Terima Kasih Jokowi! Monumen Kapsul Waktu Tandai Landmark Baru Indonesia Ada di Merauke

Pembangunan monumen bagian dari Gerakan Ayo Kerja, Presiden Jokowi berpandangan sebagai gerakan bangsa untuk mewujudkan mimpi dan harapan generasi muda menuju Indonesia Maju. Gerakan ini sebagai bagian dari gerakan civil society. Bangunan ini menarik, sangat luas, monumental dan megah. Berikut ulasan lengkapnya!
Indonesia Official Tourism Website Indonesia Official Tourism WebsiteRemove term: Indonesia Traveler Official Indonesia Traveler OfficialRemove term: Indonesia's Official Tourism Website Indonesia's Official Tourism WebsiteRemove term: Indonesian Tourism Website Indonesian Tourism WebsiteRemove term: Media Online Pariwisata Indonesia Terfavorit 2020 Media Online Pariwisata Indonesia Terfavorit 2020Remove term: Media Pariwisata Indonesia Official Media Pariwisata Indonesia OfficialRemove term: Media Pariwisata Indonesia Terfavorit Media Pariwisata Indonesia TerfavoritRemove term: Media PVK Grup Media PVK GrupRemove term: Media Resmi Pariwisata Indonesia Media Resmi Pariwisata IndonesiaRemove term: Pariwisata Indonesia Pariwisata IndonesiaRemove term: Pariwisata Papua Pariwisata PapuaRemove term: Situs Pariwisata Indonesia Situs Pariwisata IndonesiaRemove term: Situs Pariwisata Indonesia Terfavorit Situs Pariwisata Indonesia TerfavoritRemove term: Situs Pariwisata Indonesia Terfavorit 2020 Situs Pariwisata Indonesia Terfavorit 2020Remove term: Situs Resmi Pariwisata Indonesia Situs Resmi Pariwisata IndonesiaRemove term: Umi Kalsum Founder dan CEO PVK Grup Umi Kalsum Founder dan CEO PVK GrupRemove term: Website Pariwisata Indonesia Website Pariwisata IndonesiaRemove term: Website Pariwisata Indonesia Terfavorit 2020 Website Pariwisata Indonesia Terfavorit 2020Remove term: Website Pariwisata Terfavorit Website Pariwisata TerfavoritRemove term: Website Pariwisata Terpercaya Website Pariwisata TerpercayaRemove term: Website Resmi Pariwisata Indonesia Website Resmi Pariwisata Indonesia, Akonipuk, Budaya Papua, Indonesia Culture and Tourism, Papua Punya Mumi, Pakaian Sali, Monumen Kapsul Waktu, Pesan Jokowi Ungkap Semangat Sinar Pembangunan Indonesia, Monumen Baru Indonesia, Monumen Kapsul Waktu, Presiden Joko Widodo, PON XX Papua, Time Capsule Monument,Wisata Favorit di Merauke, Berita Kemenparekraf, Berita Pariwisata Indonesia, Indonesia Culture and Tourism, Indonesian Tourism Website,Kementerian PUPR, Menparekraf Sandiaga Uno, arsitek monumen kapsul waktu Yori Antar Awal, Pariwisata Indonesia id
Monumen Kapsul Waktu (Foto: YouTube Setneg)

PariwisataIndonesia.id – Sobat Pariwisata Indonesia, Monumen Kapsul Waktu dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di lahan seluas 2,5 hektar dengan 1,5 hektar diantaranya adalah taman dan alun-alun.

Baca juga:  Jembatan Youtefa, Ikon Baru dan Kebanggaan Tanah Papua

Pembangunan Tahap I selesai dikerjakan pada Juli 2017, berupa pondasi dengan anggaran Rp 7-miliar. Untuk pembangunan tahap kedua selesai pada November 2018.

Dana pembangunan monumen landmark Indonsia ini menghabiskan biaya sebesar Rp 82,9 miliar. Nindya Karya selaku kontraktor telah berhasil dan sukses mewujudkan monumen sejarah baru negeri ini.

