Terbang Bersama Garuda Indonesia 7 Mei

Garuda Indonesia

Menyusul kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), Menteri Perhubungan RI beri lampu hijau semua Moda Transportasi Publik kembali beroperasi besok. Peluang ini langsung ditanggapi positif Maskapai nasional berplat merah. PT Garuda Indonesia Tbk sejak hari ini menyatakan bakal kembali membuka sejumlah rute penerbangan domestik yang sempat ditutup beberapa waktu lalu dampak pandemi Covid-19.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan keputusan tersebut diambil sebagai tindak lanjut kebijakan pengendalian transportasi selama Ramadan dan Idul Fitri 1441 H, mengacu pada ketentuan Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 4 Tahun 2020.

Baca Juga:  Lampu Hijau Moda Transportasi Kembali Beroperasi

Suami Luthfiralda Sjahfirdi lahir di Jakarta pada 24 Oktober adalah Alumni Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) menuturkan, “Pukul 15.00 siang ini situs Garuda-Indonesia.com resmi kembali aktif dan mulai membuka reservasi penerbangan,” ujar Irfan seperti diberitakan Kantor Antara dan dikutip oleh Pariwisata Indonesia di Jakarta, Rabu (6/5/2020). 

Izin maskapai nasional beroperasi untuk kembali melakukan layanan penerbangan domestik sudah dikomunikasikan secara intensif bersama Pemerintah dan otoritas terkait. Tentu memperhatikan semua persyaratan.

Baca Juga: Perketat Aturan Larangan Mudik

Calon penumpang wajib memenuhi kelengkapan dokumen yang dipersyaratkan sesuai ketentuan protokol kesehatan yang berlaku, “Dalam memastikan kesiapan kebutuhan layanan penerbangan selaras dengan misi berkesinambungan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 melalui implementasi protokol kesehatan yang jelas dan terukur, khususnya sebagaimana kebijakan yang diberlakukan otoritas terkait,” tuturnya.

Kemudian, bagi penumpang dengan tujuan perjalanan dinas harus dibuktikan dengan menunjukkan Kartu Identitas Kantor dan surat tugas dari kantor, penyertaan surat pernyataan tidak mudik atau surat keterangan tertulis alasan melakukan perjalanan.

Baca Juga: MPR Imbau Anies agar BSBB Terapkan sampai Akhir

Selama pandemi covid-19, sangat tidak nyaman memutuskan pemotongan gaji pegawai dengan presentase 10% hingga 50%, walaupun begitu disebutkan tunjangan hari raya tetap dibayarkan kepada pegawai sesuai aturan yang berlaku. Langkah ini diambil melihat kondisi keuangan perusahaan dan tindakan terbaik dalam menyelamatkan aktivitas bisnis perusahaan.

“Garuda terbang kembali tanggal Kamis 7 Mei 2020 jam 00.00, kebijakan ini tentu merupakan penyesuaian dengan kebijakan dari Kemenhub hari ini,” Irfan Setiaputra Direktur Utama Garuda Indonesia.