Di SBF 2022, Presdir 4848 Group: Bahas Kemitraan Bisnis Pemerintah-Swasta Ke Depan, Siapa ‘Nak Turut?

Pariwisata Indonesia
Sarajevo Business Forum 2022 dijadwalkan akan berlangsung pada 11-12 Mei mendatang. (Foto: Media PI/Dok. HO-SBF2022)

PariwisataIndonesia.ID, Jakarta – Presiden Direktur (Presdir) 4848 Group Dadan Irawan Sarpingi menyampaikan, dirinya akan menjadi pembicara di Sarajevo Business Forum (SBF), yang berlangsung pekan ini.

Dalam keterangan resminya, acara tersebut berlangsung pada 11-12 Mei mendatang, dan terkait soal kemitraan bisnis pemerintah dan swasta yang didorong agar menciptakan akselerasi pemulihan ekonomi nasional dampak pandemi COVID-19.

Menurut pengusaha Indonesia, yang juga merupakan Presdir 4848 Group, bahwa pola kemitraan bisnis pemerintah-swasta atau Public Private Partnership (PPP) ke depan, diharapkan akan menjadi satu solusi untuk hal tersebut.

“Melalui PPP akan terjadi kerja sama dan kolaborasi dalam menarik investasi sekaligus menciptakan lapangan kerja,” ujar Dadan, kutip PariwisataIndonesia.ID dari Antaranews.com, Senin (9/5/2022).

Ia juga menuturkan, SBF pada tahun ini diselenggarakan kembali oleh Bosna Bank International dengan menggandeng Islamic Development Bank, Dubai Islamic Bank dan Abu Dhabi Islamic Bank di Sarajevo, Bosnia-Herzegovina.

Setelah sebelumnya vakum akibat pandemi, Dadan meyakinkan, ajang tersebut kini kembali bisa terlaksana.

Pariwisata Indonesia
Presiden Direktur 4848 Group, Dadan Irawan Sarpingi (Foto: Media PI/Sumber Dok. ANTARA FOTO)

Seiring dengan hal tersebut, CEO Bosna Bank International Emina Sisic mengajak para pengusaha di Indonesia untuk memanfaatkan SBF 2022 sebagai peluang dalam meningkatkan kerja sama dengan mitra usaha dari Bosnia-Herzegovina maupun negara lainnya.

“Kami memahami pentingnya para pengusaha Bosnia-Herzegovina dan Indonesia untuk dapat mempromosikan proyek-proyek investasi dan peluang bisnis kepada investor luar negeri,” imbuhnya.

Rencananya, SBF 2022 akan dihadiri para pengusaha dan investor internasional dari Uni Eropa, Balkan, Turki, Asia, negara-negara Teluk di Timur Tengah dan juga pengusaha lokal Bosnia-Herzegovina.

Sehingga, kegiatan ini dapat dijadikan tak sekedar menjalin bisnis semata, tapi peserta dapat pula melakukan interaksi secara langsung seperti melakukan pertemuan bisnis, kerja sama patungan (joint ventures) hingga beragam kerja sama bisnis lainnya yang tercipta melalui SBF 2022.

Menyoroti SBF ini, pertama kali diselenggarakan pada tahun 2010 dan merupakan kegiatan tahunan dalam bidang bisnis dan investasi di Eropa Timur dan kawasan Balkan.

Digadang-gadang pada SBF ke-11, delegasi yang hadir terdiri dari 33 negara untuk mempresentasikan proyek-proyek investasi di berbagai sektor mulai dari manufaktur, pertanian, energi, pendidikan, keuangan, infrastruktur, konstruksi, jasa, termasuk sekotor pariwisata.

Dikesempatan itu, Dadan akan membahas perjalanan usaha 4848 Group yang dipimpinnya mencakup jasa transportasi dan kargo, sistem informasi untuk bandara.

Lanjutnya, penerbangan, properti, perjalanan haji, layanan konsultasi bisnis, pengerukan dan reklamasi, dan perawatan mesin pesawat.

Di akhir keterangannya, pengurus Ikatan Alumni Lemhanas ini juga menegaskan, tak sedikit perusahaan multinasional dari AS, Belanda, Jerman dan Uni Emirat Arab telah menggunakan jasa konsultasi bisnis 4848 Group. (Mr)