Monumen Kapsul Waktu tercipta berkat inisiasi dari Gerakan Ayo Kerja yang digagas oleh Abdee Negara dan disetujui oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpandangan sebagai gerakan bangsa untuk mewujudkan mimpi dan harapan generasi muda menuju Indonesia Maju sebagai bagian dari gerakan civil society.

Lalu, maha karya diarsiteki oleh karya Anak Bangsa, bernama Yori Antar Awal. Dia mengadopsi identitas budaya lokal dengan menggabungkan nilai-nilai kebhinnekaan berbentuk ikon salah satu heroistik dunia agar mudah diingat sepanjang zaman.

Baca juga:  Apartemen Rayap, Wisata Anti Mainstream ke Taman 1000 Musamus

Monumen ini secara khusus didudukkan di bagian puncak bangunan. Bukan tanpa alasan Merauke ditetapkan sebagai kota yang terpilih di ujung timur Indonesia sebagai landmark semirip Monumen Nasional (Monas) atau Tugu Monas (Monas berdiri untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia dalam merebut kemerdekaan dari pemerintahan kolonial Hindia Belanda.Red).

Pasalnya, Presiden Jokowi dengan bangga ingin memberi pesan Merauke mendunia, Monumen Kapsul Waktu hadir sebagai simbol sinar pembangunan negeri ini dimulai dari Tanah Papua. Yori memaknai pesan Jokowi, titik tersebut sebagai perwujudan pertama jatuhnya sinar matahari ke Indonesia.

Gagasan Yori berikutnya, bangunan tugu menginspirasi dari menara perang suku Dani, Papua. Ditambah ada lima pintu masuk sebagai representasi lima suku asli Merauke.

Baca juga:  5 Destinasi Wisata Terfavorit di Manokwari

Apa saja kelima suku tersebut, antara lain: Malind, Muyu, Mandobo, Mappi, dan Auyu.

Diharapkan secara simbolis kelima suku asli Merauke tersebut menjadi penjaga Monumen Kapsul Waktu.

“Luar biasa Bung Yori, keren!”

Belum cukup sampai disitu, Kapsul Waktu ternyata dibangun dengan komposisi angka-angka yang cantik. Lebar 8 meter, tinggi 8 meter, dan panjang 45 meter. Jika melisik dari angka tersebut, adakah filosofis makna yang terkandung di dalamnya?

Baca juga:  Papua Juga Punya Mumi!

Lalu, dari puncak monumen tampak berbentuk huruf A sehingga menyerupai lambang Avengers.

Banyak orang menyebutnya ini menggambarkan Markas Avengers Indonesia yang ada di Papua atau ada juga yang menyatakan sebagai call sign dari nama personel di salah satu grup band Indonesia. Yori Antar Awal menutup landmark baru Indonesia dengan memberi kesan elegan melalui warna abu-abu.

“Tak cuma itu!”

Saat menyusuri puncak monumen diwajibkan untuk pengunjung berjalan kaki menaiki anak tangga.

Baca juga :  3 Camilan Ekstrem Papua Penuh Nutrisi, Berani Coba?

Inilah titik klimaks, lokasi “Monumen Kapsul Waktu” persis berada di tengah-tengahnya.

Baca juga : Pakaian Sali! Pakaian Adat Papua, Budaya yang Mengikuti Peradaban [Bacaan-17]

Pada bagian dalam monumen dihiasi relief menggambarkan perjalanan Indonesia; Pancasila; dan kebudayaan Papua.

Monumen ini digadang-gadang sebagai simbol sinar pembangunan Indonesia. 

Sobat Pariwisata saat berkunjung ke monumen akan sering bertemu penduduk asli Papua yang ramah tamah dan murah senyum. Bahkan ketika menyisir sekeliling monumen langsung berhadapan dengan kantor Bupati.

Saat berkunjung di sore hari. Sobat Pariwisata mendapati aktivitas menyerupai pasar tradisional. Di sini terjadi transaksi jual beli karena terdapat sejumlah toko. Jangan lupa Sobat Pariwisata wajib berbelanja.

