3 KA “Aglomerasi” Lintas Jateng Dijalankan Lagi Per Hari Ini, Yuk Naik KA “TutTutTut”

3 KA "Aglomerasi" Lintas Jateng Dijalankan Lagi Per Hari Ini, foto menjelaskan salah satunya, yaitu jepretan netizen saat di salah satu gerbong KA Kamandaka (Ilustrasi foto dari instagram @adhitjhauhary)

Semarang, PariwisataIndonesia.ID – PT Kereta Api Indonesia (KAI) kembali menjalakan tiga kereta api aglomerasi yang melintasi sejumlah daerah di Jawa Tengah mulai hari ini, Senin, 4 Oktober 2021.

Dalam keterangan resminya, Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro menjelaskan tiga kereta yang dimaksud, yaitu KA Kaligung, KA Kamandaka, dan KA Joglosemarkerto.

Kemudian, calon penumpang yang akan berpergian ke wilayah Cirebon, Brebes, Tegal, Purwokerto, hingga Solo, kata Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, tidak perlu lagi menggunakan surat tanda registrasi pekerja serta surat keterangan hasil tes usap COVID-19.

Alasannya, “Calon penumpang hanya harus sudah divaksin, minimal suntikan pertama,” ujar Krisbiyantoro dalam siaran persnya di Semarang, Ahad (3/10) kemarin.

Terkait pelaksanaan PPKM Darurat Berbasis Level Jawa Bali yang berakhir hari ini, sembari menanti keputusan lebih lanjut dari Pemerintah, pihaknya menegaskan pengecekan calon penumpang sudah divaksin diperiksa saat akan naik ke kereta melalui sistem yang sudah terintegrasi dengan aplikasi Pedulilindungi.

Namun, permisalan saja, kata dia, jika data tersebut tidak muncul dalam sistem, calon penumpang akan dilakukan pemeriksaan secara manual dengan menunjukkan sertifikat vaksin.

Selanjutnya, bagi calon penumpang yang belum divaksin karena alasan kesehatan khusus, sambungnya, diminta untuk menyertakan surat keterangan dari dokter.

Sementara, katanya, pengoperasian kembali KA aglomerasi ini merupakan bagian dari dukungan terhadap mobilitas masyarakat di masa pandemi Covid-19.

Untuk hal tersebut, menyoroti penyebaran pandemi Covid-19, Krisbiyantoro menegaskan Protokol Kesehatan (Prokes) dilaksanakan dengan ketat di sepanjang perjalanan kereta api.

Salah satu di antaranya, seperti yang disampaikan oleh Krisbiyantoro tentang calon penumpang yang masih berusia di bawah 12 tahun belum diizinkan untuk melakukan perjalanan dengan menggunakan kereta api.

Upaya tersebut diamini oleh VP Public Relations PT KAI Joni Martinus, sebab mengikuti arahan seperti yang disampaikan oleh Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo.

Selain itu, Joni Martinus juga mengimbau kepada semua pengguna KA di manapun agar selalu disiplin patuhi prokes dan ketika datang ke stasiun keberangkatan diminta tidak mendekati waktu (mepet, red) sehingga saat boarding calon panumpang tidak panik. Yuk naik KA TutTutTut, siapa hendak turut? (eh/Muslimin)