3 Tarian Adat di Lampung yang Penuh Makna dan Filosofi

Lampung memiliki beberapa tarian adat warisan nenek moyang yang tidak hanya menarik dilihat namun juga memiliki filosofi. Filosofi dua adat dalam satu kesatuan ini lah yang ditanamkan dalam setiap kultur dan kebudayaan di Lampung, yaitu Saibatin dan Pepadun.

Lampung memiliki sisi kebudayaan yang sangat melekat dengan beragam tradisi, kultur serta adat tradisional, salah satunya yaitu tarian adat yang dimiliki. Seni tari ini dapat dijadikan pembelajaran dan pengetahuan mengenai adat Lampung yang kaya raya ini, berikut rekomendasinya:

1. Tari Cangget

Tari Cangget merupakan tarian adat Lampung yang paling terkenal. Kesenian ini banyak ditarikan pemuda-pemudi setempat pada acara adat di Lampung sebagai pembukaan acara adat bahkan peresmian. Tari ini sudah ada sejak tahun 1942 sebelum bangsa Jepang.

Tari Cangget merupakan tarian pertama di tanah Lampung. Tarian ini menjadi tarian resmi penyambutan dan perkenalan muda-mudi pada masanya yang ada di Lampung. Menurut filosofi yang ada, tari adat Cangget memiliki makna sebagai harapan di mana seseorang gelar dapat menjadi panutan.

2. Tari Sembah Pengunten

Tari Sembah atau disebut Sigeh Pengunten merupakan tarian umum yang ada di Lampung sebagai bentuk penghormatan dan penyambutan tamu undangan di dalam suatu acara. Biasanya tari Sembah ditampilkan sebagai pembukaan dalam acara-acara khusus, formal bahkan non formal hingga sekarang.

Bahkan, di Lampung, Tari Sembah sering dipertontonkan oleh masyarakat umum dan dijuluki sebagai tari penyambutan. Tari Sembah ini memiliki makna yang menggambarkan perpaduan dua suku besar yaitu Pepadun dan Salibun. Tari ini juga menggambarkan persatuan dalam gerak yang ditampilkan.

3. Tari Bedana

Tari Bedana merupakan salah satu tarian adat di Lampung dengan perpaduan tradisional Zapin Melayu yang kental dengan nuansa Islami yang ada di daerah Lampung. Tarian ini biasanya dibawakan pemuda dan pemudi berpasangan sebagai ungkapan rasa gembira.

Tari Bedana dengan yang lain terdapat pada alat musik pengiring yang gembira, memberi semangat dan seirama serta ragam gerak tari bedana yang dapat diatur sesuka hati mengikuti dengan ketukan musik. Tari bedana menggambarkan kehiduuapn dan budaya Melayu dan ramah kepada semua.