Ayo turut membantu ekonomi masyarakat setempat. Selain itu, dijamin Sobat Pariwisata bakal tertarik dengan aksen masyarakat setempat kental dan sarat kedaerahan. Ada sensasi tersendiri ketika berada di kota terujung di belahan timur Indonesia ini.

Di sini, Sobat Pariwisata bisa membeli kebutuhan bahan pangan, ada juga aksesoris tradisional yang menarik dan istimewa khasnya Merauke. Toko cinderamata ini menjual seperti tas noken, ikat kepala yang terbuat dari burung Kasuari.

Cocok sebagai buah tangan untuk souvenir dibagikan kepada kerabat dan keluarga. Toko akan tutup pada pukul tujuh malam waktu Indonesia Timur tapi ada juga di tengah malam masih buka.

Untuk akses ke monumen terbilang mudah. Tidak terlalu jauh dari Bandar Udara Mopah Merauke. Cukup 10 menit ke monumen tanpa macet.

Baca Juga :  Hari Raya Idul Fitri 1442-H, Jokowi: Larangan Mudik Cegah Penyebaran Covid-19, Menhub Bergerak Cepat dan Kemenparekraf Ikut Mengamini

Jika pesawat Sobat Pariwisata mendarat akan terlihat jelas. Selanjutnya, untuk tarif masuk harganya sangat terjangkau. Banyak juga turis mancanegara berkunjung dan memberikan apresiasi.

Pengunjung dari negeri sendiri juga tak kalah banyak, beranggapan terasa ada yang kurang bila belum ‘cekrekcekrek’ untuk mengabadikan dan menghabiskan momen bahagianya di landmark Indonesia baru, sebelum beranjak ke bandara menuju kota tinggal mereka.

Sobat Pariwisata ada lokasi terfavorit buat ‘cekrekcekrek’, yakni: Jembatan, Jalanan Melingkar, dan Pinggiran Kolam, maupun di Tangga menuju puncak monumen.

Di tempat tersebut hasilnya jauh lebih sempurna, dijamin menciptakan kualitas gambar perfecto!

Buat Sobat Pariwisata yang belum datang dijamin penasarannya makin-makin. Sementara itu, untuk yang lagi ‘cekrekcekrek’ sudah bisa dipastikan tidak sabaran lagi. Mau mengunggah status ke media sosial, bukan?

Baca juga :  Revolusi Industri 4.0, Jokowi: Indonesia Menuju 10 Besar Kekuatan Ekonomi Global

Monumen Kapsul Waktu surganya para pecinta selfie. Pastikan sebanyak-banyaknya untuk jepret-jepret.

Buat yang secara khusus ingin mendapatkan layanan pribadi atau mendapati pemandangan nan cantik dan indah dari puncak monumen, Sobat Pariwisata jangan sungkan bertanya.

Baca juga :  Eksibisi Terkemuka Dunia untuk Teknologi Industri, Menperin: Indonesia Official Partner Country Hannover Messe 2021

Silakan meminta bantuan pihak pengelola. Mereka dengan senang hati dan penuh keramahan melayani dan membantu mewujudkan keinginan tersebut.

Kapsul Waktu ini juga menjadi buruan pecinta sunset. Terdapat spot-spot cantik dan menawan ketika petang menuju malam hari. Saat malam, monumen semakin terlihat cantik dari warna warni lampu yang menghiasi Monumen Kapsul Waktu. Untuk jam operasional monumen dibuka pukul 09.00 s.d 17.00 wit.

Pembangunan monumen ini tampak berdiri megah dan bangunannya sendiri terbilang sangat luas. Sobat Pariwisata, saat tiba di timur Indonesia jangan lewatkan dan wajib untuk mengunjungi Monumen Kapsul Waktu.

Sebelum upload ke Instagram, pastikan status Sobat Pariwisata Indonesia sudah tag dan mention ke @pariwisataindonesiaofficial. Ayo bagikan momen bahagia  yang bisa bikin ngeces Sobat Pariwisata lainnya, sekaligus bantu mempromosikan landmark baru Indonesia.

Monumen Kapsul Waktu! Semangat Sinar Pembangunan Indonesia <<< Sebelumnya