Good Bye Prameks

Kereta yang menemani perjalanan wisata ala Backpacker harus istirahat
Foto. Dok.KAI

Buat kamu yang senang berwisata ke Yogyakarta atau Solo, mungkin tidak asing dengan kereta lokal bernma Prambanan Ekspress atau lebih akrab dipanggil Prameks.

Kereta lokal yang mirip Commuter Line ini melayani jalur Yogyakarta-Solo memiliki banyak kenangan bagi warga Yogyakarta dan Solo hingga wisatawan yang suka dengan gaya backpacker saat mengunjungi Yogyakarta dan Solo. Sayangnya, kita harus mengucapkan good bye dengan kereta yang memiliki banyak kenangan ini.

Foto: Grid.id

Mengutip dari INews.id pada Minggu, 29 November 2020, Kepala DAOP 6 PT KAI (Persero) Yogyakarta, Asdo Artriviyanto mengatakan KAI telah membangun sarana dan prasarana KRL tersebut sejak 21 Juli 2020. Pembangunan dilakukan dari Stasiun Tugu Yogyakarta sampai Stasiun Balapan Solo.

Dia menyebut, pengoperasian KRL Jogja-Solo secara penuh akan dilakukan pada akhir Desember 2020. “Untuk operasional pada 2021 mulai 20 kali perjalanan per hari,” katanya.

Foto: Tirto.id

Untuk tahap awal, kapasitas KRL ini 200 kursi untuk empat gerbong. Ke depan, kapasitas akan meningkat antara 800-1.000 kursi dengan 12 gerbong.

Menurut Asdo, kehadiran KRL yang menghubungkan dua kota besar di Jawa Tengah itu sangat penting agar beban jalan raya bisa berkurang.

“Program ini merupakan yang pertama kali di DIY karena daerah lain belum dibangun, karena melihat jalur Yogyakarta-Solo sangat potensial penumpangnya,” katanya.