Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (Foto: ANTARA/Wahyu Putro A)

Menhub Budi dan Dirut PT KAI Bicara Soal Stasiun Manggarai Tampil Elegan, Ini Katanya

Atas alasan tersebut, dirinya mengatakan sangat puas dan senang proyek yang diupayakannya ini berhasil terwujud. Padahal, dikerjakan di tengah pandemi Covid-19, tapi tetap bisa diselesaikan.

Redaksi mencatat, alumni Universitas Gajah Mada tahun 1981, kelahiran Palembang, 18 Desember 1956 ini sudah malang melintang di sejumlah proyek pembangunan kawasan di sekitar Jakarta.

Bahkan, berkat totalitas dan dedikasinya, sebelumnya sempat dipercaya untuk memegang jabatan Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Budi Karya Sumadi didapuk sebagai nahkoda di salah satu objek wisata yang terletak di kawasan Jakarta Utara.

Selain itu, sejumlah nara sumber yang tak mau disebutkan namanya, ketika dimintakan pendapat tentang sosok orang nomor satu di lingkungan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia seperti apa?

Dijawabnya, Budi Karya Sumadi ini terkenal dekat dan hubungannya dengan Presiden Joko Widodo sudah terjalin lama sejak Presiden masih menjabat Gubernur DKI.

Dalam keterangan resminya, disebutkan, proyek jalur layang ini merupakan bagian dari proyek pembangunan jalur double-double track/dwi ganda Manggarai–Cikarang yang dibangun secara terintegrasi untuk kereta komuter Jabodetabek maupun kereta api jarak jauh.

Terkait hal tersebut, sambung Menhub Budi, dengan selesainya proyek ini, maka perwajahan di Stasiun Manggarai kian menarik seperti halnya stasiun serupa yang berada di luar negeri.

Mantan Bankir ini membandingkan, misalnya negara Jepang yang terkenal dengan bersih, modern, dan memiliki layanan yang semakin baik, tak ubahnya dengan yang ia harapkan di Stasiun yang lokasinya berada di kawasan Jakarta Selatan ini.

Lebih lanjut, katanya, kini didukung lagi dengan sejumlah fasilitas yang sangat memanjakan pengguna kereta api, yaitu memiliki 2 (dua) lantai, dilengkapi eskalator, lift disabilitas. Meski begitu, lanjutnya, tangga manual tetap juga disediakan.

“Pada Senin (27/9) akan menjadi waktu puncak/peak hour perjalanan kereta komuter terutama Bogor-Jakarta. Jumlah penumpang bisa mencapai 350 ribu orang/hari terutama jalur dari Bogor menuju Jakarta Kota,” ujarnya, menerangkan.

“Kami mohon agar rekan-rekan media dapat menyampaikan informasi kepada masyarakat, bahwa penumpang yang transit di Manggarai bisa langsung ke lantai 2 untuk lintas Bogor-Jakarta atau sebaliknya,” sambungnya.

Tak lupa di kesempatan itu, Menhub Budi menyampaikan apresiasi kepada jajarannya di Direktorat Jenderal Perkeretaapian yang telah sukses menyelesaikan pembangunan jalur layang ini dengan sangat baik.

Saat yang sama, Menhub Budi juga berpesan kepada Dirut PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), Roppiq Lutfi Azhar yang bertindak selaku operator dalam menjalankan sarana perkeretaapian Manggarai.

Dalam pesannya, Menhub mengingatkan agar pelayanan yang sudah baik ini, setelah mengalami penyempurnaan disana-sini, sejatinya harus efisien dan lebih baik lagi.

Mengomentari hal ini, Direktur Utama PT. KAI Didiek Hartantyo yang pernah menempuh pendidikan (S2) di Daniels School of Business, Universitas Denver, Amerika Serikat dan lulus tahun 1995, menerangkan bahwa:

  1. Ketika berada di ruang peron (tempat menunggu kereta) KRL lintas Jakarta-Depok/Bogor,  atau sebaliknya sudah tidak lagi di bawah tetapi pindah ke lantai 2 (dua) Stasiun Manggara,
  2. Lantai 2 terdapat beberapa jalur. Khusus untuk jalur nomor 10 dan 11 adalah untuk lintasan KRL yang menuju Jakarta Kota. Sementara, jalur nomor 12 dan 13 adalah untuk lintasan KRL menuju Depok-Bogor.

Suami dari Aniek Sri Widayani, lahir di Surakarta, Jawa Tengah, 6 September 1961, dulunya mantan Senior Vice President di Bank Mandiri pada 2009-2011. Lalu, ia diminta oleh oleh Menteri BUMN Erick Thohir untuk menggantikan direktur utama sebelumnya, yakni Edi Sukmoro.

Kebijakan Menteri BUMN, tak sekedar melengserkan Edi. Sejumlah pejabat eksekutif di bawah kepemimpinannya ikut dibersihkan, seperti Direktur Perencanaan Strategis dan Pengembangan Usaha, Amrozi Hamidi, Direktur Niaga Dody Budiawan, dan Direktur SDM dan Umum R. Ruli Adi.

Selanjutnya, Dirut PT KAI mengungkapkan kepada media, pihaknya sudah melakukan sosialisasi terkait penyesuaian jalur KRL di Stasiun Manggarai.

“Kami memohon kepada para penumpang komuter untuk bekerjasama menerapkan protokol kesehatan di dalam KRL. Jika sudah penuh, agar naik di waktu berikutnya karena penambahan jalur layang ini turut menambah jumlah perjalanan KRL secara signifikan,” imbau Dirut PT KAI, Didiek Hartantyo. (eh)