Trauma! KKB Kembali Buat Ulah, Pemerintah Diminta Ganti Status KKB Papua Jadi “Kelompok Teroris”

ANGGOTA KOMISI I DPR RI FRAKSI NASDEM MUHAMMAD FARHAN,BERITA PAPUA,BERITA PARIWISATA,KABAR PON PAPUA XX,MEDIA RESMI PARIWISATA INDONESIA,PARIWISATA INDONESIA
Anggota Komisi I DPR RI fraksi NasDem Muhammad Farhan (Dok: Jaka/mr)

PariwisataIndonesia.id – Sepekan ini marak kabar gangguan keamanan di wilayah Papua. Mengomentari hal itu, Anggota Komisi I DPR RI fraksi NasDem, Muhammad Farhan berdarah Aceh menilai, tindakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua sudah meresahkan.

Baca juga:  Umi Kalsum Pejuang Pariwisata Indonesia! Sosok Kartini Palembang dan Menginspirasi

Selain itu, gangguan keamanan ini ciptakan suasana teror dan rasa takut, korbankan warga sipil dan jelas tindakan yang keji, tidak beradab.

“Tindakan kekerasan mereka (KKP Papua) ini jelas tujuannya menciptakan rasa takut di kalangan masyarakat sipil, artinya mereka sudah melakukan tindak pidana terorisme. Maka harus ditindak berdasarkan Undang-Undang Pemberantasan Terorisme (UU No 5 Tahun 2018),” jelas Farhan kepada awak media, pada Sabtu (17/4) malam.

Dilansir laman Detik.com, Diketahui, Pemerintahan Presiden Jokowi sangat serius dengan penuh kesungguhan hati, secara terintegrasi dan berkesinambu­ngan untuk terus mewujudkan masyarakat Merauke yang mandiri dan sejahtera dalam kesatuan kerukunan hidup nasional.

Baca juga:  Jembatan Youtefa Ikon Baru di Papua

Apalagi Papua pun dipercaya untuk jadi tuan rumah PON 2021, artinya harus dijaga sangat aman. Alias harus bisa dikawal dalam hal kamtibmas,” jelas dia.

Baca juga:  Infrastruktur Penunjang PON XX PAPUA, Menteri PUPR: 4 Venue Siap Diserahterimakan ke Pemda

Oleh karenanya, pelaksanaan pembangunan, penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan masyarakat dan percepatan pembangunan wilayah, termasuk penyelenggaraan PON 2021. Atau semua hal terkait hal tersebut, ikut tercederai.

“Oleh sebab itu pemerintah harus tegas mencabut status KKB dan menggantinya menjadi kelompok terorisme yang mengancam ideologi bangsa. Sehingga perlu tindakan tegas, terukur, dan cepat. Sehingga bisa diturunkan Densus 88 dan Satuan Anti Teror TNI (Koopsus),” pinta Farhan.

Baca juga:  La Nyalla: Selidiki Perusahaan yang Diduga Terlibat Bakar Hutan Papua

Lebih lanjut, Suami dari Aryatri turut prihatin atas tewasnya 4 warga sipil karena ulah KKB Papua. Anggota Komisi I DPR RI fraksi NasDem ini, menyayangkan peristiwa pembunuhan terhadap warga tak berdosa.

“Kita sebagai satu bangsa sangat prihatin mendengar kabar ini. Apalagi yang menjadi korban adalah perempuan, anak sekolah, dan tenaga pendidik,” beber dia.

Tercatat! Dalam sepekan KKB telah membuat 4 warga tewas. Mereka yang tewas adalah guru, pelajar hingga tukang ojek. KKB pun merusak sekolah, rumah warga, dan membakar rumah anggota DPRD di Beoga. Terbaru, memperkosa gadis-gadis desa. Distrik Beoga di Kabupaten Puncak menjadi ‘hitam’ karena ulah KKB.

Baca juga:  Terima Kasih Jokowi! Monumen Kapsul Waktu Tandai Landmark Indonesia Baru Ada di Merauke

Menutup wawancaranya, pendekatan ekonomi yang dilakukan pemerintah kepada Papua, telah memberikan dampak signifikan.

Atas penjelasannya itu, Negara harus hadir melindungi dan memberikan rasa aman bagi masyarakat Papua, desak artis senior kelahiran 25 Februari 1970 dan mengawali karier dari penyiar radio duet siaran dengan Indy Barends.