PariwisataIndonesia.id – Artikel ini melanjuti tulisan sebelumnya “Umi Kalsum Pejuang Pariwisata Indonesia! Sosok Kartini Palembang dan Menginspirasi”.
Kenapa beda judul? Sudah tentu PariwisataIndonesia.id berpikir keras agar bincang dan obrolan santai tersaji utuh, tulisan enak dibaca.
Sobat Pariwisata, yuk mengenal tuntas Umi Kalsum. Dia menjadi Kartini masa kini, sosoknya sebagai pemimpin tangguh dan pebisnis bertangan dingin
Oh, ya Sob! Meski teler berat, panggilan tugas dan dateline menjadi santapan redaksi hari-hari untuk menyuguhkan secara paripurna edisi khusus menggemakan Hari Kartini pada 21 April, nanti.

Selain itu, memaknai puasa di tengah pandemi tidak menjadikan alasan dateline dikasih kendor, mari kita tuntaskan. Berikut lanjutan ceritanya!
Melanjuti tulisan sebelumnya, sosok Kartini masa kini berasal dari kota Palembang menyambut baik kebijakan Kepala Negara yang tengah menggencarkan iklim investasi.
Alhasil, investasi dimaksud turut serta bersama-sama dalam membangun Indonesia. Salah satunya, yakni akselerasi pembangunan infrastruktur.
Masuknya penanaman modal asing swasta menciptakan pembangunan dan membuat nyaman para turis mancanegara dan wisatawan lokal. (sudah dijelaskan dalam tulisan sebelumnya, red).
Umi Kalsum berjuang dari jalur Media PVK Grup dan mengajak, “Jangan paranoid terhadap investasi dan mari mendukung program pemerintah dalam mengatur dan mempercepat tata kelola sektor baru yang bisa membangkitkan ekonomi rakyat,” imbaunya disampaikan kepada PariwisataIndonesia.id di kediamannya, Jakarta, pada Jumat (16/4) Sore.
Seperti contoh, rencana pemindahan ibu kota ke Pulau Kalimantan, atau mungkin, kata Umi, ada kementerian baru. Menarik dan istimewanya lagi, ia juga menyinggung soal Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terkait Holding BUMN Pariwisata.
Dia mengungkapkan, jangan alergi kehadiran holding ini, termasuk apatis terhadap usaha keras BUMN dalam menggenjot profit.
Kebijakan yang diambil Kementerian BUMN berfokus pada core bisnis sudah sangat selaras dengan Program Pembangunan Nasional yang diusung Presiden Joko Widodo. Umi malah mendorong, BUMN tampil mendunia jika bisnis markatable. “Bisnis BUMN mendunia, mengapa tidak boleh?”

Kalau sudah begitu, mentransformasi diri dan segera adaptif terhadap pasar global.
Bahkan wanita hobi jalan ini menyetujui, bila ditemukan salah satu BUMN yang dipandang perlu untuk dipangkas atau direstrukturisasi, maka dia menilai ini langkah yang patut diacungi jempol.
Saat ini, Umi Kalsum turut serta berperan aktif sebagai agent of change karena dia bergerak melalui jaringan Media Online Pariwisata Indonesia dibawah naungan Media PVK Group untuk mendorong pada semua stakeholder agar terus meningkatkan pelayanan wisata baik terhadap turis mancanegara maupun lokal.
Keseruan dan keasikan ngobrol, percakapan mengembang dan menyingkap hal lain terkait ajakan bersama-sama untuk menekan penyebaran Pandemi Covid-19. Ingat pesan ibu, ingat 3M!
“Mari selalu menjaga kebersihan lokasi wisata, keamanan dan kenyamanan dengan menerapkan 3-M (Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak dan menghindari kerumunan).”
Dalam ajakan lainnya, masyarakat sekitar destinasi wisata harus diberikan edukasi yang baik, karena masyarakat tersebut akan sangat mempengaruhi kenyamanan suatu lokasi wisata.
Dampak pandemik, semua harus optimis dan yakin kita bisa keluar dari krisis dengan baik. Pariwisata Indonesia harus bersiap untuk bangkit kembali.
Kelak menjadi destinasi wisata yang banyak dikunjungi oleh turis mancanegara. Hingga kembali menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Semoga wabah corona cepat berlalu dan jangan lupa, bangsa ini terkenal sikap keramahtamahan dan kegotongroyongannya.
Mengomentari itu, pendiri sekaligus pemilik 10 Website Pariwisata Indonesia Umi Kalsum, berpendapat:
“Kita harus optimis bahwa Indonesia bisa keluar dari krisis ekonomi. Dampak dari Pandemi Covid-19 diharapkan baik pemerintah maupun swasta serta semua pelaku industri pariwisata dapat meningkatkan kreativitas dan bisa mentransformasi diri, serta derap langkah bersama dan bersinergi ditengah gempuran wabah covid-19. Mari optimis dan songsong Indonesia Maju.”
Raut wajah bahagia tampak dari obrolan sore kemarin, karena E-Magazine Edisi 9 Bulan April 2021 telah terbit dan kebanggaan yang sama juga dirasakan oleh semua Tim Media PVK Grup.
Menjelang akhir dari obrolan santai, Umi kembali mengingatkan pada semua jajarannya agar tetap bersikap positif dan menjaga kesehatan bagi awak media yang kerja di lapangan dan senantiasa menerapkan protokol kesehatan sekalipun sudah divaksinasi.

