berbagai saksi bisu maupun kenangan sejarah masa lampau Gaaees. Salah satunya yang menarik adalah koleksi foto-foto pada masa perjuangan. Galeri foto tersebut dipajang rapi dan terawat lhoo.

Terdapat pula koleksi yang gak kalah menarik lainnya yaitu senjata yang digunakan Pangeran Diponegoro dan pasukannya. Senjata-senjata tersebut tertata rapi dalam lemari kaca. Beberapa koleksi senjata di Museum Monumen Pangeran Diponegoro adalah senapan laras panjang, keris, tameng, pedang, tombak hingga panah ya Gaaees.

sumber foto: wikipedia.org

Ada juga koleksi yang memiliki nilai sejarah lainnya seperti seperangkat gamelan. Alat musik Jawa tersebut mulai dimainkan sejak era Sultan Hamengkubuwono II. Gamelan tersebut merupakan koleksi hibah dari Kraton Yogyakarta.

Sementara itu, untuk perhiasan seperti gelang kaki, anting-anting hingga batu akik juga dipamerkan di museum ini Gaaees. Koleksi peralatan rumah tangga seperti teko, cangkir cubung, cepuri, siwur, padupan dan bokor juga ada lhoo Gaaees.

Terdapat pula kereta kepangeran, yang merupakan kereta produksi pabrik kereta Spyker Amsterdam, Belanda pada tahun 1901. Kereta tersebut hingga kini masih sangat terawat sebagai salah satu koleksi Museum Monumen Pangeran Diponegoro ya Gaaees.

Untuk bagian belakang museum ini, terdapat monumen yang sangat historis. yaitu ”Tembok Jebol”, yang merupakan saksi sejarah pengepungan yang dilakukan pasukan Belanda waktu itu. Yang konon untuk menyelamatkan diri bersama pasukannya, tembok tersebut dijebol sendiri oleh Pangeran Diponegoro. Hingga pada akhirnya mereka bisa meloloskan diri dari kepungan pasukan Belanda Gaaees.

#PariwisataIndonesia #CintaIndonesia