Cukup lama percakapannya, tak terasa waktu menunjukkan pukul: 17.39 WIB. Sebentar lagi waktunya berbuka puasa!
Terungkap juga dalam obrolan, bahwa Media PVK Grup telah berbuat maksimal dengan menyuguhkan yang terbaik kepada pembacanya meski dalam keterbatasan.
Termasuk yang terbaru PariwisataIndonesia.ID menampilkan suguhan terbarunya berbentuk E-magazine, hadir di tengah pembaca untuk bangsa, negara dan tanah air.
Pemilik “Media Online Pariwisata Indonesia” membuka diri dan mengajak investor media manapun yang memiliki kesamaan pandangan untuk membangun Indonesia melalui media pariwisata.
Umi Kalsum mengundang dan bersiap diri menjalin kolaborasi bersama atau terlibat aktif dalam kemitraan bersama oleh semua pihak.
Dia sangat membuka diri dan tidak anti kritik. Ada nilai-nilai luhur yang terkandung di Media PVK Grup untuk sesuatu hal yang sangat besar bagi bangsa ini di kemudian hari.
Baginya, ujian berat yang dilalui hari ini juga turut dialami semua orang secara global. Tetap sabar dan ada kata-kata bijak tentang cahaya dan kegelapan, bahwa selalu ada 2 sisi yang tak bisa dipisahkan.
Disitulah peran awak media, bersikap arif dan bijaksana dalam menyampaikan tulisan ke pembaca Media PVK Grup.
“Media PVK Grup hadir di tengah pembaca untuk bangsa, negara dan semangat tanah air, dari kami anak-anak negeri yang mencintai Indonesia.”

Sebelum berpamitan untuk mengulik sosok Umi Kalsum lebih mendalam, pantas saja, Media PVK Grup terus bertahan.
Dari Srikandi berzodiak Aries dapat dipetik makna, sejumput harapan dan mimpi mereka yang juga turut berjuang bersamanya, Umi memang terbilang tangguh.
Dalam percakapan hampir 2 jaman, terkuak profil Umi secara utuh jika selama ini membangun media dikelola sukses oleh kaum Adam, dari bincang dan obrolan santai terungkap fakta, wanita pun tak kalah hebat bahkan dia mampu membuktikan berhasil mengelola media ini dengan baik.
Walau dijumpai masih ada keterbatasan di sana sini, tapi Umi menyemangati semua tim di bawah nahkodanya, mengatakan, “ini bagian dari sebuah proses.”
Sisi lain Umi, mengajarkan sikap ketegasan dan berani dalam segala hal, ketika waktu dan tempat membuatnya harus tampil menjadi wanita gagah perkasa bak wonder woman tapi tetap bisa terlihat cantik dan elegan sebagai wanita dengan warna sendiri.
Di balik itu semua, dia tak sekedar mandiri ternyata pemilik 10 Situs Online Pariwisata meski menjadi pebisnis, kehormatan dan tanggung jawabnya sebagai istri, ia senantiasa taat kepada Allah SWT dan patuh kepada Sang Suami. Kepribadian yang patut diteladani!
Umi juga memberi kita pelajaran, atasan boleh marah tapi jangan permalukan bawahan.
Namun begitu, Umi mengaku, “kita pasti membutuhkan orang lain untuk menunjang kesuksesan itu.”
Tak menampik pula dan tentu saja katanya, “kita harus berteman baik dengan semua orang dan menjalin hubungan yang hangat.”
Perlu diketahui, kesuksesan bukanlah sesuatu hal yang instan dan terlihat sederhana, sementara Umi, piawai dalam menciptakan shortcut untuk sampai ke tangga-tangga yang ingin digapainya.
Pada menit-menit menegangkan, bahkan teramat mendebarkan. Terobosan jitunya, memukau dan gemilang. Dia CEO yang bertangan dingin. Mampu menciptakan ruang tembak yang cermat dan presisi untuk menghangatkan orang-orang yang mengelilinginya.
Dari tangan dinginnya pula lahir sejumlah kerja sama dan kemitraan, juga program baru dalam waktu dekat. Namun enggan membocorkan, katanya, confidential karena masih butuh pematangan.
Umi tak mau mengklaim kesuksesan yang dicapai, “Ini bukan keberhasilan individu. Saya bisa sekarang berkat tim!”

Bak koboran api menyala-nyala yang terus membara memberi semangat kepada bawahan ketika sedikit-sedikit, ya terasa ada pesimistis.
Sontak dijawabnya, “Jangan putus asa! Ayo kerjakan dan yakinlah, peluang untuk itu datang dari apa yang Anda wujudkan dan cita-citakan.”
Di ujung percakapan, sesaat PariwisataIndonesia.id berjabat tangan untuk berpamitan, terlihat senyum lepas penuh keceriaan, di balik seringainya itu justru tertangkap dia sepertinya sedang berjuang keras.
Bak seorang Ibu yang tak ingin terlihat susah di mata bawahan. Senyum Umi, menebarkan keteduhan dan memancarkan kedamaian. Tapi dia mampu dan berhasil menepis kegundahan dengan sikapnya yang optimis.
Momen ini juga, Umi Kalsum mengucapkan rasa terima kasih setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah mendukung hingga Media PVK Grup masih berdiri sampai hari ini.
Bagaimana menurutmu, Sob? Setuju dong bila Umi Kalsum dikatakan sebagai Kartini masa kini yang istimewa dan tangguh!







































Leave a Reply